Sampai Disini Cinta

Sampai Disini Cinta
Kerja, Kerja dan Kerja


__ADS_3

Setelah acara makan siang...


David meluncurkan mobil mereka menuju tempat pertemuan dengan client mereka, sepanjang perjalanan Nina hanya sibuk membaca persentasi yang akan di berikan pada client nya nanti.


Hans hanya dapat memperhatikannya saja tanpa bermasud menggangunnya.


Sesampainya di tempat yang di tuju, setelah berkenalan dan berbasa basi, persentasi pun di mulai, dan waw...benar-benar waw.... Karenina berhasil membawakan nya dengan mulus dan hingga client pun tampak yakin menjalin kerja sama dengan Hans.


Perjalanan kembali ke Kantor.


"Kau hebat Nina, tak ku sangka kau bisa semulus itu mempresentasikan nya, dan satu hal kau juga pandai bernegosiasi ternyata."


"Terima kasih Pak, tapi itu memang tugas saya, lagi pula saya tadi kan mempelajarinya, saya rasa bapak melihatnya selama perjalanan ke tempat client"


"Secepat itu kah kau belajar?"


"Mungkin karena effect semangat berkerja di hari pertama" jawab Nina ngasal sambil tersenyum menampilkan deretan giginya


Hans pun membalas dengan senyuman tipis nya, tiba-tiba Hans pun mempunyai ide untuk membawanya dengan pertemuan dengan kolega bisnis bawah tanahnya.... Bisnis dunia hitam yang sedari dulu dia geluti, ia ingin tau seberapa cerdik anak 18 tahun ini membaca situasi.

__ADS_1


"David, kita ke butik biasa, Nina akan menemani makan malam kita dengan Mr. Takamura"


Tanpa menjawab David pun memutar balik ke butik yang di maksud sambil bertanya dalam hati kenapa Hans mau membawa Nina menemui Mr. Takamura sedangkan ini bukan soal investasi, melainkan untuk bernegosiasi pertaruhan daerah kekuasaan dan supply barang.


Nina pun bertanya "Maaf Pak, di list hari ini tidak ada pertemuan dengan Mr. Takamura? kalau boleh saya tau, siapa Mr. Takamura?"


Hans pun menjawab dan menjelaskan "Mr. Takamura adalah partner bisnis lain ku, ini tak ada hubungannya dengan bisnis property atau hotel yang ku punya, ini bisnis kekuasaan, bisa di bilang begitu, dan nanti malam kau hanya menemaniku, tak ada presentasi bisnis hanya negosiasi, aku ingin menguji mu, apakah kau bisa mengikuti alurnya dan membantuku bernegosiasi langsung"


"Tapi saya belum mengenal Mr. Takamura, Pak."


"Kau akan mengenalnya nanti malam, ku rasa kau pengamat yang baik, sudah ku perhatikan tadi waktu kau bertemu client kita barusan, kau sama sekali tidak mengenal Mr. Sanjaya tapi setelah ku berbicara dan mulai bernegosiasi kau dengan mudahnya menyesuaikan diri dan membantuku bernegosiasi, nampaknya kau selalu penuh kejutan Nina."


***


Di butik


Karenina mencoba beberapa dress untuk pertemuan makan malam nanti dengan Mr. Takamura.


Setelah hampir satu jam bergulat dengan berbagai dress akhirnya Hans menentukan drees berlengan panjang hitam menjuntai hingga mata kaki yang belahannya sampai pada setengah lututnya.

__ADS_1


Hans pun menyuruh butik langganannya tersebut sekalian mendandani Karenina.


Hans pun sekalian berganti baju untuk pertemuannya dengan Mr. Takamura, sambil menunggu Nina selesai berpakaian dan bermake up.


Satu jam berlalu....


Dan....


Karenina dengan anggun keluar dari ruangan make up...


Nina tampak dewasa dengan make up nya.... Tak terlihat seperti usia nya yang 18 tahun, aura kecantikannya makin terlihat, apalagi Nina ternyata memiliki sorot mata yang tajam.


Hans pun baru menyadarinya... Semakin menatap mata bulat coklat itu seakan makin tenggelam dan tak ingin berpaling....


****


**Terima Kasih sudah mau mampir


Tolong vote, like, comment, dan bintang-bintang nya ya kaka...

__ADS_1


😉😉😉😘😘😘😘**


__ADS_2