Sekretarisku Idamanku

Sekretarisku Idamanku
Meeting Penentu Nasib


__ADS_3

       Sudah sekitar enam menit lalu bosnya meninggalkan meja kerjanya. Dan Nabilapun kini telah selesai mempelajari makalah yang di beri oleh Askar widjaya atau lebih tepatnya bosnya, CEO perusahaan Widjaya. Nabila sangat cepat menyerap apa yang ada dalam makalah tersebut sehingga ia bisa selesai dan paham dengan isi makalah dalam jangka waktu kurang dari sepuluh menit. Melesat jauh dari ekspektasi Askar Widjaya, Nabila heran katanya bosnya itu akan keluar dari singga sananya dalam waktu 3 menit sebelum meeting di mulai namun kini waktu meeting hanya kurang 2 menit tapi bosnya belum juga keluar, namun apa pedulinya Nabila lebih memilih mengeluarkan Al-Qur'an kecil yang selali ia bawa kemanapun. Dan membacanya dengan suara indahnya. Namun karena tak ingin mengganggu bosnya ia membaca dengan suara yang di rendahkan dengan irama Nahawand yang ia pelajari dulu.


***


       Askar keluar dengan setelan jas yang berbeda dengan sebelumnya. Saat ingin mendekat ke arah meja Nabila ia menggugurkan niatnya karena mendengar suara yang sangat lembut dan indah. Dan ia tau persis bahwa itu bukan lagu namun bacaan Al-Qur'an, dan itu sangat menenangkan hatinya. Di dapatinya sumber suara bacaan al quran itu.


"Sungguh ciptaan Allah yang sempurna. Bukan hanya parasnya yang cantik hatinyapun sangat baik. Selalu menjaga pandangannya pula. Masyaallah..." batin Askar saat melihat Nabila. Namun ia segera tersadar dan mendekat ke arah Nabila. Sampainya di dekat Nabila "assalamu'alaikum, maaf mengganggu namun ini sudah waktunya meeting" kata askar dengan lembut. Berbeda sekali dengan Askar yang biasanya yang selalu bicara seperlunya dan dengan nada angkuh pastinya.

__ADS_1


"Wa'alaikumussalam. Oh iya pak maaf sa... saya tadi sudah selesai mempelajarinya jadi saya.." jawab Nabila gugup. Dia ingin menjelaskan pada bosnya namun belum selesai dia bicara sudah di potong oleh Askar "tak apa cepat kita hampir terlambat!" kata askar yang kini sudah menormalkan nada bicaranya lagi dengan nada angkuh ke sukaannya.


"Em baik pak" jawab Nabila singkat. Saat berjalan tiba-tiba Askar berbicara kembali " Nanti kelayen kita dari australi jadi kamu harus pakai bahasa inggris"


"Apa!?" Kata Nabila terkejut.


"Insyaallah bisa" tak ada kata lain selain insyaallah. Yah memangsih Nabila bisa berbahasa inggris dengan lancar tapi dia tidak yakin kalau dalam presentasinya ini ia akan bisa bicara dengan lancar." Jangan permalukan saya. Nasib perusahaan ada di tangan kamu!" Ancam Askar pada Nabila.

__ADS_1


"Ya ampun kalo emang ini menyangkut nasib perusahaan kenapa nggak bos aja sih yang hendel nanti kalo ada kesalahn gimana coba?,astaghfirullah bila kamu nggak boleh minder insyaallah kamu bisa semangat" batin Nabila ia terus memberi semangat pada dirinya sendiri. Tak terasa Nabila dan Askar yelah tiba di tempat meeting dan alangkah terkejutnya Nabila mendapati seseorang yang duduk di kursi paling pojok adalah....


Siapa hayo... pengen tau baca terus makanya....


Assalamu'alaikum kak


Autor mau bilang makasih buat yang udah mau baca. Dan jangan lupa tinggalin jejak ya kak. Terus ikutin cerita di Novel Sekretarisku Idamanku karena makin kesini insyaallah makin seru dan nggak ngebosenin. Aku tunggu like dan komennya ya kak. makasih

__ADS_1


wassalamu'alaikum.


__ADS_2