
Terjatuh...
Aku terjatuh dari ketinggian yang didorong oleh duplikat dari sang putri.
"Hahahaha.... kau terkena perangkapku"
Aku terjatuh dengan benturan ke lantai yang cukup keras.
"Siapa kau"
Sudah jelas lagi dia adalah penyihir hitam tapi, aku tidak mengerti dan tidak tahu siapa orang yang mendorongku tadi.
"Aku adalah penyihir hitam dan yang mendorongmu adalah temanku ROSE"
Rose adalah seekor burung peliharaannya yang sangat besar.
Tidak menyangka bahwa burung sebesar itu bisa berubah menjadi ras yang berbeda dengan kemampuan sihirnya.
"Hahahahaha... kau sangat mudah sekali terjebak ya saryono dan lihat apa yang kau sadari sekarang"
Aku melihat mereka, teman-temanku sekarang sudah jelas dan kini aku harus bisa bangun untuk menyelamatkan mereka.
Tapi apa ini....
"Kakiku!"
Kakiku tidak bisa bergerak sama sekali
"Ya, kau baru sadar bahwa kakimu itu sudah aku lumpuhkan"
Dia!, sejak kapan.
"Kau, sejak kapan kau melumpuhkan kakiku"
Aku tidak menyadarinya sama sekali.
"Bodohnya kau, sejak kau mendengar bunyi langkah kaki"
Bunyi...!
Mustahil bahwa hanya sebuah bunyi bisa melumpuhkan bagian tubuh.
"Itu...!"
Dia tersenyum dengan wajahnya lalu berkata.
"Itu hal yang mustahil bukan, tapi aku bisa melakukannya dan sekarang sang pahlawan sejati. Apa yang akan kau lakukan"
Teman-temanku di sandra.
Aku sendirian.
Tidak!, konsentrasilah yono...
Kau pasti bisa mengatasi hal ini.
Konsentrasilah dan bayangkan sebuah sihir yang bisa menyembuhkan hal ini.
"Kau sedang berkonsentrasi ya..."
Dia mengetahuinya!.
__ADS_1
"Hahahahaha, apa kau terkejut!. Kau tahu bahwa aku memiliki sihir tinggi dan ada di posisi ke tujuh sealam semesta ini"
Sealam semesta!.
"Dan kau tidak bisa mengalahkanku dasar bodoh!"
Salah.
"Kau salah"
Berhasil.
"Apa!"
Aku sudah berhasil.
"Ya, kau salah karena aku bukan dari dunia ini"
Wajahnya nampak sekali terkejut dan ketakutan.
"Cih, kalau begitu siap-siap saja. HELLFIRE"
Sang penyihir menembakkan sebuah bola lava ke arahku dan aku berhasil menghindarinya dengan kekuatan cepat dari belatiku.
"Kau, bagaimana bisa kau melaju dengan kecepatan kilat. Dan bagaimana bisa kau berdiri kembali"
Ini mudah.
"Akan aku beritahu bahwa aku adalah seorang manusia yang bukan dari dunia maupun alam semesta ini"
Wajahnya terkejut.
"Apa!"
"Ya, aku berasal dari bumi. Tepatnya dari negara indonesia"
Wajahnya masih terkejut ketakutan dengan heran akan apa yang sedang aku jelaskan.
"Dan kau tahu bahwa di duniaku dulu, semua penyakit bisa di sembuhkan dengan cepat. Kini aku mencobanya bahwa jika ada orang yang lumpuh karena kakinya tergilir atau terluka maka obat yang paling ampuh adalah pijat urut"
Entah mengapa bahwa hal itu terasa sangat keren di sini.
"Pijat urut!"
Sudah kuduga bahwa di dunia ini tidak ada pijat urut sama sekali.
"Ya, pijat urut adalah hal yang dilakukan para nenek-nenek atau ibu rumah tangga untuk memijat suaminya dan seseorang jika bagian tubuhnya sedang pegal"
Tidak kusangka bahwa cara ini bisa berhasil dalam hal ini.
