SARYONO MASUK ISEKAI

SARYONO MASUK ISEKAI
MENUJU KE KOTA


__ADS_3

Kami berdua berjalan menyusuri padang rumput yang hijau dan hembusan angin ini membuatku amatlah sejuk.



Tidak ada sebuah desa ataupun jalan raya disini dan hanya terdapat padang rumput hijau disertai hewan aneh ada di dunia ini.


Katak besar, sapi yang memiliki satu tanduk di kepalanya, dan juga domba yang berbulu menutupi kakinya ada di padang rumput ini.


Aneh akan hal yang aku lihat beserta Elsa yang terasa amat santai berjalan di depanku dia bertanya kepadaku:


"Ada apa, seakan baru pertama kamu melihat hal ini saja?"


Elsa berkata demikian dan jika aku mengatakan bahwa aku berasal dari dunia yang berbeda dengannya sebelumnya itu bisa membuatnya keget dan bisa juga merasa takut kepadaku.


"Tidak, sebenarnya dulu aku tidak boleh keluar oleh orang tuaku dan melihat hal ini adalah hal yang baru"


Aku berkata demikian untuk menyembunyikan hal itu darinya.


"Oh.. anak manja kau ya"


Untung saja itu adalah sebuah candaan bagi Elsa.


"Tidak sopan"


Kamipun bercanda saat menuju kekota, tertawa layaknya teman dan saat aku menyadari bahwa ini adalah pertama kaliku berteman dengan seorang gadis juga tertawa seperti ini tidak pernah aku rasakan di dunia sebelumnya.


"Apakah ini masih jauh"

__ADS_1


Aku berkata demikian karena tubuhku ini sudah lelah.


"Hee.. apakah kau sudah lelah anak manja"


Elsa mengatakan itu lagi.


"Bukan begitu, lebih baik jika kita ini terbang bukan"


Aku berkata demikian agar lebih mudah sampai disana.


"Terbang, mana mungkin penyihir bisa terbang dan juga semua orang tidak bisa terbang kau tahu"


Mungkin kesadarannya waktu itu terhambat dan hilang akan aku menerbangkannya, mau bagaimana lagi aku akan membuatnya terbang kembali kali ini.


Aku mengangkatnya dan mengucapkan kembali mantra yang sama yaitu "TERBANG"


"Apa yang kau lakukan dan kita.. kita terbang"


"Jangan khawatir, peganglah erat-erat dan tunjukan kepadaku arah kota"


Aku berkata kepadanya untuk mengatakan saja arah kota beserta berpegangan lebih erat agar tidak terjatuh, jika terjatuh aku bisa menangkapnya namun lebih baik menyampaikannya.


"Lurus saja mengikuti jalan ini"


Elsa menunjukanku untuk mengikuti jalan yang tadi kami lalui sampai menuju ke kota.


Serasa baru pertama kali terbang, mata Elsa mengarah kearah mana saja karena terpesona akan indahnya alam dari atas sini.

__ADS_1


"Indah sekali"


Batu besar yang beterbangan menambah banyak sekali kemisteriusan namun hal ini membuat dunia ini serasa amatlah indah dari duniaku dulu.


Tempat ini seperti sebuah lukisan dimana matahari bersinar terang, awan berwarna putih, langit yang berwarna biru, juga pepohonan dimana-mana membuat hutan dan jalan menjadi hijau.


Jika saja aku bisa disini sampai reinkarnasi berikutnya maka kehidupanku amat sangatlah indah akan pemandangan yang luar biasa ini.


"Lewat arah sini"


Elsa mengarahkanku sampai menuju kekota dengan melewati banyak desa di sekitarnya, aku rasa kota kini kian dekat karena di setiap jalan kini sudah ada desa dan rumah yang membuat menjadi lebih jelas.


"Elsa, apakah sudah dekat sekarang"


Aku menanyakan hal itu agar bisa kembali berjalan karena jika aku terbang sampai ke pusat kota maka itu akan menjadi keanehan karena Elsa berkata manusia tidak bisa terbang.


"Iya, dan itu dia kita sudah melihat kota"


Untuk itu kamipun kembali berjalan agar tidak ada hal aneh terjadi dan melihat bahwa kota ini amat sangatlah besar layaknya sebuah kerajaan ada disana, untuk memastikan bahwa apakah itu adalah kerajaan akupun bertanya kepada Elsa.


"Apakah itu kerajaan"


Bertanya layaknya tidak tahu apa-apa.


"Iya dan kerajaan itu bernama RESHORD berada dipusat kota dan di belakangnya adalah sebuah danau besar, kota ini dijuluki KALI (kota danau) dan kerajaan disini dijuluki RESHORD"


Aku baru menyadari bahwa di sini ada kerajaan dan kata KALI untuk kata sebutan dari sungai adalah hal yang menurutku tidaklah asing.

__ADS_1


"Ayo sekarang kita pergi masuk"


Ya benar, untuk sekarang yang aku lakukan adalah beradaptasi sebagai warga pada umumnya dan hidup disini dengan tenang, sebagai seorang petualang dan sebagai seorang ahli sihir aku bertekad untuk menyusuri dinua yang dinamakan ISEKAI.


__ADS_2