
Hutan HORIZON, di kenal dengan nama HUTAN KEMATIAN karena banyaknya orang tidak bisa kembali lagi setelah memasuki hutan ini.
Banyak rumor mengatakan ada yang pernah melihat tengkorak hidup berjalan di sekeliling hutan ini saat malam hari.
Mereka mengatakan bahwa tengkorak itu layaknya perajurit perang dengan membawa peralatan tempur dengan jenis ras manusia.
Mendengar cerita itu dari Chain membuat Elsa semakin takut saat sudah jauh masuk ke dalam hutan sekarang.
"Bagaimana ini, disini mulai gelap dan juga pohon tinggi ini membuatku takut"
Elsa sedari tadi hanya berkata demikian dan mengingat memang benar saat ini kita sudah sangat jauh dengan tempat kami mulai masuk.
"Diamlah dan dengar itu"
Chain berkata demikian saat Elsa ketakutan dan nampaknya Chain telah mendengar sesuatu.
Aku tidak bisa mendengarnya tapi aku bisa merasakan seakan energi aneh kini ada di depanku.
"Apa.. ada apa?"
Elsa menanyakan hal itu dengan ketakutan.
"Dia telah tiba"
Tiba dan Dia, siapa dan apa bentuknya aku tidak tahu sama sekali.
"Apa maksudmu tengkorak hidup?!"
Tengkorak hidup dan memang benar bahwa inilah tempat mereka berasal, dengan berkata demikian Elsa ketakutan melihat kedepan dan benar bahwa tengkorak itu muncul.
Besar dengan membawa tongkat yang ujungnya besi runcing layaknya perajurit perang.
"Apa kau yang menghilangkan semua orang saat sedang melewati hutan ini?"
Chain berkata demikian dan mebentak kepadanya.
"Nampaknya tengkorak itu tidak menjawabmu Chain"
Tengkorak tersebut diam dan benar bahwa jika tengkorak yang sudah tidak memiliki anggota tubuhnya memang tidak bisa berbicara.
"Ya kau benar dan hati-hati Yono, dia akan mulai menyerang"
Tengkorak itu sudah berancang-ancang dan siap untuk menyerang kami bertiga, dengan menggukan tombaknya yang tajam tengkorak itu melompat ke arah kami dan menyerang kami.
"Awas!!"
__ADS_1
Kami berhasil menghindar namun nampaknya tengkorak itu sangatlah tangguh hingga dia bisa berdiri kembali saat lompatan tinggi itu terjadi padanya.
Tapi tunggu, setelah tengkorak itu kembali bangun, kenapa dia malah mengejarku.
"Yono cepat lari!"
Ya benar, yang aku lakukan haruslah lari tapi mau sampai kapan harus begini.
"Tolong aku!"
Aku berteriak demikian saat di kejar oleh tengkorak setinggi tujuh meter dengan tongkat yang berbalut besi tajam diujungnya.
Sementara aku berlari menghindar, mereka berdua nampak merencanakan sesuatu.
"Dengar Elsa, kau bisa menggunakan sihir pengusir hantu bukan?"
Chain menanyakan itu kepada Elsa.
"Iya tapi tengkorak itu terlalu besar dan juga gerakannya sangatlah cepat hingga aku tidak bisa membacakan mantraku kepadanya"
Elsa mengatakan itu dan Chain tahu bahwa Elsa bisa menggunakan mantra pengusir hantu.
"Yono!, buatlah agar tengkorak itu berhenti berlari!"
Chain mengatakan hal itu kepadaku.
"Hah.. bagaimana caranya?"
"Cobalah untuk naik ke salah satu pohon tinggi disana!"
Chain mengatakan hal demikian dan aku harus bisa menghentikan ini.
Aku memanjat satu pohon tinggi disana dan nampak bahwa tengkorak itu tidak bisa menaiki pohon ini dan menatapku dari bawah.
"Cepat baca mantranya Elsa"
Chain mengatakan dengan segera ke Elsa.
"Baik, RYTEQRUOKITUH MUSNAHLAH WAHAI HANTU"
Elsa membacakan mantra itu dengan bacaan awal seperti waktu itu.
Lalu aku melihat lingkaran aneh di bawah tengkorak itu yang mengeluarkan cahaya hijau menyala, aneh bahwa cahaya hijau tersebut seakan menyakit tengkorak itu.
Tapi setelah cahaya itu pudar, tengkorak tersebut malah tidak lagi tersakiti dan malah menyerang kembali aku yang masih di atas pohon.
"Apakah itu tidak berhasil"
__ADS_1
Elsa mengatakan demikian.
"Tidak itu berhasil, tapi sayangnya tengkorak itu memiliki tingkatan yang tinggi"
Benar kata Chain bahwa tengkorak ini nampaknya bertingkat tinggi.
"Apa kau hafal mantra tadi yono!"
Chain berteriak kepadaku dengan berkata demikian.
Mantra, sebuah mantra tadi tapi aku apakah bisa menghabisinya, tidak.. percaya dirilah aku. Aku akan menggunakan mantra itu untuk menolong RATU di negeri yang sedang aku tuju dan ini adalh QUEST pertamaku.
"Baiklah aku akan mencoba"
Dengan mengingat mantra tadi dengan ucapan tanpa awalan dari sebuah kata aku mengucapkan:
"MUSNAHLAH KAU HANTU"
dengan memperpendek bacaan dan juga konsentrasi agar tidak gagal aku berkata demikian.
Setelah itu lingkaran sihir itu datang lagi namun dengan bentuk yang lebih besar dengan cahaya hijau yang seakan lebih tebal di banding dengan milik Elsa.
Nampak bahwa sinar dari lingkaran membuat tengkorak itu seakan kehilangan sendi atau hal yang memasangkan semua bagian dari tubuhnya hingga membuat tengkoraknya jatuh berantakan.
Cahaya dari matanya mulau memudar dan saat aku turun untuk melihatnya ternyata tengkorak itu sedang mengatakan sesuatu walau suaranya tidak keluar sama sekali dari mulutnya.
Kata-kata dari mulutnya tidak jelas untuk di ketahui dan nampak bahwa cahaya di matanya sudah hilang.
"Yono! Apakah kau tidak kenapa-kenapa?"
Mereka berdua menghampiriku dan melihat jelas tengkorak yang melebur seakan telah hancur ikut bersama angin di hutan ini.
Dengan meninggalkan tongkat yang telah dia gunakan kami menyembunyikan hal itu di bawah pohon besar dan meniggalkan hal itu selayaknya sebuah kuburan.
"Kau hebat Yono, sekali lagi telah mengalahkan sesuatu yang luar biasa"
Mereka berdua memujiku tapi hal itu adalah sebuah kebetulan.
"Sudahlah jangan dipikirkan"
Namun chain malah menertawaiku karena hal tadi saat aku dikejar bahwa aku lari ketakutan.
"Tapi kau tadi berlari ketakutan bukan, hahahaha itu membuatku tertawa hahahaha"
Nampak lucu tapi itu terasa aneh.
"Berisik lah, aku tadi hanya baru pertama kali melihat hal itu"
__ADS_1
Perjalanan dihutan ini kami sudah mengalahkan penghalang terkuat yang tinggal disini dan kini hutan ini sudah aman untuk dilewati.
Lalu saat kami melihat cahaya di depan kami, kami bertiga melihat kota HARDHORIZON.