Sekretarisku Idamanku

Sekretarisku Idamanku
Isakan di siang bolong


__ADS_3

Isakan di siang bolong(8)


         Askar membentangkan sajadahnya. Memulai solatnya dengan niat solat dzuhur. Solatnya begitu khusyuk, dia mentadabburi setiap ayat-ayat al-qur'an yang ia lafadzkan. Hingga ia menangis sendiri dalam peraduannya kepada tuhannya. Beberapa kali Askar sesenggukan dan belum di dengar oleh Nabila. Namun pada isakan tangisnya yang ke sekian kalinya baru Nabila mendengarnya." Ya allah perasaan tadi aku sendiri deh disini. Tapi kenapa ada isakan di siang bolong?" Ia bertanya pada dirinya sendiri di hati. Karena saking khusyuknya Nabila solat sampai ia tak sadar akan kedatangan Askar. Nabila sangat penasaran dengan isakan tersebut jadi dia memberanikan diri untuk menoleh. Alangkah terkagumnya Nabila melihat siapa yang ada di 2 shaf belakang dan berjarak dua sajadah di belakangnya." PAK MUHAMMAD ASKAR WIDJAYA!!"  Nabila bahkan tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Seorang Askar bisa menangis saat bermesraan dengan tuhannya. "Masyaallah" batin Nabila. "Ternyata dibalik sifat dingin dan cueknya tersimpan ke sholihan di dalamnya" puji nabila dalam batinnya. Nabila segera tersadar dari kekagumannya dan menyadari atas kesalahannya yang telah memandangi laki-laki yang bukan mahramnya. Kemudian Nabila segera melipat mukenanya dan meletakan di tempat semula, ia ingin segera pergi ke kantin karena sejak pagi tadi ia hanya makan sarapan saja. "Haduh laper juga ternyata. Harusnya aku bawa bekal" kata Nabila mengeluh.


***


        Sampainya di kantin Nabila mendapati pemandangan yang sangat tidak pantas menurutnya dan pastinya sangat menyakiti hatinya. Anam Evendi dan Desi Kurnia sedang bermesraan di hadapannya. "Ya allah aku kira dia sebaik wajahnya. Sebersih pakaiannya. Namun ternyata hanya sampah. Aku menyesal telah menyimpan rasa denganmu" kata Nabila pelan dan dirasa tak ada yang mendengarnya selain dirinya. Namum siapa sangka Askar sudah tepat berada di belakangnya dan mendengarnya. "Apa kau menyukainya?" Kata Askar yang ternyata mengagetkan Nabila. "Astaghfirullah pak bisa nggak sih nggak ngagetin. Lama-lama aku jantungan nih" kata Nabila sedikit ketus.


"makanya jangan bengong" kata askar tak merasa bersalah.


"Masih gadis, nggak baik bengong di siang bolong" lanjutnya.


"nyebelin banget nih orang. udah dingin eh nggak taunya kepo. Dasar orang aneh " batin Nabila

__ADS_1


"masih perjaka, nggak baik nangis di siang bolong" jawab Nabila tak mau kalah. Setelah mengucapkan kata- kata yang membuat Askar tersentak itu Nabila dengan tanpa rasa bersalahnya ngeloyor begitu saja meninggalkan bosnya.


"sial !,apa dia mengataiku? awas saja kau sekretaris gila"


Tersadar dari lamunannya. dia menyadari kalau Nabila sudah meninggalkannya "biadab!" dongkolnya dalam hati. Askar mengedarkan pandangannya daan.. ketemu."itu dia gadis songong" kata Askar setelah menemukan apa yang dia cari. Tanpa berpikir panjang dia langsung menghampirinya.


"ehm.. makananku mana?" Askar berdehem membuat nabila tersedak.


"uhuk..uhuk"


"Alhamdulillah..." kata Nabila sambil menatap tajam Askar. Dan akhirnya jiwa kecrewetannyapun keluar.


" ya Allah pak bisa nggak kalo nggak ngagetin saya. Bisa bisa saya mati muda gara-gara bapak. saya belum nikah pak" degus Nabila kesal.

__ADS_1


Bukannya merasa bersalah Askar justru tertawa mendwngar omelan Nabila.


"apa yang lucu pak. perasaan nggak ada deh!" degus nabila lagi.


"kamu kalo lagi marah-marah cantiknya nambah. aissh apalah kamu askar."


"sudah cepat selesaikan makanmu. lima menit lagi kita ada metting di Nice Caffe" kata askar yang menyudahi tertawanya.


"Dasar bos es. bukanya minta maaf malah ngetawain" gerutu nabila dalam hati


***


Hai kak aku up lagi nih... jangan lupa tinggalin jejak ya. like end comennya di tunggu.

__ADS_1


♡♡♡


__ADS_2