SARYONO MASUK ISEKAI

SARYONO MASUK ISEKAI
DARK ELF: LAST KING


__ADS_3

Kura-kura besar dengan ular yang mirip seperti wajah naga ini melingkari tubuhnya, makhluk legendaris penjaga air tawar yang tidak kenal arti kata mundur, GENBU.


Memiliki tinggi sekitar sepuluh meter dan panjang yang lebih dari enam belas meter, sekarang sedang menatap ke arah kami untuk bersiap menyerang.


"Tenang Genbu, kita bisa menyelesaikan ini dengan cara damai"


Grifin membujuknya dengan caranya, tapi jika aku lihat bahwa tubuh Genbu lebih besar dari Grifin dan mungkin akan sulit jika mereka saling melawan satu sama lain.


Saat Grifin sedang membujuknya untuk diam, Genbu menyerang kami tanpa kami sadari dengan ombak dari air sungai yang terbendung hingga membuat seluruh tubuh Grifin basah.


Jika tubuh dari Grifin basah maka dia tidak bisa untuk terbang dan akan melawan-lawannya juga akan kesusahan karena dia bukanlah tipe makhluk penyerang darat.


"Semua waspada!"


Eins menyuruh kami untuk lebih waspada karena Genbu akan menyerang kami kembali dengan mengumpulkan semua air sungai lalu menaruh kumpulan air itu di atas kepalanya dengan sebuah sihir.


Sihir angin dari Zora, sihir benteng tanah dari Morca, dan sihir tumbuhan dari Eins, sudah siap untuk mencegah kami terkena akan serangan dari Genbu.


Dan tibalah serangan darinya, layaknya sebuah tembakan dari meriam air yang tak kunjung habisnya, memiliki tekanan yang membuat pertahanan kami kian terkikis sedikit demi sedikit dan tak bisa di tegakkan lebih lama lagi.


Lalu aku melihat sekilas ke kepala dari Gembu itu bahwa, sang kura-kura dan ular memiliki batu merah kecil di atasnya.


Mungkin saja itu adalah sebuah jawaban dari pertanyaan ini, aku pernah mengingat saat di duniaku dulu bahwa makhluk besar mudah di kendalikan oleh seseorang, walau itu aku dapatkan dari menonton film di televisi.


Mungkin cara ini akan berhasil, dan aku menyuruh semua timku untuk bekerjasama agar hal ini bisa teratasi juga di tambah lagi bantuan dari Eins bisa untuk menjadi tambahan kekuatan tim.

__ADS_1


"Elsa gunakan sihir angin milikmu untuk membuat jalan di tekanan air ini agar tekanannya mengarah ke bawah dan juga Zora kau bantu elsa untuk ini, Chain setelah Zora dengan Elsa berhasil mengarahkan air ini ke bawah kau buatlah lingkaran api di sekeliling Genbu itu, lalu Morca akan di bantu oleh Eins buatlah agar tanah di atas kaki belakang Genbu terangkat dan membuatnya seakan miring ke depan"


Semua sudah tersusun dan hanya untuk melakukannya saja, mereka semua sudah mendengarnya dan menyetujuinya karena telah mempercayaiku tanpa harus mengetahui apa arti itu.


Sekaranglah giliranku, menggunakan belati untuk mencabut batu merah di kepalanya dan mempercepat gerakan layaknya petir.


Bost, bergerak cepat dengan air yang sudah mengarah ke bawah karena Zora dan Elsa.


Melompat tinggi setelah berlari mengelilingi Genbu untuk mendapatkan arahan yang pas disertai api milik Chain telah membuatnya tidak bisa melihat ke arah mana seranganku berada.


Dan ini dia akhirnya, tubuh Genbu terangkat ke depan karena sihir tanah dari Morca yang membuat aku mudah mengambilnya karena aku menyerangnya dari arah belakang.


"Kecepatan tak terlihat"


Genbu terjatuh seakan dirinya lemas dan mengecil menyamai ukuran sang Grifin.


"Kau hebat yono"


Mungkin saja bagiku ini sangatlah mudah karena aku juga mendapatkan semua ini dari duniaku dulu dan tanpa aku sadari semua itu berguna di isekai.


Grifin mendekat ke Genbu yang sudah mengecil lalu mengatakan kepadanya semua hal yang dia lewati dulu hingga membuat salah sangka akan hal itu, kami tidak ingin mengganggunya dan hanya menunggu sampai semua ini reda.


Hingga satu jam setelah mereka berbicara akan kesalah pahaman itu, Genbu baru mengerti dan mengatakan bahwa dia menyerang kami bukan karena atas hal darinya dan dia juga baru tahu bahwa Genbu menyadari dirinya sudah ada di depan kami dengan tubuh yang sudah tidak bisa berbuat apa-apa.


Genbu juga mengatakan bahwa semua salah Grifin waktu dulu itu adalah kesalah pahaman karena sang raja itulah yang menyuruh Grifin untuk mengambil sebuah benda dan membuat raja jatuh sendiri akan keserakahannya.

__ADS_1


"Tapi bukankah raja itulah yang menyuruh Grifin karena itu adalah sebuah penangkal untuk makhluk legendaris dan mengapa kau mengatakan bahwa itu adalah keserakahan raja?"


Aku bertanya demikian tapi genbu mengatakan bahwa berlian itu adalah berlian dari inti gunung, berlian itu sangatlah mahal dan memiliki kekuatan yang sangat luar biasa besarnya, dikatakan bahwa berlian itu sangat memilih pemiliknya untuk dia berikan kekuatannya.


Lalu sang raja bukanlah pemilik dari berlian itu jadi dia menyimpannya karena untuk di akui bahwa kekuatan sihirnya itu sangatlah besar, kesalahan yang dia perbuat saat menggunakan sihir dari berlian tersebut adalah makhluk legendaris baru berkepala empat bernama HYDRA.


Namun kini Hydra sudah pergi dari kabut hitam dan menuju entah kemana, tapi Genbu beranggapan bahwa Hydra sedang mencari pemilik dari berlian tersebut untuk menjadi raja darinya.


"Namun berlian itu sekarang ada pada Grifin"


Grifin mengatakan bahwa berlian itu kini ada padanya dan selalu dia bawa, dan saat dia menunjukan berlian itu.


"Apa... apa yang terjadi"


Terbang ke atas kami lalu bercahaya sangatlah terang dan cahaya itu mengarah padaku yang membuat rambutku yang berwarna hitam kini memiliki warna putih bercampur ungu dan jika di ukur rambut ini memiliki lebar garis yang sama dengan satu jari kelingking.


Rambut ini sangatlah membuatku terlihat keren dengan mengarah ke belakang mengikuti arah rambutku, seperti di warnai saja dan juga ini membuat diriku semakin percaya diri.


Aku senang melihat ini namun saat aku melihat ke arah mereka, mereka nampak terkejut dan dilihat dari wajah Grifin beserta Genbu yang langsung menunduk entah apa yang mengakibatkan mereka begitu.


"King"


Genbu dan Grifin mengatakan bahwa akulah rajanya, apa yang mereka maksud aku tidak mengerti karena aku bukanlah raja dan juga aku ini adalah orang biasa yang terbangkitkan dari dunia yang bernama isekai ini.


Aku tidak bisa menjelaskan hal ini dan tidak bisa lagi berkata apa-apa tentang kekuatan yang tidak aku ketahui.

__ADS_1


__ADS_2