Sekretarisku Idamanku

Sekretarisku Idamanku
perdebatan kecil


__ADS_3

          Setelah mereka turun dari mobil, mereka segera menghampiri Very dan Sefti karena merasa tidak enak hati telah meninggalkan mereka begitu saja. "Sorry ya bro tadi aku bener-bener lupa kalo ada kalian" kata Askar yang melihat raut wajah penuh kekesalan pada Very. "Mentang-mentang sama calon isteri aku di lupain gitu aja" jawab Very yang masih kesal. Nabila yang mendengar kata 'calon isteri' dari mulut Very hanya bisa menahan kesal. "Masih berlanjut rupanya drama calon isteri" batin Nabila kesal. "Bukan gitu bro tadi Nabila sakit jadi aku langsung ajak dia ke sini karena panik" kata Askar yang mencari alasan. Sebenarnya memang benar dia sangat panik tadi. Sefti yang menyadari ke khawatiran Askar hanya bisa diam dia sadar dia mau ngomong apa juga udah nggak ada hak kan? (Bagus deh sadar diri n posisi hahaha...). "Jangan marah gitu dong bro... nanti ongkos taxollnya aku ganti" kata Askar mencoba membujuk. "Enak aja kamu kira aku semiskin itu" kata Very tak terima namun segera menjulurkan lidah bermaksud mengejek. "Udah-udah kenapa ini jadi pada ribut sih malu tuh sama kakek-kakek di ujung sana" ucap Nabila menengahi. "Ya udah yuk masuk aja nggak enak tau di liatnya" sambung Nabila sambil berlalu. Dia kesal karena waktunya terbuang sia-sia karena perdebatan tadi. Setelah selesai bersih-bersih dan istirahat sebentar Nabila dan yang lainnya berkumpul di loby dan ingin segera mengisi perut mereka menuju restoran di dalam hotel.


"Em.. sayang kita makan di meja sebelah aja yuk" ajak Sefti pada Very. Dia sadar dengan keberadaannya di antara Askar dan Nabila hanya akan membuat hatinya semakin sakit dan merasa bersalah. "Oke.. lagian aku juga nggak mau ganggu orang lagi kasmaran sama calon isterinya" kata Very menggoda Askar dan Nabila. "Apaan sih pak ver. Lagian kita satu meja aja nggak papa kok" kata Nabila mengelak. Namun beda dengan Askar dia malah setuju dengan usulan Sefti. "Udah nggak papa sayang kalo mereka mau beda meja nggak papa. Lagian nanti kita malah jadi nyamuknya mereka lagi" ucap Askar membuat Nabila terkejut. Pasalnya Askar membumbui kata Sayang pada ucapannya tadi. Nabila tak menjawab dan hanya menunduk. Sefti dan Very sudah berpindah meja. "Ih mas Askar ngapain sih panggil aku pake sayang-sayang segala" degus Nabila kesal. "Nggak papa lagian mereka pamer aja panggil sayang-sayang segala"jawab Askar enteng. "Ya wajarlah mereka kan udah mau tunangan" kata Nabila semakin kesal. "Ya udah kamu jadi calon isteriku aja kalo kamu mau mas panggil kamu sayang dan kamu bilang wajar" jawab Askar sambil meminum jus alpukat yang sudah datang terlebih dahulu. "Apa! Kamu..." sebelum Nabila selesai bicara pelayan sudah datang sambil membawa makanan yang sudah mereka pesan tadi. "Silakan..." kata pelayan tadi sambil tersenyum. "Mbak sama masnya cocok deh... mbaknya cantik masnya.. ganteng" ucap pelayan itu sambil berlalu. "Tuh kan Na apa mas bilang" kata Askar menggoda. "Ish.. diem" kata nabila sebal. "Nabila..." panggil seseorang yang sudah berada di depan meja Askar dan Nabila. "Kak Rey!" Kata Nabila kaget dan langsung memeluk cowok yang dia sebut sebagai kak Rey. "Kamu beneran Nabila kan... kakak sampai pangling loh sama kamu, gimana kabarnya?" Tanya Rey. "Alhamdulillah baik kak" jawab Nabila sambil melepaskan pelukannya dari Rey. Aakar yang melihat apa yang di lakukan Nabila menjadi sedikit cemburu. "Ehm.." Askar berdehem karena sudah seperti nyamuk yang tak di anggap. "Siapa?" Tanya Rey pada Nabila. "Eh ini kenalin ini.." belum selesai Nabila berbicara sudah di potong oleh Askar. "Kenalin Askar, calon suami Nabila" ucap Askar sembarangan karena merasa cemburu. Nabila yang mendengar ucapan Askarpun terkejut bukan main pasalnya sekarang dia berkata 'calon suami Nabila' di depan Rey paman dari Nabila. Nabila menginjak kaki Askar karena kesal. "Nabila... kamu udah punya calon suami? Kapan tunangannya? Jangan bilang kamu nyembunyiin ini dari kak Rey?" Tanya rey yang merasa terkejut dengan pengakuan pemuda yang umurnya mungkin terpaut 2 tahun lebih muda darinya.


__ADS_2