Seni Yang Sempurna

Seni Yang Sempurna
Episode 27 FLS2N Seni Tari


__ADS_3

Setelah perang batin singkat itu selesai. Tim Jayanegara segera berlatih. Anggota Tim itu 5 orang yang terdiri dari 3 wanita dan 2 pria. Latihan dimulai dari mempelajari materi wantah. Jadi ada satu buku yang sudah disiapkan oleh Bu Endang dan Mas Iyon yang berisi materi gerakan tari, pola lantai/bloking panggung, dan gendhing. Kelimanya adalah penari-penari pilihan yang bentuk maupun pengalaman panggungnya sudah setengah matang, alias sudah berpengalaman, jadi lumayan mudah bagi mereka untuk mempelajari semua itu. Kira-kira satu pertemuan itu sudah cukup untuk bedah materi, maka di pertemuan berikutnya mereka akan mempraktikannya langsung.


Hari Minggu, adalah waktu yang tepat untuk berlatih bersama. Seharian penuh Tim Jayanegara berlatih, tapi tidak ada kalimat mengeluh di benak mereka, hanya ada kegembiraan karena dapat berlatih bersama.


Minggu demi minggu terlewati, kini sudah h-2 FLS2N itu.


"Okey, hari ini adalah hari terakhir kita kumpul di ruangan ini karena besok kalian udah harus rehat dan hari ini adalah gladi kotor kalian." ucap Mas Iyon.


"Sebenarnya ibu sangat bangga sama kalian, satu bulan sudah kita lewati dan gerakan kalian sudah matang, itu benar-benar top markotop. Sukses selalu untuk kalian yha." ucap Bu Endang.


"Aamiin!" jawab kelimanya serentak.


"Key, yuk gladi!" perintah Mas Iyon.


########


Btw Mas Iyon adalah adik sepupu Laras yang sudah bergelar S1 seni tari.


########


*(skip latihannya


Keesokan harinya setelah pulang sekolah, kelimanya langsung pulang. Memang tidak ada latihan, tapi mereka harus segera berkumpul di salah satu rumah Bu Endang di daerah Jungke Karanganyar.


"Joko! Ntar Lo sama siapa berangkatnya?" tanya Nasya.


"Sama Jagat lah, mau sama siapa lagi." jawab Joko ketus.


Tanpa mendengar ucapan Nasya selanjutnya, Joko segera berlari ke mobil hitam kesayangannya dan berkendara pulang ke Jati.


Sumpah, Joko ngeselin banget sih. Gerutu Nasya.


Tak lama Bu Dwi Marheningsih sudah datang dan mengajak Nasya pulang.


***


Setelah sampai di rumah Jati, Joko segera mandi, sedangkan Bulik meletakkan tas berisi ganti Joko besok di mobil.


Selesai berganti baju, Joko segera berpamitan dan meminta doa restu pada Kakek, Om dan Bulik. Ketiganya sengaja pulang lebih awal hari ini untuk melepas keberangkatan Joko. Joko pun segera berangkat menggunakan mobil Minicooper yang berwarna Putih.


Ia lebih dulu menjemput Jagat, teman satu timnya, di Nglorog, Berjo. Setelah itu melanjutkan perjalanan ke Jungke, Karanganyar.


"Deg-degan gak sih?" tanya Joko.


"Pake banget. Eh btw Lo ada rekaman musiknya kan? Play dong." ucap Jagat.

__ADS_1


"Yoi, di flasdisk ini nih. Lo play ndiri aja bisa kan, gue lagi nyetir nih." jawab Joko.


"Oke bro!" jawab Jagat.


"Yang gendhing tari manunggal itu lho." ucap Joko.


Mereka menikmati musiknya dan sesekali menggerakkan tangan dan kepala, mengingat gerakan.


Tak lama mereka sudah sampai di rumah Bu Endang. Tampak Laras sudah menunggunya di depan gerbang.


"Kamu jadi yang pertama loh datengnya." ucap Laras pada Joko.


Sontak hal itu membuat Jagat berdehem keras.


Ehh, aku lupa kalo ada si Jagat. Alah mak.. Batin Laras.


"Ehmm yha udah yuk masuk." ucap Laras pada keduanya.


Tak lama, Nasya dan Risa juga datang. Karena sudah komplit, akhirnya mereka berembug di dalam rumah.


*(skip malam harinya


Hari H sudah datang, jam 3 pagi sudah pada bangun, udah pada mandi, dan memulai riasnya.


