Sejarah Kelam

Sejarah Kelam
36. Permohonan maaf keluarga Adrian


__ADS_3

Setelah di tunggu-tunggu, akhirnya jenasah ayah Adrian sampai di rumah Pak Suryo. Tangis pecah saat mama Adrian bertemu dengan Susan, mamah Adrian. Mereka berpelukan layaknya sahabat lama, ya mereka memang sahabat lama.


Susan dan Amanda adalah sahabat sewaktu kuliah dulu. Entah bagaimana cerita yang terjadi antara Amanda dan Andi, sampai mereka bisa menikah. Tapi saat ini fokus mereka adalah meminta persetujuan keluarga Susan untuk memakamkan Jenasah ayah Adrian di sebelah makam Bastian, ayah Dika.


Dika masih belum menerima perbuatan ayah Adrian, tapi mengingat persahabatan dia dam Adrian yang lalu, Akhirnya Dika memutuskan untuk mengijinkan pemakaman itu.


Setelah selesai prosesi pemakaman, mereka kembali ke rumah Pak Suryo. Mereka masih nampak tegang saat Adrian membuka kembali percakapan diantara mereka.


" Tante Susan, sebelum meninggal, papah menitipkan surat ini untuk Tante." Adrian menyerah kan surat itu yang di sambut dengan perasaan haru Susan.


Assalamualaikum


Saat kau membaca surat ini, itu artinya saya telah meninggal kan dunia ini. Maafkan saya, yang telah merusak kebahagiaan keluarga kalian. Dendam karena Bastian merebut kamu dari sisiku, membuatku gelap mata. Tapi saat aku sadar, aku sangat menyesalinya. Setelah mendengar kabar meninggalnya Bastian, Aku mencari kalian sekeluarga seperti orang gila.


Susan, apa kamu masih ingat janji kita? Tak perduli ruang dan waktu, tidak akan pernah memisahkan cinta kita berdua. Aku mencari kamu seperti orang gila. Berniat menikahi kamu. Tapi kamu hilang tanpa bekas. Membuat aku kebingungan dan sangat putus asa. Saat aku memutuskan untuk mengakhiri hidupku, Amanda hadir. Dia membuat hidupku berubah. Dia menolongku keluar dari keterpurukan. Kami menikah dan akhirnya mempunyai seorang anak, Adrian.


Sungguh sangat tidak disangka, bahwa Adrian pernah hampir menjadi menantu kamu. Sejarah kembali berulang, Tiara calon istri Adrian di culik oleh Asad. Anak pertama dari Baskoro. Entah karma apa yang terpaut antara kita berlima. Karma buruk.


Sejarah kelam yang menorehkan banyak luka di hati kita semua. Persaudaraan Empat sekawan hancur karena cinta . Cinta yang di salah artikan. Bila ada cinta, seharusnya ada saling mengerti. Bahwa cinta tak harus selalu memiliki, dengan itu hidup menjadi lebih indah dan bermakna.


Tolong maafkan kesalahan dan kehilangan saya di masa lalu. Saya telah mengurus semua pengembalian aset atas perusahaan Bastian. Semoga kalian semua dapat hidup dengan baik dan bisa berdamai dengan masa lalu. Maafkan aku Susan. Cintaku padamu tidak akan pernah mati. Tidak di dunia, semoga kita dipertemukan di akhirat kelak.


Aku cinta padamu Susan.

__ADS_1


Tertanda


Andi


Semua yang hadir dan mendengarkan surat terakhir dari Andi, papah Adrian menangis. Merasakan kesedihan yang dirasakan Andi. mamah Adrian memeluk Susan.


" Sampai akhir, Mas Andi hanya mencintai kamu Susan. Saya mendampingi dia selama 35 tahun, hanya menerima cangkang kosong. Karena semua cinta dia hanya untuk kamu," Susan menangis mendengar itu.


"Amanda, bagaimana bisa kamu mengatakan itu? Andi mendampingi kamu sampai akhir. Aku hanya hidup dalam kenangan dia. Percayalah Andi juga pasti mencintai kamu. Kalau dia tidak mencintai kamu, bagaimana kalian bisa memiliki anak setampan dan sepintar Adrian?" demi mendengar itu, Amanda menangis tersedu di pelukan Susan.


" Asad, kamu akan tinggal dimana? Papah sangat marah ketika mendengar kabar bahwa kamu menculik Tiara. Tapi apabila kalian saling mencintai dan berjanji untuk menjalani hidup yang baik, papah dan mamah akan merestuinya," pak Baskoro menatap Tiara. Cantik, persis seperti Susan dimasa muda.


