Sekretarisku Idamanku

Sekretarisku Idamanku
Cium tangan.


__ADS_3

 


Askar segera tersadar dan mengumpat. "Sialan very bisa\-bisanya dia bilang Nyonya Askar Wijaya menyebut si Kucai" umpatnya. "Oh iya aku lupa kalo velum bilang Kucai masalah ini" gumam Askar. Askar segera membuka jasnya, melipat lengan bajunya, dan melepas dasinya dia langsung menuju meja Nabila dan mwnyapanya. "Eh kucai!" kata Askar mengejutkan Nabila. "Astaghfirullah hal'adzim allhu akbar allah hushomad....!" kata Nabila terkejut. "hahaha.... kamu lucu Na" tawa Askar ketika melihat Nabila terkejut dan melafalkan semua kata\-kata tadi. Nabila mengelus dadanya pelan menenangkan detak jantungnya dan menetralkan Nafasnya. Nabila memandang Askar sejenak "*ya allah ganteng banget dia kalo nggak pake pakaian formalnya.... lebih ganteng dari kenny austin" batin Nabila*. Nabila segera menundukan pandangannya takut zina mata katanya\(wkwkwk\). Askar sudah sedikit menghilangkan tawanya dan memandang Nabila yang sedang menunduk. "*Dia selalu jaga pandangannya dengan laki\-laki. sedikit aneh kalau dia menjaga pandangannya dengan ku secara aku kan tampan"batin Askar memuji dirinya sendiri* . "Ada apa bapak kesini?" tanya Nabila cuek dan mengalihkan pandangannya ke laptopnya. Melihat Nabila yang cuek plus kesal padanya Askar mengajaknya sholat terlebih dahulu karena memang sudah masuk waktu sholat "kita sholat dulu aku nggak mau ngomong sama orang yang lagi marah" kata Askar di sertai dengan sindiran pada Nabila. Mensengar sindiran Askar Nabila hanya bisa menjibikan bibirnya. Nabila menutup laptopnya dan segera berlalu menuju tempat sholat tanpa memperdulikan Askar lagi. "*Dasar kucai. kalo lagi marah dia tambah lucu aja. Apa aku benar\-benar sudah jatuh hati padanya?" batin Askar dan segera pergi ke ruangannya untuk berwudhu*.

__ADS_1


 


Ditempat lain tepatnya di kamar mandi tempat sholat, Nabila masih tersenyum mengingat betapa tampannya Askar tanpa pakaia. formalnya. Lebih tepatnya tanpa menggunakan jas dan dasinya. Apalagi kancing kemeja paling atasnya tadi juga di buka. "Masyaallah di benar-benar sempurna" gumam Nabila dalam hati. Nabila langsung berwudhu dan segera keluar kamar mandi karena dia teringat kata mamanya kalo nggak baik lama-lama di kamar mandi. Saat Nabila keluar dari kamar mandinya Askar juga baru sampai ke tempat solatnya. "Kita berjamaah saja!" kata Askar dan berhasil mengejutkan Nabila "berjamaah..." ulang Nabila dalam hati yang masih belum percaya. Namun bukan pertanyaan seperti itu yang Nabila keluarkan melainkan hanya anggukan sebagai jawaban. Dalam hati Askar sangat bahagia. "Ya Allah semoga dia benar- benar akan menjadi makmumku di kemudian hari"batin Askar. Nabila dan Askar sholat dengan khusyuk.

__ADS_1


****


****

__ADS_1


"oh iya Na besok kita ke Bogor" kata Askar saat mereka berjalan menuju ruangannya. "Besok kamu nggak usah pakai pakaian formal kaya gini, pake yang nyantai aja" lanjutnya lagi "Oke" jawab Nabila pendek yang sudah tau tentang kepergiannyake bogor di majukan dari Very. "*kok dia nggak kaget sih. setidaknya tanya kek kenapa di majuin " batin Askar yang masih ingin berlama\-lama berbicara dengan Nabila. Namun Nabila sudah duduk di tempatnya*. Askarpun masuk ke ruangannya dengan lesu. Entah apa yang membuat dia ingin lama\-lama di dekat Nabila. Yang dia tau hanya dia nyaman di sisinya.


__ADS_2