
Pagi yang cerah ini aku bangun dengan hangatnya sinar matahari yang masuk dari jendela rumah yang sedangku tinggali.
Burung berkicau layaknya membangunkanku untuk cepat berdiri dari tempat tidur.
Pepohonan disini memberikan udara segar yang membuat diriku ingin segera bangun dan memulai berpetualang kembali.
Rumah yang pas dengan posisi tepat di dalam hutan, diberikan oleh para warga disini karena telah berhasil mengalahkan monster besi yang akan menyerang kota waktu itu.
Lumayan menguntungkan tapi aku masih berpikir bahwa pemberian mereka terlalu besar untuk kami berempat.
"Pagi"
Saat aku keluar dari kamar dan turun untuk menyiapkan sarapan, aku melihat Zora yang sudah menyiapkannya dengan makanan asli dari dunia ini.
Aku baru menyadari bahwa Zora pandai dalam hal memasak dan diriku juga baru melihat makanan asli dari dunia ini.
"Wah bau apa ini"
Sesaat setelah itu aku melihat Chain dan Elsa yang baru saja bangun.
"Pagi"
Melihat Zora yang sudah menyiapkan makanan, membuat mereka berdua seketika semangat.
Mengkin aku baru melihat makanan seperti ini tapi nampaknya terlihat enak untuk dimakan bagi lidah orang yang bukan dari dunia ini.
"Apa ini Lidah Sapi?"
Tanya dari Elsa membuatku berhenti bergerak saat mengambil nasi, Kata dari lidah sapi itu membuatku terkejut dan baru menyadari bahwa masakan seperti itu disini dijadikan sebuah sarapan.
__ADS_1
"Iya benar dan bagaimana rasanya nanti"
Mereka nampak santai dan terlihat biasa saja melihat hal pertama yang aku lihat bahwa lidah sapi disini di jadikan makanan pokok.
"Apa itu lidah sapi?"
Untuk sekarang aku tenang dulu dan harus memahami arti di dalam dunia ini, bersikap biasa agar tidak membuat panik.
"Oh… ini lidah sapi asli"
Lidah sapi asli, aku baru mendengarnya dan seketika saja diriku terdiam.
Memikirkan bahwa lidah sapi adalah sesuatu yang aneh, terdapat di dalam mulut sapi selama mereka hidup dan telah memakan berbagai banyak sekali rumput membuatku melihatnya saja tidak mau.
Saat aku kecil dulu aku pernah ke rumah kakekku saat libur setelah tes sekolah dan memberi makanan untuk sapi milik kakek, hingga aku melihat bahwa semua rumput dari bekas kotoran miliknya juga bisa sapi makan.
"Memangnya dari bahan apa ini?
Dengan badan yang gemetar aku bertanya kepada Zora.
Setelah Zora mengatakan hal demikian aku merasa tenang, tapi masih saja memikirkan bahwa nama itu membuatku jijik.
"Ara Yono, apakah kau juga baru menyadari hal ini"
Seperti biasa bahwa Chain selalu saja menertawaiku.
"Memangnya kenapa!"
Aku memang baru di dunia ini dan mengenal dari nol layaknya bayi.
"Ara ara seperti bayi saja"
__ADS_1
Sembari sarapan aku selalu berdebat dengan Chain yang selalu menertawaiku.
Sesaat setelah itu ada orang datang mengetuk pintu rumah kami.
"Siapa?"
Nampaknya mereka bertiga tidak tahu siapa yang datang ke rumah kami.
"Biar aku yang membukanya"
Untuk memastiknannya, Elsa datang untuk membukakan pintu dan mengetahui siapa tamu itu.
Setelah mendengar Elsa yang sudah membukakan pintu untuk para tamu, kami hanya mendengar sebuah obrolan dari sini yang tidak nampak jelas.
Lalu seketika saja aku mendengar bahwa mereka mencoba untuk memaksa masuk.
"Saryono mana! Saryono ada disini kah"
Perempuan dengan baju yang sangat bagus layaknya tentara dengan berteriak namaku, wanita ini seperti mencari diriku secara paksa.
Berteriak seakaan tidak ada orang di depannya dan juga mengucapkan namaku itu yang membuatku bosan akan ucapannya.
"Aku saryono"
Setelah aku memberitahukan diriku kepadanya, perempuan itu seketika menatapku dan mendekat padaku dengan berkata.
"Kau ya, sekarang semua anggota KLAN milikmu dipanggil oleh Raja untuk menjalankan sebuah QUEST"
Kenapa dengan wanita ini, tingkahnya yang aneh beserta tegak seperti layaknya laki-laki membuat diriku merasa takut padanya.
"Baiklah kami akan segera bersiap"
__ADS_1
Kami berempat bersiap untuk segera menjalankan sebuah QUEST dari sang Raja, tapi bukankah sebuah QUEST harusnya dari GUILD untuk kota ini dan bukan dari seorang perajurit.
Merasa gugup dan belum menyadari bahwa akan seperti apa QUEST dari Raja disini, beserta baru pertama kali kami akan mengunjungi kerajaan asli didaerah ini.