Sejarah Kelam

Sejarah Kelam
26. Pernikahan Tiara dan Asad 2


__ADS_3

Sepanjang perjalanan menuju Lembang, Tiara hanya terdiam. Saat Asad melihat ada kantor catatan sipil, dia menghentikan mobilnya dan menarik Tiara agar mengikuti.


" Kami ingin mendaftarkan pernikahan kami berdua," Ucap Asad saat mereka sudah berada di dalam kantor. Tiara melihat ada kertas dan pulpen tergeletak di meja. Saat Asad sibuk mengurus masalah pernikahan mereka, Tiara secara diam-diam menulis surat di kertas itu.


" Laki-laki ini memaksaku untuk menikahinya, tolong hubungi keluargaku, sampaikan Tiara baik-baik saja, Asad merawat dan menjagaku dengan penuh cinta. Tiara meninggal kan nomor telpon kak Dika. Terima kasih atas bantuan bapak," Lalu Tiara menutup surat yang di titipkan itu dengan buku, agar tidak terlihat oleh Asad.


Setelah semua berkas tersedia, mereka mengucapkan ikrar ijab qabul dengan perwalian mempelai wanita kepada petugas.


Asad mengatakan bahwa Ayah calon istrinya sudah meninggal, saat ditanya. Tiara hanya mengangguk. Mereka akhirnya resmi menjadi suami istri setelah keduanya sepakat untuk menandatangani surat nikah tersebut.

__ADS_1


Setelah selesai, Merekapun melanjutkan perjalanan. Tiara memberikan kode kepada petugas tersebut agar membuka buku yang ada di atas mejanya.


Semula petugas itu merasa heran, kenapa perempuan itu seperti main mata dengan dia. Berkali-kali menunjuk buku di atas mejanya dengan kode matanya. Cukup lama petugas itu kebingungan dengan maksud Tiara.


Tak berapa lama, kemudian petugas itu mengambil buku di atas mejanya, karena membutuhkan untuk mencatat sesuatu. Dia terkejut saat mendapatkan sepucuk surat, permintaan bantuan. Dia mengkerutkan dahinya saat membaca pesan tersebut.


" Hallo, apa ini keluarga mba Tiara? Oh ya. Saya adalah petugas catatan sipil. Saya di mintak tolong oleh seorang wanita muda, bernama Tiara." mendengar nama Tiara, Dika segera bertanya keberadaan Tiara kepada laki-laki di sebrang sana.


"Dia baik-baik saja, dia bilang. Asad memaksa dia untuk menikah dan mereka berdua sudah resmi secara hukum sebagai suami istri, baru saja mereka mendaftarkan pernikahan mereka di kantor kami." jawab petugas itu menjawab setiap pertanyaan Dika.

__ADS_1


" Mba Tiara bilang jangan khawatir, Asad menjaga dan merawat dia dengan penuh cinta." setelah menanyakan alamat si penelpon, Dika bergegas untuk pergi ke Bandung. Berusaha mengejar Dika, yang katanya baru saja pergi dari kantor tersebut.


Asad merasa bahagia sekali karena wanita pujaan hatinya sudah resmi menjadi istrinya.


Tidak ada hal yang dia takutkan sekarang. Asad segera membawa Tiara ke villa pribadi di Lembang.


Asad adalah putra satu satunya keluarga Mahardika. Selain dia punya bisnis keluarga, Asad juga ada mengelola usaha sendiri, makanya di usia muda sudah punya banyak aset atas nama pribadi dia.


Orang tua Asad selalu sibuk dengan bisnis dan selalu membuat Asad kesepian di rumah. Oleh karena itu, untuk membunuh kebosanan Asad menginvestasikan uang jajanan bulan dia yang puluhan juta itu ke dalam bisnis pribadi miliknya, diluar bisnis keluarga.

__ADS_1


Asad ingin menunjukkan identitas pribadi walau tanpa nama Mahardika yang melekat dalam namanya, dia bisa hidup dan survive dalam dunia yang kejam dan penuh dengan intrik dan kejahatan.


Setelah sampai di villa yang menjadi tujuan Asad segera menghubungi mang Jono yang biasa mengurus villa tersebut. " Ini istri saya Mang jono, tolong carikan kami bahan makanan, karena istri saya ini suka sekali dengan memasak." perintah Asad yang segera dilaksanakan oleh Mang Jono.


__ADS_2