
Kami menuju ke sebuah tempat dimana air sungai ini di tahan sampai tidak mengalir ke arah sarang Grifin.
Dengan di pandu oleh Grifin sendiri, kami menaikinya dengan penuh hati-hati agar tidak terjatuh.
"Wow aku terbang menggunakan Grifin"
Atau hanya aku saja yang berhati-hati disini karena mereka berempat nampak menyukainya.
"Ini sangat menyenangkan"
Zora yang biasanya ketakutan kini sangat gembira menaiki sebuah makhluk yang belum pernah dia temui.
"Aku bisa melihat gunung es dari sini"
Elsa mengatakan bahwa dia melihat sebuah gunung es, tapi aku baru tahu bahwa disini juga ada gunung es yang putih dengan di lelilingi oleh asap hitam.
Aku penasaran dan ingin tahu apa gunung es itu serta kenapa ada asap hitam di kelilingnya.
"Itu gunung es, dan kenapa ada asap hitam di sekelilingnya"
Saat aku bertanya dan Grifin menjawab bahwa:
"Asap itu adalah sebuah asap alami yang keluar dari perut bumi"
__ADS_1
Lalu Morca juga ikut menjawab dengan mengatakan:
"Tapi asap itu adalah asap paling berbahaya, walaupun indah dan bagus untuk di pandang hingga membuat kita ingin pergi kesana, tapi asap itulah hal paling berbahaya di seluruh benua ini"
Aku baru tahu dan kenapa hal itu bisa membahayakan semua makhluk.
"Kenapa bisa sampai berbahaya begitu"
Aku dengan rasa penasaranku ingin terus bertanya.
"Semua makhluk yang sudah ada di dalam asap itu akan hilang dan tidak bisa kembali, baik makhluk besar maupun kecil"
Grifin menjawab begitu dan aku kaget karena ada asap yang sekuat itu di isekai ini.
"Memangnya ada makhluk apa di dalam sana?"
"Kita sudah sampai"
Benar bahwa ini adalah sebuah bendungan buatan manusia yang di buat agar air tidak mengalir ke sungai tempat Grifin tinggal.
"Benar bahwa sungai ini telah di hentikan, tapi siapa yang membuat ini"
Kami masih di atas dan belum turun ke tanah karena sedang memantau serta mencari tahu asal dari siapakah yang mencoba membuat bendungan ini.
"Itu... itu... bukankah itu... DARK ELF"
__ADS_1
Dark elf?.
"Apa itu Dark Elf?"
Aku tidak mengerti apa itu Dark Elf, apakah sama dengan Elf biasa atau tidaknya.
"Itu adalah para Elf dengan kulit yang berbeda, mereka tinggal di hutan yang berbahaya walaupun dengan sihir yang kecil tapi mereka bisa meneruskan populasi mereka sampai sekarang"
Jadi begitu bahwa mereka masih satu jenis Elf dengan warna kulit yang berbeda.
"Bukankah lebih baik kita turun untuk mencari tahu mereka"
Saat aku berkata begitu dan semua mengatakan bahwa:
"Apa yang kau pikirkan!"
Eh... aku masih tidak mengerti kenapa.
"Apa kau tahu bahwa Dark Elf sangat waspada terhadap orang luar, mereka sangat susah untuk kita ajak berteman dan walau beberapa Dark Elf keluar dari kelompoknya untuk berpetualang tapi mereka sangat waspada dengan fisik mereka yang sangatlah kuat"
Aku baru tahu itu, dan untunglah aku tadi tidak jadi berteriak untuk memanggil mereka para Dark Elf.
"Tapi kenapa mereka membangun bendungan ya..."
Saat kami sedang mencari cara untuk mendekati para Dark Elf, aku yang membawa OMA tidak sengaja menjatuhkan benda tersebut.
__ADS_1
"Hmm... eh...!"
Tepat jatuh di kepala Dark Elf hingga membuat sebuah masalah baru sampai Dark Elf itu pingsan terkena jatuhan dari OMA itu.