Rumah Kost Angker

Rumah Kost Angker
Hari Pertama Di Kost


__ADS_3

"iya bude makasih, ayo jang" sahut andi sambil menarik tangan ujang, sementara aku dan yang lain membawa barang bawaan kami ke kamar di lantai 2 di antar bude, sedangkan lantai 1, untuk kost wanita ada lima kamar dan bude sendiri rumahnya ada di rumah kecil tepat di belakang bangunan utama, sesaat sebelum menaiki anak tangga ke atas dari sudut mataku menangkap sesuatu yang menarik tepat di bawah tangga, yah itu SAJEN ada beragam rupa bunga, sebungkus rokok, jajanan pasar, dan beberapa batang dupa.


Di lantai 2 ada lima kamar juga dengan satu kamar mandi, kemudian ku putuskan untuk mengambil kamar paling ujung dekat jendela, depan kamarku di tempati ujang, samping kiriku di tempati beni, kemudian andi di kamar sebelahnya, sedangkan sebelah ujang ada reno, kamipun menyibukan diri dengan menata kamar masing masing cukup lama kami berkutat dengan barang barang kami, "wir, wes mari urung golek mangan yuk?" (wir, udah belum cari makan yuk?) seru beni tiba tiba muncul mengejutkanku, "woo, jan**k ngageti ae" jawabku spontan kulirik jam tanganku menunjukan hampir jam 4 sore, "yo wes ndi liyane?" ( ya udah yuk, mana yang lain?) tanyaku "turu palingo, kamare tutupan kabeh" ( tidur paling, kamarnya ditutup semua) sahut beni sambil mengangkat bahunya. saat berjalan menuju tangga kami pun menemukan lagi SESAJEN di dekat kamar mandi yang baru aja di ganti oleh seorang wanita, mungkin aja dia anak atau mungkin pembantu bude sri, "eh, maaf mas saya di suruh bude ganti ini" sahutnya saat berpapasan sama kami di tangga, kami pun mengangguk sambil terus berlalu.

__ADS_1


"lha iku wir, warteg" seru beni, ternyata lumayan rame juga perkampungan di sini, ada beberapa warga juga yang sedang menikmati kopi di sana.


"Mas, orang baru ya?" celetuk salah satu pengunjung di sana, "ngekost dimana?" sambungnya lagi. "iya pak, kita mahasiswa di kampus depan tinggal di rumah bu sri" jawabku, "HAH, bu sri!!" jawab mereka terkejut. "i...iya pak, apa ada yang salah?" tanya beni, "ati-ati lu bro" kata yang termuda diantara mereka.

__ADS_1


"Ipul... Jawir kan? tanyanya ke padaku, akupun mengangguk, "pak ustadz kenal?" tanya para warga yang ngumpul "iya beliau ini teman akrab saya waktu di pesantren dulu", terang indra ke mereka, disambut anggukan kepala dari mereka. "o ya kenalin wir, ini pak iwan ketua rt di sini" kami mengangguk sambil bersalaman pada semua yang di sana. " kalian di sini ada urusan apa & tinggal dimana?, tanya ustadz indra padaku dan beni, "kita berlima mau kuliah di kampus di jalan besar itu, kami kost di rumah bu sri" jelasku padanya.


"Hah bu sri, sampean yaqin?", tanya indra menyelidiki. "iya bro, emang ada masalah apa?" tanyaku terkejut.

__ADS_1


Mohon dukungan dan masukannya ya reader, ini karya pertama, jangan lupa kasih dukungannya biar author lebih semangat dalam menulis.


__ADS_2