Sampai Disini Cinta

Sampai Disini Cinta
Bisnis, Negosiasi dan Persaingan


__ADS_3

**Maaf baru UP


Happy reading kakak**


***


Pertemuan dengan Mr. Takamura membuat Karenina mati kutu, bagaimana tidak, selama perjalan ia tak menemukan satu informasi pun di laman browsing kesayangannya.


Bagaimana ini? siapa Mr. Takamura? kenapa ku tak menemukan profile tentang diri nya... Om Hans pun tak bergeming, nampaknya kali ini ia benar-benar ingin mengujiku..


Sesampainya di tempat pertemuan, Nina pun menghembuskan nafasnya dengan kasar, ia bener-benar seperti gadi bodoh malam ini.


Hans pun mempernalkannya dengan Mr. Takamura sebagai sekretarisnya pribadinya.


Mr. Takamura pun memuji kecantikan Nina dan kepiawaian Hans memilih sekretarisnya yang nampak masih sangat muda dan pandai berbahasa jepang.


Hans pun sebenarnya terkejut, ketika Nina memperkenalkan dirinya dalam bahasa jepang, ia kira Nina hanya menguasai bahasa inggris. Hans semakin tertarik dengan Nina.


Sepanjang pembicaraan bisnis itu, Karenina pun jadi paham kalau yang di bicarakan bukanlah bisnis biasa, mengikuti alur pembicaraan, Hans menginginkan wilayah Mr. Takamura untuk memuluskan perdagangan narkotika nya di jepang.

__ADS_1


Karenina pun diam-diam mulai menhack sistem informasi intelejen pemerintahan dan mafia, karena jelas saja paman google kesayangan nya tidak menemukan apa-apa tentang Mr. Takamura, karena Mr. Takamura ternyata seorang yakuza.


Nina pun yang mengikuti alur dari negosiasi yang berjalan alot, akhirnya menceletukkan ide negosiasinya.


"Maaf tuan-tuan... boleh saya menyela?" ucap Nina yang menarik perhatian kedua bos mafia itu


Hans dan Mr. Takamura pun menatap Nina dan mengganguk kompak


Sambil memperlihatkan laptopnya dan memulai penjelasannya


"Begini Mr. Takamura, apakah ini adalah wilayah dari transaksi anda jam 1 dini hari dengan Mr. Daniel?"


"Iya, apa hubungannya dengan pembicaraan kita ini? kita sedang bertransaksi narkoba, bukan senjata!" kata Mr. Takamura dengan penuh tanda tanya.


"Tentu saya tau, dia adalah partner bisnis saya"


"Ternyata anda belum mengenal Mr. Daniel. Mr. Daniel berada di bawah kekuasaan bos saya, wilayah tempat kalian bertransaksi sebagian besar milik bos kami, bukan bermaksud mengancam, tapi kami bisa saja malam ini menyuruh Mr. Daniel untuk tidak bekerja sama lagi dengan anda jika anda tidak menerima kesepakan bisnis kami di jepang, toch pembagiannya tak merugikan pihak anda, pihak anda masih di untungkan." ucap Karenina tegas seakan tak ingin di bantah.


Hans pun hanya bisa tersenyum, dan tak mampu lagi berkata. Banyak pertanyaan untuk Karenina yang ingin ia utarakan nantinya.

__ADS_1


Mr. Takamura pun seakan tak bisa membantah lagi, memang bisnis yang di tawarkan oleh Hans masih menguntungkan pihaknya, namun ia ingin pembagian yang besar untuk nya, sepertinya tak ada jalan lain selain menerima kerja sama Hans, karena ia tak ingin bisnia senjata nya tak beroprasi di wilayah tersebut.


Akhirnya mereka berdua pun sepakat dan menandatangani perjanjian kerjasama tersebut.


"Baik Mr. Takamura, terima kasih. Secepatnya kami akan atur perjalanan kami ke jepang" ucap Hans sambil sedikit membungkukkan badannya.


"Sama-sama Mr. Hans. Kami tunggu kedatangannya" jawab Mr. Takamura dengan membungkukkan sedikit badannya.


Hans pun pamit dan berlalu pergi di ikuti Karenina dan David.


***


Di mobil sepanjang perjalan pulang, Nina menyandarkan tubuh dan kepalanya sambil berkata pada Hans.


"Om.... Nina cape... jangan tanya apa-apa sama Nina, besok saja di kantor Nina jelaskan."


Hans pun kaget... bagaimana ia tau kalau akan di introgasi??? batin Hans


***

__ADS_1


**Jangan lupa vote, rate dan like nya ya kaka


Terima kasih.😙😙😙😙**


__ADS_2