Perlu setengah jam untuk setiap muka, tapi karena satu kali rias saja sudah 3 orang maka untuk 5 orang hanya membutuhkan satu jam. Setelah itu memakai kostum. Setiap orang membutuhkan waktu sekitar satu jam, dan baru Mas Iyon sendiri yang memakaikan kostum. Setelah itu Mas Iyan dan Bu Endang segera turun tangan membantu.


Pukul 07:00 pagi semua personil utama sudah siap, tinggal para officialnya ini yang belum mandi, wkwk.


Pukul 07:45 semuanya sudah komplit dan siap berangkat. Lima penari masuk mobil Pak Imam, sedangkan tim officialnya masuk mobil Bu Endang. Oke cus berangkat.


FLS2N itu diselenggarakan oleh pemerintah Kabupaten dan bertempat di SMPN 5 Karanganyar. Tim Jayanegara sampai di sana pukul 08:00, dan itu sudah terlambat. Akhirnya setelah daftar ulang, mereka menunggu giliran di luar ruangan.


"Dapet undi berapa Mah??" tanya Laras.


"Duabelas." jawab Bu Endang.


"Foto dulu aja yuk!" ajak Mas Iyon.


Akhirnya mereka berswa foto terlebih dahulu. Setelah itu giliran undi 11 yang pentas, maka tim Jayanegara bersiap-siap. Mereka membuat lingkaran dan saling bergandengan tangan untuk memanjatkan doa, agar dilancarkan semuanya dan bisa meraih juara. Aamiin.


"Nomor undi 12, silahkan memasuki ruangan lomba." panggil sang pembawa acara.


"Oke guys, semangat yhaa!! Jangan sampai ada gerakan yang lupa. Good luck guys!" ucap Mas Iyon.


Kelimanya segera masuk ruangan sesuai dengan rencana sebelumnya. Setelah itu sebuah sinopsis dibacakan, dan hal yang paling mendebarkan adalah musik diputar dan pentasnya dimulai.

__ADS_1


Kelimanya memang demam panggung, tapi itu tidak terlalu mengganggu konsentrasi mereka. Mereka menari mengikuti irama dan gerakannya tidak ada yang salah, mereka berlima benar-benar luar biasa.


Durasi lomba adalah 7-10 menit dan tim Jayanegara mempunyai durasi 8 menit, itu sudah lebih dari cukup.


Lomba pun selesai, semua peserta telah menampilkan keterampilannya, kini saatnya menunggu pengumuman juara.


"Huaaa.. Aku mau ada sing salah." ucap Risa.


"Apa iya to?? Kok aku gak nyadar yha." jawab mas Iyon.


"Kan terus tak tutupi, hehehe." ucap Jagat sambil meringis.


"Sipp!!" jawab Bu Endang sambil menunjukkan dua jempol tangannya.


Setengah jam kemudian semua peserta diminta untuk masuk ruangan dan pengumuman pemenang akan dimulai.


"Juara harapan tiga, dengan total nilai 161 diraih oleh nomor undi.......... Empat!!" ucap salah satu dewan juri.


"Selanjutnya, juara harapan dua, dengan total nilai 180 diraih oleh nomor undi...... Sebelas!!"


"Juara harapan satu, dengan total nilai 199 diraih oleh nomor undi........ Sepuluh!!"


"Juara tiga, dengan total nilai 293 diraih oleh nomor undi........... Dua...... Thok!!"


"Wah edan.. Tak kiro duabelas.." ucap Mas Iyan.


"Juara dua, dengan total nilai 371 diraih oleh nomor undi...... Dua.... Puluh!!"


"Juhhh!! Duapuluh.." ucap Mas Iyon dengan rasa campur aduk.


"Juara satunya nggak usah yha.." ledek salah satu juri.


Sontak hal itu membuat peserta dan tim official menjadi ramai.


"Oke tenang!! Saya cuma bercanda, ini kira-kira yang juara satu total nilainya berapa??" tanya juri itu.


Ada yang menjawab 380, 385, 450, 479, bahkan 500.


"Oke, jawaban yang benar adalah 579. Total nilai tertinggi karena kualitasnya VVIP ini. Juara satu diraih oleh nomor undi."


Suasana sangat tegang, tim yang belum disebut nomor undinya seolah menahan napas. Semua benar-benar ingin tahu nomor undi berapakah yang akan mendapat juara 1 itu.


Ittss, Bersambung ke part berikutnya di minggu depan yhaa.


Jangan lupa like^^

__ADS_1


__ADS_2