Sekretarisku Idamanku

Sekretarisku Idamanku
Pengakuan Askar


__ADS_3

 


"ya udah deh telepon aja" kata Nabila setelah lama menimang\-nimang. tuuut... tuuut.... "Assalamu'alaikum kak" sapa Nabila setelah telepone tersambung. "wa'alaikum salam bil, ada apa telepon kakak malam\-malam" jawab Rey dari seberang sana. "emm... anu.. kak" jawab Nabila kikuk dia tidak berani untuk bertanya. Namun rasa penasaran nya mengalahkan keraguan dalam hati nya. "kenapa ana anu ana anu" kata Rey malas. "em.. ta..tadi kakak sama mas Askar ngomongin apa? kok lama banget?" tanya Nabila kikuk plus penasaran. "ooh tanya aja sendiri sama **mas Askar nya**" goda Rey. "ihk nggak satu nggak dua sama aja rese' banget jadi orang!" kata Nabila sebal. "hahaha... dasar ponakan paling cantik and ngambek an" goda Rey lagi. "Apa an sih kak buruan jawab napa" jawab Nabila sensi. "gak papa nggak ada" kata Rey santai. "Dasar om blagu" kata Nabila semakin sebal.

__ADS_1


  Nabila memutus kan sambungan telepon nya dengan wajah kusut "Dasar nggak bos nggak om sama-sama rese' nya masak paling di tanyain gitu aja nggak ada yang jawab" gerutu Nabila.


Di tempat lain Askar sedang berusaha memejamkan mata nya. Ia selalu terbayang wajah cantik dan keshalihahan Nabila wanita yang akhir-akhir ini selalu menghantui nya. Ingin rasanya ia mengungkapkan perasaan nya pada Nabila tapi bayangan masa lalu nya selalu menghinggap di pikirannya. Dimana pada akhirnya ia memilih untuk menutup hatinya karena perasaan tak percaya pada gadis manapun. Namun pertahanan penutup hatinya kini mulai runtuh dengan kehadiran Nabila dalam hidupnya. "Aku ingin bisa selalu bersamamu Na. Tapi bayangan masa laluku selalu nenghantuiku. Aku takut Na, aku takut kamu sama seperti Sefti yang akan membuatku nyaman dan takut kehilangan Namun pada akhirnya kamu pergi meninggalkan" batin Askar. "Oy belum tidur juga kamu?" pertanyaan Very yang mengejutkan Askar. Dia kira Very sudah tidur tapi ternyata sama mereka belum tidur juga. "iya" jawab Askar pendek. "Ada apa? ada masalah?" tanya Very perhatian. ya Very adalah sahabat paling perhatian terhadap Askar. "Aku bingung Ver" jawab askar. "Why?" Very malah bingung dengan perkataan Askar. "Entah kenapa rasanya kalau aku lihat Nabila akrab dengan laki-laki lain aku merasa tidak rela" jawab Askar panjang lebar. "Ya wajar lah kan kamu calon suaminya" jawab Very enteng. "Bukan Ver. aku bukan calon suaminya. jujur aku waktu itu merasa tak rela dengan keakraban kamu dan Nabila. daan..." kata Askar menggantungkan ucapannya. "dan?" Very semakin di buat penasaran dengan jawaban Askar. Dia juga terkejut dengan pengakuan Askar tentang kebohongannya tentang hubungannya dengan Nabila. "Dan karena waktu itu ada mantan kekasih ku 7 tahun yang lalu" jawab Askar dengan tatapan sendu pada langit-langit kamar hotelnya. "What! jadi kamu udah ketemu sama dia?" tanya Very histeris. "Iya" jawab Askar gusar.

__ADS_1


buat yang udah like komen n vote makasih.... moga kalian semua dapet apa yang kalian inginin...


makasih

__ADS_1


~salam hangat jumaat penuh rahmat~ ♡♡


__ADS_2