Sekretarisku Idamanku

Sekretarisku Idamanku
Aku butuh Bantuan Kamu!


__ADS_3

"Gimana kalo kita masak ayam kecap, omlet, rendang, dan sayur asem." kata bunda. "oh iya bun dan jangan lupa cuci mulutnya pakai bronis dan dizert" usul Nabila.


"oke ayo kita mulai" jawab bunda.


setelah bertempur selama kurang lebih 3 jam akhirnya semua masakan selesai juga. "alhamdulillah selesai juga ya bun" kata Nabila setelah selesai. "ya udah bila madi dulu ya bun" lanjutnya. "Em kok kamu mandi lagi si bukanya baru aja ya?" tanya bunda heran. "hehe.. iya bun tapi Nabila gerah bun" jawab nabila. "ya udah kalo gitu Nabila mandi dulu Nanti ayah sama bunda tunggu di meja makan" kata bunda mengakhiri.


Selesai mandi Nabila langsung menghampiri ayah dan bundanya. "ayo bil buruan ayah udah laper banget nih" kata bunda melihat kehadiran anaknya. "ih bunda ayah dibawa-bawa" kata ayah tak terima.


kruwuk...kruwuk... bunyi perut ayah.


"hahaha... ayah udah laper banget ya?. maaf ya bila mandinya kelamaan" kata nabila masih dengan tawanya.

__ADS_1


"hehehe.. iya nih. ya udah ayo makan nanti keburu cacing di perut ayah pada ngebom lagi" kata ayah terkekeh. "Ha? kok ngebom si yah?" tanya nabila bingung.


"kan udah saking lapernya jadi bukan cuma demo mereka udah mau ngebom di perut ayah" jawab ayah di susul tawa dari ketiganya. "udah udah kalo ketawa terus kapan makannya. Nanti bukan perut ayah aja yang di bom cacing.cacing di perut bunda juga udah pada demo nih". jawab bunda mengakhiri.


Saat Nabila sedang memakan makanan penutupnya tiba-tiba henponenya berbunyi. "ih siapa sih ganggu orang makan aja" batin Nabila. "sayang... di angkat dong telfonnya siapa tau ada yang penting" kata bunda mengingatkan. "em iya bun sebentar, bila permisi dulu ya" kaa nabila sambil berlalu menjauh.


"assalamu'alaikum?" salam Nabila


"em maaf pak ada apa ya?" tanya Nabila kikuk.


"aku butuh bantuan kamu! cepatlah datang!" kata askar.

__ADS_1


"ke kantor?" kata nabila bingung.


"alamatnya saya kirim ke emai kamu"


"oke. assalamu'alaikum" kata nabila mengakhiri. Tanpa menunggu jawaban dari Askar Nabila langsung memutuskan sambungan teleponenya. "ada apa bil?" tanya bunda penasaran. "itu bun Nabila tadi Nabila di suruh berangkat sama bos bila. Kalo di lihat dari nada bicaranya sepertinya dia sanfat membutuhkan Nabila bun" kata Nabila yang tak ingin banyak di tanyai oleh orang tuanya sehingga memilih menjelaskan terlebih dahulu. "ya sudah kamu siap sipa nanti ayah antar" kata ayah kemudian. " nggak usah di anter yah nanti bila bawa mobil bila aja, kan udah lama juga bila nggak nyetir hihihi" kata Nabila yang tak ingin merepotkan ayahnya. "ya sudah kalo kamu mau nyetir sendiri tapi hati hati" jawab ayah.


****


Nabila turun dwngan tergesa\-gesa. "ayah bunda bila berangkat ya" kata Nabila kemudian. "iya kamu bawa bronisnya ya kan kamu belum sempet makan" kata bunda sambil meletakan box berisi brownis yang tadi di buat Nabila. "makasih bunda. bila berangkat dulu ya bun, yah" jawab Nabila. Nabila berangkat ke alamat yang di kirim oleh bosnya dengan kecepatan sedang. untung saja jalanan tidak macet hari ini.


Hai kak jangan lupa tinggalin jejak ya... di tunggu like dan komennya.... makasih♡♡♡

__ADS_1


__ADS_2