
Muhammad askar widjaya putra kedua dari pasangan Feby ganesa dan Fandi Widjaya memiliki perawakan yang atletis tinggi dan ramping. Memiliki sifat yang dingin, cuek, dan cerdas. Namun dibalik sifatnya yang dingin dan cuek dia memiliki sisi positifnya dia adalah anak yang sayang orang tua,solihah,dan sayang sekali dengan ponakan satu-satunya yang di titipkan kepadanya karena ditinggal mati oleh orang tuanya. Di usianya yang menginjak 25 tahun dia memiliki banyak sekali beban. Ya contohnya itu tadi dia di titipi anak kakaknya karena mengalami kecelakaan. Kadang dia merasa bebannya sangat berat namun ia bukanlah tipe laki-laki yang mudah menyerah jadi ia selalu menguatkan dirinyai sendiri. Sifatnya yang cuek juga ia tunjukan hanya kepada orang-orang yang belum ia kenal saja khususnya untuk wanita. Itu bertujuan agar wanita-wanita yang ingin menggodanya segera menyingkir(sadis banget kan gaess).
Namun kecuekannya bisa di pecahkan oleh seorang wanita. Siapakah wanita itu?
***
"Ehm... kamu baca dan pelajari ini dengan teliti. Saya tidak mau ada yang salah saat kamu presentasi" kata Askar yang tiba-tiba berada di depan meja kerja Nabila sambil menyodorkan 2 lembar kertas. Nabila yang terkejut menjawab dengan terbata-bata."em..em..iya pak"
"Sepuluh menit lagi kita miting"
__ADS_1
"Ha!? Sepuluh menit?"
"Kenapa? Kamu keberatan"
"Nggak pak"
Nabila hanya dapat menerima apa yang di inginkan oleh bosnya."gila apa ni orang sepuluh menit harus baca dan pelajari makalah dua lembar? Sinting emang ya" gerutu Nabila dalam hati.
"Rasain kamu. emang kamu kira gampang jadi sekretaris ku? dulu aja berpuluh- puluh sekretaris mengundurkan diri waktu di singapura. saya akan terus uji kamu seberapa besar kesabaran dan tekat kamu mau bekerja dengan ku" batin Askar. "Em.. pak maaf menurut saya kata-kata yang ini terlalu berbelit sehingga klayen bisa saja tidak yakin jadi kalo boleh nanti saya akan gunakan bahasa saya sendiri, bagaimana? Bolehkan pak?"
__ADS_1
Lama nabila berbicara namun tak ada respon akhirnya dia menoleh ke arah bosnya yang masih berdiri di depan meja kerjanya sambil memandangi dirinya. Nabila menjadi kurang nyaman dengan keadaannya namun nabila berusaha menetralkan dirinya senetral mungkin hingga akhirnya...
"Helo... pak saya ngomong sama bapak loh ya" kata Nabila menyadarkan Askar dari lamunannya.
"Oh ya ada apa?" Askar bicara seperti orang *****.
"Hahaha bapak lucu deh, oh ini pak menurut saya kata-kata ini tidak efektif jadi kalo boleh saya mau pakai bahasa saya aja nanti waktu presentasi" Nabila sedikit tertawa mendengar pertanyaan bosnya yang katanya orangnya hanya bicara seperlunya.
"Ya ampun aku kenapa sih malah fokus ke dia. Kan jadi ketahuan lagi perhatiin dia" batin Askar. "Oh terserah kamu saja"kata Askar seraya berlalu meninggalkan Nabila sendirian di meja kerjanya.
__ADS_1
"Dasar orang aneh" gerutu Nabila.
Sepeninggalan Askar Nabila merasa lebih nyaman dan mudah menyerap isi dari makalah yang di berikan Askar padanya. "aneh deh kenapa si bos pergi aku malah jadi lebih mudah nyerap isi nih makalah. jangan-jangan.... astaghfirullah Bil kamu nggak boleh mikir macem macem inget tujuan kamu" Batin Nabila.