
Mereka memutuskan untuk mencari cincin pernikahan, kesehatan papah Adrian semakin drop. Mereka berdua memutuskan untuk mempercepat pernikahan mereka.
Siang itu mereka berusaha untuk bersikap santai walaupun di hati berjuta rasanya. Setelah mencium Adrian, Shella mengerti bahwa dirinya sudah jatuh cinta pada Adrian.
Begitu juga dengan Adrian, karena itu adalah ciuman pertama dia, dan dia merasakan bahwa hatinya bergehup sangat kencang.
" Sejak kamu mencium saya kemaren, hati saya sampai sekarang gak karuan," ucap Adrian saat mereka bertemu lagi siang ini.
" Sudahlah, lupakan. Ayo kita kembali ke rumah sakit. Mamah tadi menelpon katanya papah semakin drop kondisi nya. Mereka ingin kita menikah secepatnya disana. Karena kawatir dengan kondisi papah," mendengar itu Adrian menjadi sangat kwatir.
Adrian mengendarai kendaraannya dengan cepat. Karena takut ada apa-apa sama papahnya. Saat tiba di rumah sakit, petugas penghulu sudah sampai disana dan menunggu mereka berdua.
" Adrian, Shella. Bagus kalian sudah datang. Cepatlah, keadaan papah semakin drop. Dokter meminta kita untuk mempercepat pernikahan kalian,karena itu adalah keinginan terakhir papah kalian." mamah Adrian segera menyongsong mereka berdua dengan kwatir.
" Iya mah!" mereka akhirnya menikah di hadapan papah Adrian.
Setelah pernikahan selesai, selang setengah jam kemudian papah Adrian kemudian terlihat menghembuskan nafas terakhir. Adrian hanya mampu menahan air matanya, dia tahu. Papahnya sudah sangat lama, berjuang melawan penyakitnya itu.
" Allah lebih sayang sama papah!" hanya itu yang di sampaikan mamah Adrian.
Adrian memeluk mamahnya dan mereka segera mengurus kepulangan jenasah beliau ke Indonesia. Papah Adrian berpesan untuk di makam kan di samping Om Bastian. Ayah Tiara. Karena papah ingin bersama beliau. Papah Adrian juga menitipkan sebuah surat untuk mamah Tiara.
Setelah semua diurus, berangkatlah mereka semua menuju Indonesia. Pak Suryo yang menerima kabar bahwa adiknya meninggal dunia, akhirnya menemui Mamah Dika, tante Susan.
" Susan, sebelumnya saya ingin sekali menyampaikan sebuah permohonan maaf, untuk adik saya. Andi. Dialah yang dulu bekerjasama dengan Baskoro untuk menghancurkan perusahaan Bastian. Sehingga membuat suami kamu meninggal." Pak Suryo sengaja mengumpulkan semua orang di rumah dia. Andika, Risma, Tiara dan Asad. Mamah Susan dan juga Papah shella, Om Baskoro dan juga istrinya.
Dia tengah menunggu kedatangan jenasah adiknya, yang menurut kabar akan segera sampai Jakarta beberapa jam lagi.
__ADS_1
" Apa maksud Papah?" Dika tampak bingung.
" Iya Dika, Om Andi adalah Adik papah, beliau adalah ayah dari Adrian. Tadi malam Om Andi meninggal, jenasah beliau dalam perjalanan. Papah mengumpulkan kalian sekeluarga, karena ingin menyampaikan pesan terakhir adik papah. Dia ingin di makamkan di samping papahmu," Dika tampak meremas erat tangannya. Menahan kemarahan yang sekian lama tersimpan di hati dia.
" Andi meninggal?" itu adalah suara Susan.
Pak Suryo mengangguk dan tangis Mamah Dika pun pecah. Dika tampak heran, kenapa mamahnya menangisi laki-laki yang telah membunuh papahnya.
" Kenapa mamah menangis? Kita menderita sangat lama, karena perbuatan laki-laki itu." ucap Dika dengan geram.
" Jadi, Adrian adalah anak musuh keluarga kita?" Tiara bingung dengan situasi ini. Bagaimana mungkin, mereka begitu dekat dengan musuh keluarga mereka, tapi mereka tidak tahu?
" Tiara, Om Andi bukan musuh keluarga kita. Dia melakukan itu karena cinta tak sampai dia kepada mamah. Menjadikan dia gelap mata." Akhirnya mamah Susan menerangkan dan menceritakan semuanya dengan jelas.
Bagaiman dulu, empat sekawan yang terdiri dari Bastian, ayah mereka, Pak Suryo Ayah Risma, Andi ayah Adrian, dan Baskoro ayah Shella. Mereka adalah saudara bahkan sahabat yang selalu bersama dalam segala situasi. Sampai akhirnya datang seorang mahasiswa baru di kelas mereka. Susan.
