SARYONO MASUK ISEKAI

SARYONO MASUK ISEKAI
SERBUAN WANITA


__ADS_3

Setelah semua makanan di kerajaan ini sudah hampir kami rasakan, kali ini kami memutuskan untuk memulai QUEST ini saja agar kami lebih cepat lagi untuk bersantai dan lebih menikmati semua hal di kerajaan BERDENIA ini.


"Ayo cepat kita hampir sampai ke GUILD KLAN di kota ini"


Dengan rasa semangat, Elsa menyuruh kami untuk cepat segera ke GUILD KLAN di kota ini yang letaknya yaitu di tengah-tengah kota.


"Wow... bukankah ini tempat GUILD yang sangat besar"


Aku kaget melihatnya, sebuah rumah besar layaknya istana ini adalah sebuah perkumpulan para KLAN dari para petualang.


Tidak salah lagi dengan namanya, ini adalah kerajaan termakmur, dilihat dari perkumpulan GUILD ini saja sudah terlihat bahwa para petualang kerajaan pasti sangatlah kuat.


"Ayo masuk"


Kami berlima masuk ke dalam GUILD itu dan saat kami masuk.


"Permisi"


Aku di kejutkan oleh sebuah hal yang sama sekali aku tidak ketahui dan baru saja aku dapatkan sebuah pengalaman baru kembali.


"Kenapa yang didalam sini perempuan semua, ada yang bisa jelaskan"


Aku berbicara dengan rasa kaget melihat hal ini dan yang anehnya lagi bahwa semua wanita di dalam GUILD yaitu adalah para petualang.


"Oh... jadi kalian para petualang itu, selamat datang di GUILD kerajaan BERDENIA"


Tidak bukan begitu yang aku maksud, ucapan selamat datang ini sangat mengagungkan dan sopan untuk kami terima.


Masalah disini adalah kenapa semua wanita di dalam GUILD melihat kearahku, aku berpakaian biasa saja dan di tambah lagi mereka melihatku dengan tatapan aneh dengan rasa ingin memakanku.


"Kami dari KLAN yang menerima sebuah QUEST dan disuruh untuk ke GUILD ini untuk informasi lebih lanjutnya"


Chain sangatlah tenang menjawabnya dan saat aku melihatnya, dia menunjukan muka layaknya aku akan terkena sebuah masalah lagi.


Jika di artikan dari muka Chain maka "HATI-HATI SAJA AKAN ADA SESUATU YANG MENIMPAMU HEHEHE"


itu buruk, benar-benar buruk dan dilihat dari manapun ini pasti sebuah jebakan karena disini tidak ada sama sekali laki-laki yang tentunya membuatku gelisah.


"Silahkan ikuti saya untuk menuju ke meja tempat barang itu di letakkan"


Barang, barang apa memangnya yang harus kami lihat. Bukankah lebih baik agar aku disini saja menunggu semua itu selesai dan segera cepat pergi.


"Anu... yono, cepatlah jalan"


Aku lupa bahwa ada Morca di sampingku menungguku untuk berjalan, tapi saat aku melihat ke belakang.


"Heh...!"


Masih banyak sekali petualang wanita yang akan masuk ke dalam GUILD ini dan mereka semua masih menatapku dengan tatapan tajam mereka.


"Baik aku akan disampingmu saja"


Dengan langkah kaki menuju ke tempat dimana benda itu di letakkan, aku merasa pandangan ini kini mulai semakin mendekat.


Tanganku berkeringat, tidak dan sudah jelas ini bukan keringat dari kurangnya beristirahat tapi ini adalah keringat dari rasa takut dan gugup.


"Silahkan duduk para petualang"

__ADS_1


Aku duduk dan dipandang oleh Zora, lalu dia mengataka


"Kau kenapa yono?, wajahmu sangat pucat"


Sudah jelas bukan, apakah mereka tidak melihat pandangan tajam saat pertama kali aku masuk.


"Heeeh... kau benar Zora, apakah kau sakit yono"


Kenapa semuanya tidak sadar sama sekali hal ini.


"Gawat jika Yono sakit"


Sudahlah aku harus menghentikan ini sebelum mereka mulai khawatir.


"Tidak... aku tidak apa-apa sungguh"


Aku melihat mata Chain dan dia seakan tersenyum jahat dengan mata yang menunjukan bahwa "Nikmati saja yono".


Lalu sang ketua GUILD datang membawa sebuah peti yang di dalamnya masih belum aku ketahui.


"Ini dia para petualang"


Peti itu di buka dan saat kami melihatnya, kami di kejutkan dengan isi dari peti itu.


"Hey apa ini, bukankah tidak ada apa-apa di dalamnya"


Sudah jelas dan benar bahwa di dalam peti itu tidak ada isinya sama sekali, lalu setelah itu Ketua GUILD menjelaskan bahwa isi dari peti ini.


"Memang tidak ada dan sebelumnya itu ada, isi dari peti ini adalah sebuah bola biru bercahaya. Bola biru itu biasa di sebut dengan OMA, dimana kekuatan dari bola itu adalah pemulih dari suatu benda yang sudah rusak atau sudah lama terbuang"


OMA, sebuah benda berbentuk bola kecil biru dan sebuah alat pemulih.


