SARYONO MASUK ISEKAI

SARYONO MASUK ISEKAI
QUEST MENCARI OMA


__ADS_3

Setelah kejadian pagi tadi dengan banyak nya wanita yang menyerbuku, Kami mulai mencari ke seluruh kota dan menyelidiki tempat hilangnya OMA agar lebih cepat kami mencari tahu petunjuk.


Melihat dari tempat hilangnya ini, aku menyadari bahwa menara yang di tempati oleh OMA waktu itu sangatlah tinggi.


Maka sulit jika pencuri biasa mengambil OMA dari ketinggian yang luar biasa ini.


"Mustahil bukan jika pencuri biasa mengambil dari puncak menara setinggi seratus meter lebih ini"


Kami berdiskusi agar menemukan sebuah petunjuk yang jelas dengan di temani oleh ketua GUILD.


"Tapi aku hanya melihat sebuah awan hitam di atas menara yang membuat OMA itu hilang"


Mustahil menurutku karena di dunia ini para penyihir tidak bisa terbang dan juga tidak ada yang menciptakan sihir terbang sama sekali.


"Lalu apa?"


Kami sedang berpikir dengan melihat ke arah menara itu dan tanpa aku sadari bahwa Morca telah menemukan sebuah petunjuk.


Morca mencari di belakang menara dan menemukan bahwa dia melihat sebuah bulu berwarna cokelat keemasan.


"Hey lihat ini"


Bulu itu bersinar dengan warnanya yang belum aku lihat sebelumnya.


"Bulu apa itu?"


Sebuah bulu yang menunjukan satu petunjuk bagi kami untuk lebih cepat menemukan OMA tersebut.


"Tidak salah lagi"


Chain nampak mengetahuinya dan ingin memberitahu kami bahwa:


"Ini adalah bulu dari GRIFIN"


Grifin, sebuah makhluk atau hewan dari dunia ini yang belum aku lihat.


"Grifin itu apa?"


Mereka nampak terkejut mendengar hal itu, namun diriku yang belum tahu jelas apa itu GRIFIN kini sedang bertanya ke mereka.


"Itu adalah makhluk legendaris yang hidup di pegunungan hijau, Grifin sangat menyukai benda bersinar atau emas dan dia akan menyimpan hartanya tersebut dengan aman tanpa tercuri satupun.


Mendengar hal itu aku menyadari bahwa di dunia ini pencuri bukan hanya manusia saja.


"Grifin akan menjaga hartanya dan siapa saja yang mendekat maka mereka akan di serang habis-habisan"

__ADS_1


Tidak ada pilihan lain bagi kami untuk diam disini, lebih baik jika kami terus untuk melanjutkan perjalanan dan mencari OMA tersebut sebelum para wanita itu mengejarku kembali.


"Lalu bagaimana, apa kita harus mencarinya ke sarang Grifin?"


Chain bertanya kepada kami dan sudah tentu bahwa aku akan menerima hal itu.


"Ayo-"


Saat aku mengatakan untuk pergi.


"Tidak-"


Mereka bertiga malah memilih untuk tidak datang ke sarang GRIFIN.


"Kenapa"


Aku tidak tahu kenapa mereka menolak hal itu dan apa sebab di balik penolakan tersebut.


"Kau tidak tahu bahwa di dekat setiap sarang Grifin maka akan ada danau yang di penuhi dengan makhluk bernama SLIME, makhluk itu adalah pemakan pakaian yang dimana akan memburu pakaian kami jika melewati atau di dekat danau itu"


Dan hal itupun aku juga baru tahu bahwa ada SLIME pemakan pakaian.


"Oh jadi Slime seperti itu ya, tapi kita tetap harus berangkat bukan demi para penduduk desa"


Dengan semangat aku mengatakan hal itu agar cepat menyelesaikan misi dan melihat danau yang di penuhi dengan SLIME.


Namun mereka malah menyangka diriku telah berpikiran jorok karena pemikiran laki-laki selalu begini saat ada kesempatan.


"Yah sudah kalau begitu kita tidak ada peluang untuk mencarinya"


Aku mengerti hal itu tapi yang jelas bahwa kami lebih baik membatalkan QUEST ini dari pada mereka semua terkena masalah.


"Anu..."


Saat kami sedang berbincang untuk membatalkan QUEST ini, ketua GUILD mengatakan sesuatu kepada kami.


"Disini ada sebuah terowongan dimana terowongan itu mengarah langsung ke sarang Grifin karena bekas dari penambangan emas dulu jadi bagaimana kalau kalian lewat sana saja"


Mungkin itu adalah ide yang bagus.


"Apakah itu bisa berhasil"


Ya, untuk itu kami lebih baik menanyakan hal bagaimana kami bisa melewati tempat itu dan apa saja ancamannya.


"Ya, tapi disitu terdapat satu makhluk yang membuat penambangan berhenti, makhluk itu bernama MUGONG dan dia adalah cacing besar pemakan segala"

__ADS_1


Aku takut saat aku mendengar kata cacing karena saat di duniaku dulu aku sangatlah takut akan cacing baik besar maupun kecil.


"Tidak itu"


Saat aku mencoba untuk menolak hal itu, mereka malah menerimanya.


"Itu bagus"


Dasar mereka tidak membiarkanku untuk menjawab, dan untuk itu aku akan menjelaskan ke mereka.


"Tunggu dulu"


Aku memotong pembicaraan mereka dan menjelaskan secara rinci.


"Ada apa yono"


Nampak tenang wajah dari mereka berempat menjawabnya.


"Sebenarnya aku takut akan cacing jadi lebih baik jika kita tidak lewat sana"


Rasa malu ini lebih baik aku pendam dari pada aku harus bertemu dengan makhluk aneh itu.


"Hahahaha, kau takut akan makhluk aneh itu "


Elsa menertawaiku dengan Morca yang menahan tawanya namun dilihat dari wajahnya dia sedang menertawaiku.


"Tidak apa-apa Yono, makhluk itu tidak berbahaya dan di tambah lagi dia tidak bisa melihat sama sekali jadi tidak apa-apa"


Dengan tenang Chain menjawab hal itu namun diriku masih takut akan hewan yang bernama cacing.


"Tapi"


Aku sudah tidak bisa menjawab dan menolaknya karena semua orang di KLANku menerimanya.


"Bagaimana kalau saat di sana nanti, kau di belakang kami saja"


Mungkin itu lebih baik, tapi bagaimana jika dari belakang masih ada.


"Ya, kau di belakang kami saja nanti"


Mudah kalian bicara dan menerimanya namun aku masih memiliki rasa takut untuk melihat jika makhluk itu ada di depanku.


"Huh..."


Dengan ini kami berangkat ke tempat GRIFIN berada dan kami tetap melewati tambang bekas itu.

__ADS_1


Aku tidak bisa menolak mereka karena di mata mereka hal itu nampak mudah dengan aku di posisi paling belakang.


Semoga saja aku tidak melihat makhluk besar itu.


__ADS_2