Tiara dan Asad yang mendengar kisah mamahnya menjadi terhenyak " Ya Allah! Kenapa kisah itu kembali berulang? Sekarang Asad juga menculik saya untuk menikah dengan dia," ujar Tiara tanpa sadar.
" Ya kisah berulang. Sejarah kelam kami, berulang kembali kepada anak-anak kami," ujar mamah Susan.
" Dulu, mamah sangat mencintai Om Andi, dia adalah pribadi yang sangat menyenangkan dan juga tampan. Satu hal yang penting, Om Andi menyatakan cinta dia kepada mamah. Om Suryo dan Om Baskoro tidak pernah menyatakan cinta mereka secara langsung. Hanya secara sembunyi dan rahasia. Membuat mamah penasaran dan tidak mengerti apa maksud mereka."
" Saya takut kamu benci sama saya,kalau saya mengaku cinta padamu." ujar pak Suryo.
" Lalu bagaimana dengan papah mah?" tanya Tiara dengan penasaran.
"Papah kamu pernah menyatakan cinta satu kali sama Mamah, tapi mamah tolak waktu itu. Karena mamah mencintai Om Andi. Hal itu membuat papah kamu gelap mata, dan akhirnya menculik mamah dan memaksa mamah menikah dengan dia," Dika mulai memahami semua situasi itu.
__ADS_1
" Tapi tetap saja, Dika tidak bisa memaafkan Om Andi mah." Dika masih penasaran dengan kelakuan sahabat papahnya itu. Yang menghancurkan usaha papahnya sampai bangkrut dan mengakibatkan papahnya meninggal karena shock.
" Dika, maafkanlah Om Andi. Toh papah dan dia sudah sama-sama meninggal Nak. Mari hidup dengan damai sayang. Memaafkan beliau agar di mudahkan jalan dia menuju Allah SWT. Mamah yakin, beliau juga menyesalai semua perbuatan itu." Susan membujuk Dika.
" Benar Dika, setelah membuat bangkrut perusahaan papah kamu, om Andi mencari keberadaan kalian sekeluarga. Dia sangat menyesal setelah mengetahui papah Kalian meninggal karena usahanya yang bangkrut" Om Baskoro berusaha menceritakan semua dengan jujur.
Flass back On
" Baskoro, tolong cari mereka. Aku akan bertanggung jawab dengan kehidupan mereka." saat itu Andi menemui Baskoro di kantornya.
" Apa kamu masih mencintai Susan?" tanya dia kembali menyelidiki perasaan sahabatnya.
" Saya akan selalu mencintai Susan. Saya akan menikahi dia, dan mengurus semua anak dia, percaya padaku." ucap Andi dengan mantap tanpa keraguan.
" Kamu gila Andi. Apa yang akan mereka rasakan, kalau suatu saat mereka tahu, bahwa kamu yang telah membunuh suami dan ayah mereka?" ucap Baskoro penasaran dengan pemuda itu, Yang dimabukan oleh cinta.
" Cinta Tak Sampai itu sangat menyakitkan Baskoro. Kamu tidak mengerti perasaan saya saat mengetahui Susan sudah menikah dan punya anak. Perasaan itu membunuh saya pelan-pelan. Makanya saya meminta kamu menolong saya untuk menghancurkan Bastian. Saya pikir, setelah melihat dia hancur. hatiku akan bahagia. Tapi hatiku malah semakin menderita." Andi menutup matanya dan mengingat kembali semua kenangan saat bersama Susan. Wanita yang berhasil merebut hatinya
Flash back off
" Tapi Om, berbuat kejahatan dengan mengatasnamakan cinta, itu sangat tidak masuk akal dan menggelikan bagi saya," Dika masih belum terima dengan perbuatan sahabat papahnya .
" Apa karena masalah itu, makanya dulu papah tiba-tiba datang dan menjalin kerja sama dengan perusahaan saya?" tanya Dika kepada Pak Suryo.
" Papah bekerja sama dengan perusahaan kamu, adalah murni karena bisnis. Papah baru mengetahui kamu adalah anak Susan saat melihat Susan datang ke kantor kamu." pak Suryo berusaha menjelaskan agar Dika tidak salah paham dengan niatnya.
" Setelah itu papah minta Sekretaris Burhan untuk menyelidiki perusahaan kamu, setelan yakin bahwa kamu adalah anak Susan dan Bastian, Papah semakin yakin untuk menjodohkan kalian berdua." Dika tampak terkejut . Jadi itu alasan Pak Suryo yang tiba-tiba meminta dia untuk menikah sama Risma? "Betapa naifnya aku, bagaimana mungkin konglomerat macam Pak Suryo mau menikah kan putri satu-satunya kepada dia, bila tidak punya alasan yang kuat? Dan itu adalah alasannya. Untuk meringankan dosa Adiknya yang telah membunuh papahku" bathin Dika penasaran.
__ADS_1