Sampai Disini Cinta

Sampai Disini Cinta
Nyaman


__ADS_3

"Apa kau pernah punya pacar????" Tanya Hans yang semakin ingin tau.


"Kenapa?" Dengan nada tidak suka akan pertanyaan Hans tersebut. Nina pun beranjak melepaskan diri dari pelukan Hans, dan duduk menghadap Hans.


Kini mereka saling berhadapan, Hans pun menyandarkan dirinya di tempat tidur.


"Om sendiri sudah beristri, kenapa masih mengganggu ku! Ku rasa aku punya pacar atau pernah pacaran, Om tidak tau, lagi pula aku masih ragu, apa setelah cerita ku tadi Om masih mau dengan ku!"


Deg


Deg


Deg


Sambil mengehela nafas lalu membawa Nina lagi ke dalam pelukannya "Aku masih menginginkan mu Nina, dan aku akan membuatmu lupa akan trauma mu itu"


"Caranya?"


"Teruslah berada di pelukan ku" titah Hans sambil memeluk Nina dan membelai rambut hitam panjang milik Nina.

__ADS_1


"Pejamkan matamu, dan rasakan setiap belaianku"


Nina yang awalnya ragu kini hanya menurut saja, karena memang ketika Hans mendekap dan memeluknya terasa nyaman.


Hans pun mulai menghirup aroma tubuh Nina di ceruk leher tubuh Nina dan menciumnya denga lembut, tak ada jejak kepemilikan, Hans hanya ingin membuat Nina nyaman bersamanya.


Setelah di rasa Nina cukup nyaman, Hans melonggarkan pelukannya, dan menangkup pipi Nina hingga mata mereka saling beradu dan dahi mereka bertemu. Tak ada desahan, hanya nafas yang deru jantung yang mulai bergejolak.


"Apa kau mau menjadi milikku? hanya diriku?" tanya Hans sembari menahan gejolaknya


Nina pun mengangguk setuju, dan bersikap pasrah tak kala Hans mengecup bibir nya, kedua kelopak matanya, kedua pipi Nina dan kembali ke bibir Nina, tak ada ketegangan yang biasa Nina rasakan, hanya nyaman, ya nyaman, apa karena Hans memperlakukannya dengan penuh kelembutan dan sekedar kecupan? entahlah Nina seakan di buat pasrah.


Hans ingin segera memiliki Nina, walau tanpa ia sadari akan ada banyak rintangan untuk menjadikan Nina miliknya.


Malam ini Nina tertidur dalam dekapan Hans, berselimutkan kenyamanan dan kehangatan Hans.


"Nina, tetaplah di sisiku, jangan sia siakan penantianku ini, aku mohon" ucap Hans sambil mengecup pucuk kepala Nina


*****

__ADS_1


Sedang di sisi lain, di belahan bumi Indonesia ada sebuah penantian yang mengharap cinta dan sejuta penjelasan.


Ida berdiri di balkon rumahnya, merasakan semilir angin malam yang dingin menyentuh kulitnya. Mamainkan rambut nya dan gaun tidur nya yang melambai di tiup angin.


Pikirannya kalut, takut, dan kecewa. Hans benar-benar mengejar gadis itu.


Harus bagaimana lagi aku mempertahankan mu Hans, ku tau suatu hari ini akan terjadi, tapi tak bisa kah kau menyerah saja? dan belajar mencintaiku. Bagaimana pun cara nya ku akan mempertahankan rumah tangga kita, tak kan ku biarkan kau bersama nya, bersenang-senanglah di Jepang, ku menanti kedatangan mu di rumah kita.


Otak Ida pun membuat sejuta rencana untuk menyambut kepulangan Hans, benar atau salah jalan yang nantinya ia tempuh, ia sudah tidak peduli, dia harus mempertahankan rumah tangga yang ia perjuangkan selama ini.


***


Maaf baru UP


Kehabisan ide ketika bab ini di tolak karena ada adegan dewasanya 😁😁😁


Jadi ini alur nya saya ubah, mudahan kali ini lolos


Tolong bantu vote, like, rate, dan comment nya ya Kaka

__ADS_1


Terima kasih


__ADS_2