Sekretarisku Idamanku

Sekretarisku Idamanku
Jaket penyelamat


__ADS_3

        ~Happy reading kakak-kakak ku semua~

__ADS_1


    Setelah mereka berbincang cukup lama, mereka memutus kan untuk kembali ke tempat Very dan Sefti berada. Namun belum sampai mereka berdiri Askar tiba-tiba memetik bunga mawar putih dan nenyematkannya di selipan jilbab Nabila. "Cantik!" Puji Askar. Seketika rona merah wajah Nabila terlihat dan menambah kecanti kan Nabila saja. "Iya cantik. Bunganya kan mas?" Kata Nabila mengalih kan. "Kata siapa? Kamu sama bunga mawar ini sama. Bukan hanya cantik rupanya namun juga cantik dalam nya. Mawar putih ini mirip sama kamu Na. Warnanya yang putih melambangkan kesucian jiwa" jawab Askar panjang kali lebar. "Mas Askar paling jago kalo masalah godain cewek" kata Nabila di susul tawa kedua nya. "Ya udah yuk!" Ajak Nabila. "Kemana?" Tanya Askar pura-pura tidak tahu... "ya ke tempatnya mbak Sefti sama Pak Very lah" jawab Nabila agak kesal. "Ooh aku kira ke KUA hahaha..." kata Askar asal dan berhasil membuat wajah Nabila semakin merah. "Udah ah kesel aku lama-lama sama kamu mas" kata Nabila segera berlalu. Askar masih saja tertawa, namun dia segera menyusul Nabila karena dia melihat ada lumayan banyak bercak darah di celana Nabila yang berwarna cerah sehingga semakin menampakan wujudnya. Askar yang menyadari darah apa yang ada di celana Nabila segera membuka jaketnya dan berlari menuju Nabila. "Na tunggu!" Ucap Askar agak keras sehingga Sefti dan Very ikut menoleh ke arah Askar dan Nabila. Nabila yang terkejutpun hanya berhenti. Seketika Askar langsung menalikan jaketnya di perut Nabila untuk menutupi bagian belakang Nabila. Nabila yang masih bingungpun terkejut dengan perilaku Askar. Di ujung  sana ada 4 mata yang sedang memandang ke arah mereka. "Mas kamu apa-apaan sih" kata Nabila yang masih bingung. "Kamu lagi menstruasi?" Tanya Askar blak-blakan dan membuat Nabila terkejut sekaligus malu. "Em..em..." Nabila tak dapat menjawab apa yang Askar katakan karena menurutnya terlalu Vulgar. "Bocor na" kata askar ambigu. Namun Nabila dapat mengartikan kata ambigu berupa 'bocor' yang di katakan oleh Askar. " Ya Allah.. mas" ucap Nabila malu. Askar yang merasa kasian karena Nabila yang terlihat sangat malu itu pun mengajaknya untuk segera ke hotel tempat mereka menginap. Ya mereka menginap di hotel karena besok masih ada pertemuan dengan orang yang memiliki lahan yang telah mereka survey tadi. "Udah kita ke hotel aja dulu" Ucap Askar mencoba menenangkan Nabila. "Oh iya mas. Makasih jaketnya Nanti aku cuciin deh" kata Nabila yang mencoba menstabilkan diri. "Iya santuy aja kali" kata Askar sambil mencubit hidung Nabila dan segera berlalu. "Ihk... mas Askar nakal!" Jerit Nabila membuat Askar tertawa. Sefti yang melihat mulai dari adegan pertama yaitu askar yang mengikatkan jaketnya di perut nabila sampai Askar yang mencubit hidung Nabila merasa sangat panas. Namun dia sadar diri, ini memang salahnya.

__ADS_1


Makasih....♡♡

__ADS_1


__ADS_2