" Tiara sementara waktu akan tinggal sama mamah, beri waktu saya,untuk memikirkan semua ini," Tiara meninggalkan ruangan itu dan Asad mengikuti dia dari belakang.


" Sayang, apa maksudnya ini? Kenapa kamu memilih tinggal sama Mamah?Lalu bagaimana dengan aku?" Asad mengikuti Tiara yang hendak masuk ke dalam Taxi.


" Jalan pak." Perintah Asad dan menyebutkan alamat tujuan mereka, yaitu apartemen mereka. Tiara menatap tajam ke arah Asad sementara Asad membawa kepala Tiara ke pelukannya. Tiara berusaha menolak. Tapi Asad lebih kuat darinya.


. " Mahluk satu ini, sangat susah bicara dengan dia!" Bathin Tiara akhirnya menyerah.


Setelah sampai ke apartemen, Asad turun. Belum selesai Asad akan bicara, Taxi sudah pergi. Tetapi Tiara tidak turun.


" Sial!"Asad lalu mencari Taxi lain dan mengejar Tiara, yang Asad tahu akan pergi ke mana. Tebakan Asad benar. Tiara pergi ke rumah mamahnya Tiara. Asad tiba disana saat mamah Tiara juga baru datang. Asad langsung mencium tangan mamah Susan.

__ADS_1


" Maaf mah, Asad ingin mencari istri Asad. " Mamah hanya menganguk dan pergi ke kamarnya sendiri. Sejak kemaren dia belum beristirahat dengan benar.


Asad langsung masuk ke kamar Tiara, disana dia dapati Tiara yang tengah menangis sambil memeluk foto keluarga mereka.


" Menangislah sayang, kalau itu akan membuat beban di hati kamu lebih baik. Aku akan selalu disini. Percayalah sayang" Tiara ingin melepaskan pelukan Asad, tetapi Asad malah memeluk dia semakin kencang. Membuat dia merasa sangat sesak. Akhirnya dia menyerah juga.


" Sudah berapa lama, kamu tahu masalah orang tua kita?" Akhirnya Tiara membuka suara walau dengan berat dan serak.


" Sayang, kisah itu adalah masa lalu, kita hidup di masa kita sekarang. Sungguh, saya tidak tahu masalah kisah cinta orang tua kita dahulu. Saya juga baru tahu tadi. Percayalah padaku sayang" Asad berusaha memberikan penjelasan kepada Tiara.


Tiara mencintai Asad . Tapi kenyataan yang mengatakan bahwa ayah dia bekerja sama dengan ayah Adrian untuk menghancurkan perusahaan ayahnya, sehingga membuat ayahnya meninggal karena syock. Menjadi beban bagi Tiara.


" Sayang, lupakan masa lalu dan mari kita sambut masa depan kita." pinta Asad yang akhirnya Tiara hanya mampu mengangguk dan tertidur di pelukan Asad.


Sementara itu, Dika dan Risma juga menjalani situasi yang sama. Dika merasa bingung harus bagaimana dengan pernikahan mereka.


" Mas, bagaimana pun juga, itu adalah masa lalu, lupakan itu. Seperti pesan Om Andi. Dia meminta kita untuk berdamai dengan masa lalu," Risma berusaha meyakinkan suaminya.


Risma tahu, pasti sangat berat menerima kenyataan pahit itu . Dika selama ini hidup tanpa seorang ayah, menanggung banyak hutang setelah kepergian ayahnya. Memulai usaha sendiri tanpa bantuan siapapun.


" Aku tahu sayang, semua adalah masalalu. Kita memiliki Bintang, kalau kita berpisah. Dia yang akan menjadi korban. Akhirnya mereka memutuskan untuk melupakan masalah itu. Dan memulai hidup baru yang bahagia.


Sementara itu, Adrian dan shella kembali ke London dan melanjutkan Management Rumah sakit papah Adrian. Setelah wisuda, Adrian menjabat sebagai Presiden Direktur rumah sakit tersebut.

__ADS_1


Adrian mempunyai seorang putri yang sangat cantik dan ceria seperti mamahnya, mereka memberi nama anak mereka Melati. Semoga kamu menjadi Melati yang mewangi di hati semua orang. Doa kecil dari orang tuanya.


The End..


__ADS_2