SARYONO MASUK ISEKAI

SARYONO MASUK ISEKAI
DARK ELF ll


__ADS_3

Gawat ini benar-benar gawat... aku harus bagaimana ini untuk mengatasi hal ini.


Jika Dark elf tahu kita ada di atasnya maka mereka akan langsung pergi meninggalkan hutan ini.


"Aduh... ini apa dan siapa yang menjatuhkan benda ini"


sepertinya dia sudah tahu saat wajahnya menatap ke atas dan melihat kami yang sedang menaiki Grifin besar.


"Apa yang kau lakukan yono!"


Sudah pasti mereka akan marah.


"Tidak... aku tidak sengaja"


Memang benar tadi itu adalah sebuah ketidak sengajaan.


"Yang pertama kita harus segera turun dan menjelaskan, aku pernah dengar bahwa mereka bisa untuk di ajak berteman jika kita ramah"


Kami turun mengikuti perintah chain dan menemui Dark elf yang terkena OMA.


Saat kami sudah turun dan melihat wajahnya, wajahnya nampak sekali ketakutan.


"Anu..."


Aku tidak bisa berpikir dengan wajah seperti itu di depanku.


"Siapa kalian... dan... dan... makhluk aneh apa itu"


Sudah jelas bahwa kita membawa Grifin dan dia nempaknya tidak tahu Grifin ini.


"Oh ini adalah Grifin, dan kami minta maaf atas kejadian tadi"


Chain menjelaskan kepadanya dan dia masih saja ketakutan melihat Grifin ini, ya memang ini adalah makhluk legenda yang sulit untuk di temui jadi semua makhluk juga takut jika baru melihat ini.


"Bukan itu yang aku maksud, itu... kenapa makhluk itu tidak memiliki benjolan di dadanya, beserta rambut di kepalanya tidak panjang sama sekali... dia seperti kera aku takut kepadanya"

__ADS_1


Arti yang baik, cuman itu bukanlah pujian.


"Hahahaha... kera... kau kera... yono"


Apa yang mereka tertawakan, dan cepatlah meminta maaf ke setiap orang yang bernama yono di duniaku.


"Apa kau benar-benar kera?"


Kenapa dia menanyakan hal itu kembali.


"Sudah pasti bukan, aku ini adalah manusia murni dari keturunan yang sangat langka"


Dan itu adalah keturunan dari ibu dan ayahku yang aku kagumi.


"Jadi aku adalah manusia asli dan bukan dari jenis ras manapun"


Ada apa dengan sifatnya, mungkinkah disini tidak ada laki-laki"


"Ooh... aku minta maaf sebelumnya, aku tidak mengerti sama sekali tentang hal itu"


"Sebelum itu apakah aku boleh bertanya, apakah di ras milikmu itu semua laki-laki memiliki benjolan di dadanya"


Ini adalah pertanyaan untuk memastikan saja... ya untuk memastikan saja bahwa apakah ada laki-laki yang seperti itu.


"Tidak... di ras milikku ini tidak memiliki pejantan sama sekali dan setiap musim panas tiba di ras kami para betina akan pergi dari kelompok untuk mencari pasangan"


Ooh... jadi begitu, jadi jika musim panas tiba ras mereka akan selalu menjari pasangan sendiri, tapi apakah anak mereka selalu perempuan.


"Aku ingin bertanya lagi, apakah semua anak kalian itu perempuan"


Jika semua anak disini perempuan maka mustahil untuk mereka bertahan hidup.


"Ya, kami dikutuk untuk tidak menghasilkan anak laki-laki sejak dua puluh tahun lalu"


Jadi begitu, nampaknya aku sudah terlalu banyak menanyai dia sampai dia sudah tidak takut lagi kepada kami.

__ADS_1


"Kau ini sudah terlalu banyak menanyainya yono, perkenalkan namaku Chain penyihir api, ini Elsa penyihir penyembuh, ini Zora sang penyihir angin, dan ini Morca sang penyihir kegelapan, lalu yang berbeda sendiri ini adalah Yono"


Chain memperkenalkan diri kami masing-masing dan kini kami sudah mulai akrab untuk berbicara.


"Ooh.. namaku Eins dakurechaff, aku adalah Dark Elf yang tinggal disini. Dan bolehkan aku bertanya sesuatu"



Jadi dia adalah Dark elf asli dengan mata yang biru dan juga kulitnya berwarna kecoklatan.


"Apakah yono itu adalah pejantan"


Tolong untuk tidak menjawab pertanyaan itu, dan jika di teruskan maka.


"Ya dia pejantan"


Kenapa mereka menjawab, sudah pasti ini seperti singa betina yang sedang memburu para pejantan bukan.


"Sudah kuduga, jadi bolehkan dia untuk menjadi pasanganku"


Eh... apa yang orang ini katakan.


"Sebenarnya aku sedang di suruh mencari pasangan dan sekarang sudah mulai musim panas jadi, aku ingin dia menjadi pasanganku... boleh"


Apa ini... nampak seperti aku ini adalah orang yang sangat populer, wajahku tidak tampan-tampan sekali dan aku dulunya hanya orang yang biasa duduk sendiri tapi disini aku selalu di perebutkan, isekai hebat!.


"Tunggu dulu, memang dia tidak memiliki pasangan tapi bukan berarti dia boleh di ambil"


Seakan diriku disini terasa seperti barang bawaan.


"Ya... dan dia adalah milikku"


Morca tiba-tiba saja berbicara seperti itu dan kondisi disini semakin sulit untuk di cegah, setiap orang sedang ribut akan hal sepele yang entah kapan ini akan berhenti.


"Kenapa dengan para makhluk kecil ini"

__ADS_1


__ADS_2