Aku berpikir siapa yang berani mengambilnya.


"Siapa yang mengambilnya dan kapan benda itu hilang?"


Aku baru saja akan menanyainya dan ternyata sudah terdahului oleh Elsa, memang pemikirannya itu cerdas namun sering juga dia bertingkah sangat bodoh.


"Aku tidak tahu dan OMA hilang pada saat minggu lalu dimana pesta kerajaan sudah selesai, disitu semua kerajaan berdatangan dan setelah pesta selesai, sang raja menyuruhku untuk menggunakan OMA agar lebih cepat membuat kerajaan ini menjadi kembali normal dan saat dimana OMA sedang bekerja muncullah awan hitam di atasnya yang membuat OMA hilang entah kemana"


Jadi singkatnya OMA itu di taruh olehnya di atas puncak menara untuk membersihkan kekacauan setelah pesta berakhir dan seketika saja awan muncul lalu OMApun menghilang.


"Aku tidak tahu dimana OMA setelah itu tapi yang aku temukan hanyalah peti dari tempat OMA sebelumnya disimpan"


Mungkin saja itu adalah sebuah pencurian yang sudah di rencanakan.


"Ini sulit dan kami akan membantu menyelesaikan QUEST ini secepat mungkin agar OMA lebih cepat di temukan"


Dengan tegas yang jarang aku lihat, Elsa mengatakan hal demikian dan ingin segera menyelesaikan QUEST ini segera.


"Oke, ayo kita mulai mencarinya"


Setuju dan lebih mudah jika kita lebih cepat mencarinya, namun yang aku ingin tanyakan adalah kenapa semua wanita disini masih melihatku.


"Anu... bolehkan aku bertanya"


Lebih baik untuk bertanya ke Ketua GUILD untuk mengerti akan tingkah laku perempuan di GUILD ini.

__ADS_1


"Ya ada apa?"


Responnya sangat cepat, dan mungkinkah dia juga bersifat sama dengan para wanita di GUILD ini.


"Kenapa semua wanita disini melihat ke arahku?"


Rasa malu ini dengan bercampurnya rasa ingin tahu kini sedang aku rasakan, dan jika mereka bukan melihat ke arahku maka aku terlalu keras kepala.


"Oh mungkin kau tidak tahu, di kerajaan ini semua pria menjadi ibu rumah tangga menggantikan istrinya dan para istri beserta perempuanlah yang bekerja lalu kau menanyakan kenapa mereka melihatmu terus itu karena kau pria yang mereka idamkan"


Heh... tunggu.


"Laki-laki tampan dengan semangat kerja yang tinggi beserta selalu berpetualang kesana-kemari itulah yang kami incar selama ini dan sebelum itu aku ingin bertanya kepadamu"


Wajahnya mulai aneh seakan setelah aku menanyakan hal itu dan setiap dia berbicara, dia nampak ingin memakanku sepenuhnya.


"Apa kau sudah menikah?"



Pertanyaan apa itu dan disini aku sendirian sebagai seorang laki-laki, tidak ada seorang selain diriku dan aku harus melewati rintangan ini.


"Ya"


Gawat, aku mengatakannya dan seolah merasakan sebuah guncangan yang besar.


Para wanita disini berteriak sangat keras dan menatap ke arahku seakan diriku ini adalah sebuah hadiah besar.


"Hei maukah kau menikah denganku"


"Hey tatap mataku ini dan ayo kita ke kamar"


Tidak!, mereka semua menjadi bersifat sangat aneh dan diriku di tarik kesana-kemari oleh semua wanita disini.


"Tidaaaak!, tolong aku Chain dan cepat bawa aku lari dari sini"


Diriku di tarik kesana-kesini oleh mereka dan semakin lama semakin bertambah banyak para petualang di GUILD ini yang memperebutkan diriku.


"Oke"


Untuk pertama kalinya aku menolak cinta dari sepuluh wanita lebih dengan badan bagus dan wajah mereka yang cantik.


Buruk?, ya diriku sangatlah buruk sampai menjadi penjahat wanita yang menolak tawaran menikah dari puluhan waniata cantik dan kini diriku sedang menatap ke arah langit dengan melihat sangat buruknya tolakan tadi.


"Hey yono sampai kapan kau akan terpuruk seperti itu"


Mereka melihatku dan kini aku sedang melihat langit di sertai bintang dengan tercampurnya sebuah penyesalan.


"Sudah aku duga bahwa jika kita membawa yono ke dalam GUILD maka dia akan menjadi bahan rebutan bagi para wanita disini, dan asal kalian tahu saja bahwa wanita disini mengincar pria yang mampu bekerja keras sampai mereka harus masuk ke dalam GUILD.


Kenapa Chain baru mengatakan hal itu sekarang!, dasar dia.


"Ya untuk kali ini kita tenangkan dulu keterpurukan yono saat sudah sampai di penginapan"


Malam yang panjang di sertai rembulan ini sangat dingin.


"Sudah ayo cepat yono"

__ADS_1


Dan kali ini aku sedang menuju ke penginapan dengan rasa waspada jika mereka para perempuan dari GUILD itu masih mencariku.


__ADS_2