
Kami menuju ke kota HARDHORIZON dengan berjalan kaki karena belum mempunyai kereta kuda, tapi hal itu nampaknya tidak menyurutkan semangat kami untuk menjalankan QUEST ini.
"Yono, kenapa kamu tidak mengetahui bahwa kepala GUILD itu adalah ELF?"
Tanya demikian dari Chain.
"Itu karena aku tidak disuruh untuk keluar rumah saat aku masih kecil dan ini adalah QUEST pertamaku"
Aku berkata demikian untuk menyembunyikan bahwa diriku bukan dari dunia ini.
"Ooh, tapi hebat bukan dirimu yang telah mencapai level hebat seperti itu walaupun dirumah saja. Apa ada rahasianya?"
Pertanyaan Chain semakin sulit.
"Aku hanya di berkahi sesuatu dari seseorang untuk memulai perjalananku di dunia ini"
Aku menyembunyikan hal itu lagi.
"Wow bukankah itu keren"
Chain hanya berkata demikian kepadaku.
"Kalian berdua hentikan, dan lihat bahwa kita sudah jauh dari kota kita tinggal bukan?"
Memang benar bahwa kami sudah sangat jauh dari kota kami berasal dan saat ini yang kami harus lakukan adalah menghemat energi agar bisa sampai disana.
"Maaf"
Kami berjalan melewati hutan dan sungai layaknya seorang petualang yang sedang berpetualang di alam yang baru.
Setelah kami keluar dari hutan, kami berjalan kembali melewati padang rumput yang hijau dan terdapat banyak sekali binatang disini.
"… yono, kenapa kita tidak terbang saja?"
Elsa berkata demikian karena mungkin teringat tentang saat pertama kami menuju ke kota.
"Iya tapi, kali ini kita bertiga dan nampak sulit untuk terbang disaat begini"
__ADS_1
Aku menjawab bahwa jika aku membawa dua gadis dengan terbang maka akan sulit untuk aku menjunjungnya.
"Ooh, ya sudah"
Dan Chain yang baru mendengar hal itu kaget.
"Apa terbang, apakah kau bisa terbang Yono?"
Aku hanya menjawab kepastian saja.
"Iya aku bisa namun aku tidak bisa membawa orang lebih dari satu"
Karena aku tidak bisa memegang dua gadis secara sekaligus saat terbang.
"Wow hebat, dasar penyihir tinggi"
Kami bertiga bercanda dan bersenang-senang saat berjalan kekota yang kami tuju tanpa mengetahui hal buruk akan terjadi nantinya.
Dan hal itu yang sedari tadi aku pikirkan benar-benar terjadi.
Makhluk dengan tubuh kuda namun memiliki tanduk dengan warna tubuhnya sepenuhnya hitam kini ada di depan kami.
"Gawat!, akhirnya muncullah dia"
Mereka berdua nampak takut kepada makhluk itu.
"Memangnya apa makhluk itu?"
Aku bertanya karena belum tahu apa sebenarnya makhluk itu.
"JARAN, makhluk bertubuh kuda dengan tanduk kebencian di kepalanya yang mengerikkan"
Mendengar nama itu aku tertawa bahwa nama lain dari kuda di salah satu daerahku di bumi adalah JARAN.
"Hahahahaha Jaran, hahahaha"
Aku tertawa, dan nampaknya Jaran itu seakan marah karena aku tertawai tadi dengan membesarkan tubuhnya juga tanduknya yang semakin runcing.
"Yono, nampaknya dia marah lo"
__ADS_1
Mereka berdua ketakutan dan tidak tahu harus bagaimana.
"Kali ini akan aku coba"
Hal yang kali ini aku coba adalah belatiku ini, dengan diberkahi kecepatan layaknya petir dan ketajaman layaknya besi yang di tempa selama seratus tahun aku akan menggunakannya sekali lagi.
Belati aku keluarkan dari sarungnya dan bersiap untuk melawan.
Nampak bahwa tubuh makhluk itu amat sangatlah besar dan tanduknya yang melebihi kepalanya amat menakutkan.
Makhluk itu mulai menyerang aku dengan berlari mengarahkan tanduknya kepada diriku.
Setiap serangan aku hindari dan ketika sudah saatnya aku berkonsentrasi dan membalik serangan kearahnya.
"Hiyaaa…"
Hanya berkata demikian aku sudah mengalahkannya menjadi dua bagian, dan dengan ini kami bisa melanjutkan perjalanan ini.
Makhluk yang menyeramkan dan juga nama Jaran itu nama yang lucu.
"Hebat yono"
Elsa mengatakan hal demikian seakan baru saja melihat hal itu.
"Wow, tadi itu sangat mengesankan kau mengalahkan monster tingkat delapan puluh hanya dengan satu serangan"
Aku kaget bahwa ternyata makhluk itu mempunya level tinggi.
"Apa 80!"
Namun Chain seakan tersanjung akan hal tadi yang baru dia lihat.
"Sudah ayo kita lanjutkan perjalanan"
Untuk melupakan hal tadi, kami bertiga memutuskan untuk melanjutkan perjalanan dan meninggalkan bangkai makhluk itu disini.
Kami berdua telah sampai di pintu masuk gerbang hutan HORIZON dan nampak bahwa tujuan kami sudah dekat setelah melawan makhluk itu.
Hutan yang terkenal menyeramkan dan terdapat tengkorak manusia hidup disini layaknya mayat hidup dan menyerang manusia yang melewati hutan ini.
__ADS_1