Sampai Disini Cinta

Sampai Disini Cinta
Bertemu


__ADS_3

"Siapa Ma????"


"Sini sayang, mama mau kenalin kamu sama teman mama"


Penasaran....


Sambil menuju ruang tamu. Disitu sudah ada papa yang tengah mengobrol asik dengan pria yang terlihat lebih muda dari usia yang sebenarnya....


Tampan...Macho...tubuh atletis...tinggi nya seperti pemain basket....senyum nya...tatapan matanya...oh god...seperti nya pria ini menolak tua...


Dengan santai nya dia melemparkan senyumnya dan mengulurkan tangan nya untuk di jabat


"Hans...."


"Karenina... Nina Om"


Kikuk sejenak


Melepaskan tangan


Namun tak berhenti saling menatap


Akhirnya teguran papa membuyarkan lamunanku


"Sini...duduk sama papa...kita ngobtol bareng..."


Ku pun menyetujui nya.... Karena penasaran mungkin....


Mama dan Papa memang selalu begitu, selalu mengenal kan aku dengan teman teman nya, bukan karena apa...Karena menurut mereka ku tak suka berteman dan bergaul seperti anak seusia ku...bukannya apa...kata mama senantiasa mengingatkan ku sudah SMA sudah sepantasnya memperluas pergaulan biar nanti siap memposisikan diri di dunia kerja, mempersiapkan diri sedini mungkin itu lebih baik..


Dari cerita dari mereka dapat ku tangkap kalau om Hans teman dekat mama sewaktu SMA dulu, kini ada join kerja sama di hotel daerah yang papa pegang saat ini...besok mereka akan bersama meninjau lokasinya bersama, maka hari ini sengaja mampir untuk memastikan kesiapan dokumen esok hari, dan di lanjutkan dengan makan malam bersama di rumah.


Aku pun juga jadi tau... om Hans memiliki istri dan 2 anak, pertaman yang seumur diriku, namun belajar nya di kota S bersama opa dan omanya, pas lulusan nanti baru pulang... dan yang ke dua masih SMP dan tinggal bersama mereka di daerah komplek perumahan elit yang ada di jantung kota...

__ADS_1


Om Hans sebenarnya sedari tadi memperhatikan karenina, bahkan tak berkedip hanya sesekali melemparkan pandangannya ke mama atau papa.


Ya...kami bertukar pandang...mata kami seakan berbicara dan berbisik....


Aku ingin mengenalmu


Dekat


Dan lebih dekat lagi


Semakin ku menatapmu


Semakin ingin ku memelukmu


Mendekapmu


Memilikimu


Utuh hanya untukku


Sungguh ini egoku


Batin Hans lirih tak berucap


Mengapa?


Mengapa mata itu menatap tajam pada ku?


Hanya sesekali menatap mama dan papa sekedar menimpali ucapan mama dan papa


Ada yang salah kah dengan diriku?


Kenapa hati ini berdebar?

__ADS_1


Oh yang benar saja....dia teman mama....


Partner bisnis papa...


Apa aku seputus asa ini karena Alex yang tak tau kenapa menghilang begitu saja tanpa kejelasan...


Aku tak mungkin jatuh cinta kan dengan Om Om macam dia....


Karenina....wake up....


Dia beristri...dan punya 2 anak....


1 yang harus di ingat kau seumur dengan anak nya.....


Lirih gemuruh hati Karenina berucap dengan penyangkalan dalam hati yang tak terlontarkan secara lantang.


Makan malam pun selesai. Tak lama Om Hans pun pulang.


"Sampai jumpa besok lagi Hans,senang bekerja sama dengan mu" ucap papa sambil berjabat tangan.


Tak lupa mama dengan aksi merangkul sambil cipika cipiki dengan Om Hans "lain kali ajak Ida (istri om Hans) beserta anak-anak biar saling mengenal"


"Baiklah...kalau Ida ada waktu, kamu tau sendiri, kesibukannya melebihi pengusaha kelas atas" jawab Om Hans dengan senyum kecut di bibirnya


Mama dan papa hanya menanggapinya dengan senyuman.


"Ya sudah, hati-hati kau di jalan"


"Bye Karenina"


"Bye Om"


Akhirnya Om Hans pun pergi dengan melajukan BMW biru metalik miliknya,melesat jauh hingga tak terlihat lagi.

__ADS_1


Om Hans..........


Batin ku lirih.


__ADS_2