Sekretarisku Idamanku

Sekretarisku Idamanku
maaf yah...


__ADS_3

         Selesai solat isya Nabila langsung turun untuk makan malam dan minta maaf dengan ayah. "Assalamu'alaikum yah" ucap Nabila takut-takut ketika melihat ayahnya sedang duduk di sofa depan tv. "Wa'alaikumssalam" jawab ayah pendek. "Em.. ayah Nabila minta maaf. Nabila nggak sempet telepone rumah soalnya Nabila sibuk banget" kata Nabila hati-hati. Dalam hatinya dirinya sudah pasrah apabila Nanti kena marah ayahnya. "Sesibuk apa sih, sampai orang tua di lupain"tanya ayah pura-pura ketus. Karena sebenarnya Ayah sudah di ceritain bunda tentang Nabila yang di antar bosnya pulang. "Ta.. tadi Nabila ada urusan tentang laporan yang Nabila buat yah. Maafin bila ya yah.. pliss" kata Nabila pelan. "Huh...sudah lah... begini ya bil ayah nggak pernah marah ataupun nglarang Nabila buat nglakuin apapun. Tapi kamu kabarin rumah dong... biar ayah sama bunda nggak khawatir" jawab ayah setelah menghela nafas panjang. Mendengar ucapan ayah Nabila sedikit tenang."iya yah bila janji"kata nabila sambil menunjukan jari kelingkingnya yang langsung di sambut oleh ayah. "Makasih yah..."kata Nabila kemudian sambil memeluk ayahnya manja. "Sama-sama tapi ayah pengen ini jadi yang pertama dan terakhir kalinya. Oke" kata ayah yang langsung di sambut anggukan oleh nabila.

__ADS_1


***

__ADS_1


"Ayah... bila makan yuk makanannya udah siap ni" kata bunda sedikit berteriak. "Iya bunda jangan teriak-teriak gitu. Kalo kangen ayah bilang aja iya nggak bil" kata ayah menggoda sang isteri. "Uwww cocwit...." jawab Nabila "makanya bil kalo kamu pengen cocwit-cocwitan kaya ayah sama bunda kamu cepetan nikah" kata ayah. "Uhuk..uhuk.." Nabila terbatuk batuk mendengar ucapan ayah, kebetulan Nabila sedang meminum air putih yang sudah di siapkan oleh bunda. "Ayah tu lihat bila jadi batuk batuk gitu kan" tegur bunda. "Iya..iya maaf ayah bercanda kok" jawab ayah dengan cekikikan. "Siapa juga yang mau sama bila" kata nabila tak percaya diri. "Ssht nggak boleh gitu kamu bil. Ayah sama bunda lihat banyak kok yang mau sama kamu tapi kamunya aja yang nggak peka" kata bunda."enggak bun soalnya Nabila perna ngerasa orang itu suka nabila dan Nabila juga suka sama dia tapi nyata nya dia ngecewain bila. emm lebih tepatnya bila yang ge-er"jawab Nabila jujur "kalo kamu mau ayah punya kenalan. Gimana?" Kata ayah meyakinkan. "Enggak deh yah lagian 2 bulan lagi bila mau lanjut study di luar negeri jadi bila pengen lebih fokus aja dulu yah" jawab Nabila yang masih trauma dengan orang yang pernah membuat dirinya jatuh hati. Namun malah mengecewakannya. "Bila beneran mau lanjut study di luar negeri nak?" Tanya bunda seperti tak rela. "Insyaallah bun lagiankan bila juga udah pernah bilang ke bunda kan?" Kata Nabila mencoba meyakinkan. "Tapi apa kamu nggak mau coba yang di dalam negeri aja?" tanya ayah. "Nabila pengen cari pengalaman baru yah" jawab Nabila beralasan. sebenarnya dulu Nabila ingin melanjutkan study di luar negeri agar dapat melupakan Anam. Setelah percakapan tadi kini hanya ada hening di ruang makan itu. Mereka sedang bertempur dengan fikiran masing-masing.

__ADS_1


#salam hangat dari autor

__ADS_1


selamat membaca....

__ADS_1


__ADS_2