"Tapi duniamu tidak mengerti sihir bukan,lalu bagaimana!"
Mungkin aku akan menjelaskannya lebih lengkap.
"Lebih singkatnya seperti ini, saat kau menjatuhkanku dan kakiku tidak terasa lagi. Aku disini sadar bahwa sihirmu menyakiti kakiku sampai rasa sakit itu tidak terasa dan aku menyadarinya bahwa sihirmu sempurna namun rasa sakit itu terasa jika terlalu lama sihir berada di kakiku yaitu selama 1 menit"
Sudah pasti bahwa dia mulai waspada.
"Dan aku menyadari bahwa, mungkin saja hal itu adalah pegal saja"
Dengan ini aku akhiri.
__ADS_1
"Hei sebelum aku mengakhirimu dan pergi dari sini, apakah aku boleh bertanya mengapa kau berbuat jahat?"
Mungkin lebih baik aku bertanya kepadanya terlebih dahuli sebelum bertindak.
"Aku sendirian"
Dia menatap kebawah dengan mengatakan bahwa dirinya selalu sendirian.
"Apa yang kau maksud"
Aku menatapnya dan nampak wajahnya sedih.
"Aku sendirian dan tidak tahu harus bagaimana untuk mencari teman, aku dari dulu tidak memiliki teman sama sekali dan hanya tinggal di istana besar tanpa adanya ras manusia yang sama sepertiku. Sekelilingku hanya ada iblis dan karena bosan dengan hal itu aku berkeliling ke kota manusia, dan disana aku menemukan seorang yang cantik yaitu putri lalu tanpa sebab aku menculiknya untuk dijadikan teman"
Jadi itu alasan kenapa dia menculik sang putri.
"Aku minta maaf"
Lebih baik aku saja yang meminta maaf kepadanya.
"Eh... kenapa"
Sudah jelas bahwa saat dia menatap kebawah, dia sedang menangis.
"Kau tahu, dulu di duniaku semua anak-anak tidak mengenal satu sama lain namun tanpa memperkenalkan diri mereka maka hari demi hari mereka jadi akrab satu sama lain"
Lebih baik mengikuti pemikiranku untuk kali ini saja.
"Mau kah kau jadi temanku?"
Dengan tersenyum menatap ke arahnya, aku mengajaknya untuk berteman.
"Apa yang kau maksud?"
Dia menatapku dengan tetesan air yang keluar dari matanya.
"Sudah jelas bukan bahwa aku ingin menjadi temanmu, lalu kita bisa berpetualang mengelilingi dunia ini bersama"
Itu lebih baik dari pada aku harus melawan wanita cantik seperti dirinya.
"Tapi aku sudah berbuat buruk kepada kalian"
Ya mungkin saja mereka butuh beberapa waktu untuk memaafkan dirinya.
"Tidak apa-apa, nanti biar aku saja yang urus"
Sesaat dia tersenyum dan membatalkan sihirnya kepada mereka berempat yang sedang terikat.
"Dimana-dimana monsternya!"
Ya, mereka untung sudah sadar dan terkejut melihat penyihir hitam dari dekat.
"Huwaa...!, dia.... dia sang penyihir hitam"
Dan lagi, ketakutan mereka sudah berlebihan.
"Oi.. oi... sudah tidak apa-apa"
Sesaat setelah aku berbicara, mereka bertiga langsung bersembunyi di belakangku karena ketakutan dan sang putri yang tidak tahu apa-apa kini sedang ketakutan di tempat dia berdiri.
"Teman-teman, kini aku kenalkan kepada kalian. Dia sang penyihir hitam akan bergabung dalam KLAN kita"
__ADS_1
Mereka terkejut dan pingsan, ya memang ini hal yang baru dan kini aku katakan bahwa QUEST sudah selesai.