
Siska Ananta, gadis muda berusia 22th yg memiliki paras cantik. Siska memiliki tubuh yg proposional dengan tinggi 165cm, Kulit tubuhnya putih, rambut pirang, hidung mancung dan bibirnya yg tipis semakin menambah kecantikannya. Siska hidup sebatang kara, ayah dan ibunya telah meninggal dunia ketika usianya 5th karena mengalami sebuah kecelakaan yg mengakibatkan kedua orangtuanya meninggal ditempat. Demi membiayai hidupnya Siska kuliah sambil bekerja part time sebagai salah satu SPG di sebuah Swalayan ternama dikota Bandung.
Hari ini, kebetulan teman Siska yg bernama Linda tengah berulang tahun. Linda mengajak kekasihnya Efan, sahabat dekatnya Siska beserta teman kampusnya untuk pergi ke sebuah Cafe karaoke untuk merayakan ulangtahunnya. Siapa sangka jika diperayaan ulangtahun sahabatnya justru Siska akan bertemu dengan sesosok pria yang nantinya akan merubah hidupnya.
"Sore ini aku undang kalian semua untuk merayakan ulang tahunku yg ke 23th di Cafe X, kalian boleh mengajak kekasih ataupun teman karena acara ini bebas." Seru Linda ketika berada diruang kelas kampusnya
Semua teman kampus Linda bersorak gembira mendengar ucapan Linda yg akan mentraktir mereka disebuah Cafe Karaoke, kecuali Siska sahabat dekatnya itu justru merasa enggan ikut.
Ketika semua orang telah kembali ketempat duduk mereka masing-masing, Siska menghampiri sahabatnya.
__ADS_1
"Lin, aku nggak bisa ikut ke acara perayaan ulang tahun mu nanti, maafkan aku." Siska berkata dengan wajah bersedih.
"Tidak bisa, Siska ! Kamu adalah sahabat terdekat ku, masak iya diacara yg spesial untuk ku kamu tidak akan ikut. Tega sekali kamu Sis." Sambil memonyongkan bibirnya Linda enggan melihat Siska yg menatapnya dengan wajah tak kalah sedih.
"Sore ini aku ada kerja part time di Swalayan **** Lin, aku tidak bisa meninggalkan pekerjaan ku karna semester ini aku juga belum membayar uang kuliah. Dan untuk menebus kesalahanku karna tidak bisa menghadiri pesta perayaan ulang tahun mu, aku punya bingkisan kecil untukmu, Semoga kamu suka ya Linda Bawel." Siska memeluk sahabatnya itu kemudian mengeluarkan sebuah bingkisan bergambar BTS, yaa sahabatnya Linda memang penggemar berat K-Pop asal Korea Selatan tersebut jadi Siska memutuskan untuk mencari bungkus hadiahnya yg bergambar mereka.
Dengan terburu-buru Linda segera membuka bingkisan dari Siska.
"aaaaa, Siska. Kenapa kamu so sweet sekali. Terimakasih sahabat ku. Kamu memang yg terbaik."
__ADS_1
Pelukan merekapun tak luput dari butiran bening yg tumpah karna kebahagiaan mereka berdua.
Kemudian Siska melepaskan pelukan sahabatnya itu.
"Maaf jika hadiahnya tidak seberapa ya Bawel, aku hanya bisa memberimu itu."
Dengan mata yg masih berkaca-kaca Linda kembali memeluk sahabatnya.
"Aku tidak menilai hadiah mu dari nominalnya, Siska. Bahkan disaat kamu membutuhkan uang untuk membayar kuliah saja masih harus bekerja, padahal jelas-jelas aku selalu menawari bantuan kepadamu tapi selalu kamu tolak dengan alasan tidak ingin merepotkan orang lain. Sedangkan ini, kamu justru mengeluarkan banyak uang untuk membelikanku hadiah ulang tahunku. Siskaaaaaa, aku benar-benar tidak habis pikir dengan kamu." Linda berkata panjang lebar hingga membuat Siska tertawa dan menghapus air mata kebahagiaan sahabatnya itu.
__ADS_1
Belum sempat Siska menjawab perkataan Linda, Dosen telah masuk kedalam kelas mereka. Mereka seketika kembali ke tempat duduk dan melanjutkan pembelajaran kampus karna setelah ini mereka akan segera bersiap untuk merayakan ulang tahun Linda.