SARYONO MASUK ISEKAI

SARYONO MASUK ISEKAI
MEMBUAT KLAN


__ADS_3

Chain meminumkan ke Elsa sebuah ramuan yang berwarna biru muda, ramuan ini layaknya sebuahh obat tapi dengan wadah yang aneh.


Setelah meminumnya Elsapun bangun dengan kaget layaknya habis mimpi buruk dengan berkata:


"Wah apakah dia seorang raja iblis!"


Elsa bangun dengan berkata demikian dan saat aku bertanya keadaannya dia kaget akan diriku dan juga Chain disampingnya.


"Apa kau baik-baik saja?"


Aku bertanya kepada Elsa.


"Yono dan juga Chain!"


Kaget akan Chain ada disampingnya Elsapun bangun dan langsung menuju ke belakangku seakan berlindung dari Chain, aku yang tidak mengerti akan hal ini bertanya kepada Elsa:


"Apa yang sedang kau lakukan Elsa?"


Dengan wajah ketakutan Elsa berkata:


"Dia adalah sepupuku Chain dan juga kenapa kita berada di sini"


Aku tidak mengerti yang dia katakan dan baru menyadari bahwa Elsa dan Chain adalah sepupu.


"Sepupu?"


Tanyaku dengan wajah bingung.


"Iya dia adalah sepupuku sang penyihir api dan dia juga orang yang aku benci"


Nampaknya Elsa kesal kepada Chain namun Chain hanya mengatakan dengan santai:


"Jangan begitu Elsa, bukankah kita sudah berteman semenjak kecil"

__ADS_1


Mereka ternyata sudah berteman sejak kecil dan juga Elsa juga berkata bahwa Chain adalah saudaranya, tapi kenapa Elsa takut kepada Chain.


"Elsa kenapa kau nampak takut kepada Chain?"


Dengan berkata begitu aku bisa mengetahui hal kenapa Elsa takut ke Chain.


"Hah.. siapa yang takut kepadanya, aku hanya tidak ingin dekat-dekat dengannya karena pasti aku akan dijahili nanti!"


Elsa merasa takut untuk dijahili karena mungkin mereka berdua dulu saling akrab dan juga mungkin saja keakraban itu dibuat dengan Elsa yang selalu dijahili oleh Chain.


"Bukankah itu dulu, tadi Chain menolongmu untuk sadar"


Aku berkata demikian untuk Elsa agar lebih percaya ke Chain.


"Iya itu benar lo Elsa, sekarang aku ini sudah dewasa kau mengerti"


Chain berkata demikian dan mengatakan bahwa mereka berdua sudah dewasa.


Nampaknya Elsa kian tahu akan hal yang Chain katakan dan sudah tidak lagi berdiri di belakangku, untuk membahas hal yang tadi kami bicarakan akupun menyuruh Chain untuk berkata kepada Elsa.


Dengan berkata demikian aku mengingatkannya.


"Aku lupa, jadi Elsa bolehkah aku bergabung bersama KLANmu?"


Untuk keputusan ini memang harus Elsa yang mengatakannya karena Elsa yang mengatakan bahwa aku harus membuat KLAN dengannya.


"Baiklah ayo kita membuat KLAN"


Dengan berkata seakan orang yang sangat percaya diri Elsa mengatakan untuk kita membuat KLAN bersama.


Dengan memutuskan demikian kita bertiga telah membuat sebuah KLAN dengan nama yang belum ditentukan namun menurutku KLAN disini tidak perlu sebuah nama dan berapa banyak kapasitas anggotanya.


Chain nampak melihatku dan seakan heran akan diriku dan berkata:

__ADS_1


"Yono bolehkah aku melihat kartu ID milikmu"


Berkata demikian lagi, sudah berapa banyak aku mendengar yang namanya kartu ID.


"Boleh namun kalian jangan kaget akan hal itu"


Aku menunjukkan kartu ID milikku kepada mereka dan ternyata benar bahwa mereka berdua kaget melihat isi dari kartu ID milikku.


"Apa! MAX!"


Melihat wajahh mereka yang terkejut akupun menyudahi untuk menunjukkan kartu ID milikku, namun saat setelah itu Elsa berkata:


"Yono, milikku ini memiliki tingkat hanya tujuh puluh"


Dan juga Chain mengatakan hal yang sama.


"Aku hanya memiliki sembilan puluh"


Lalu merekapun mengatakan tentang tingkat paling tinggi yang mereka tahu adalah:


"Dan tingkat paling tinggi yang aku ketahui adalah 300, jika lebih dari itu maka bisa di sebutkan kau ini RAJA IBLIS"


Aku tidak mengerti yang mereka katakan dengan menyebut Raja iblis, aku ini manusia biasa dari dunia bernama bumi dan juga dulunya aku adalah penjual ketoprak.


"Maaf tapi aku ini manusia biasa dengan kemampuan memiliki sihir seperti kalian"


Aku mengatakan demikian seakan aku ini tidak sombong kepada mereka akan kekuatanku,dan untuk hal yang kami lakukan setelah membuat KLAN aku memutuskan untuk memulai berpetualang.


"Oh begitu"


Jawab mereka berdua.


"Jadi bisakah kita memulai untuk mencari pekerjaan atau berpetualang didunia ini"

__ADS_1


Aku berkata demikian dan nampak bahwa wajah mereka seakan senang mendengar hal itu bahwa aku bersama mereka akan memulai berpetualang.



__ADS_2