Sesak Yg Menyeruak

Sesak Yg Menyeruak
kedatangan mas adit


__ADS_3

Sore itu di kejutkan dengan kedatangan mas Aditya ke kediamanku." Assalamu'alaikum...! "suara ketukan pintu dan ucapan salam terdengar dari luar.... buru-buru aku membuka pintu takutnya ada tamu yg mau mencari bapakku, karena kerap kali banyak tamu yg datang menemui bapakku, mereka rekan sekerja bapak sebagai seorang pendidik. Bapakku bekerja sebagai kepala sekolah d sekolahan negri d daerahku.


Namun alangkah terkejutnya begitu kubuka pintu, mas Aditya berdiri dengan senyumnya yg khas.


"Mas...sambil tergagap aku menyapa mas Aditya....ia yang, maaf aku gak ngabarin kamu dulu mau bertandang ke rumahmu,I..ia mas ayo masuk!, sampai lupa aku mempersilahkan masuk mas, gak apa apa yang" sembari masuk dia berucap.

__ADS_1


Di dalam kamar ibuku bertanya!,"siapa yg datang Rey... ?,ini bu ada mas Aditya dari cikarang aku menjawab pertanyaan ibuku sambil menghampirinya bersama dengan mas Aditya".


"Assalamu'alaikum bu!,gimana kondisi ibu sekarang? sambil menyalami ibu", mas Aditya menanyakan keadaan ibu yg dalam masa penyembuhan paska sakit yang di derita ibu beberapa bulan terakhir. "Alhamdulillah berangsur baik", ibuku berkata sembari memandangi mas Aditya dengan berusaha ramah," alhamdulillah bu kalo begitu mas Aditya berucap lagi dengan ramah! "


Ayo mas barangkali mau istirahat dulu?,di ruang tamu untuk melepas penat setelah perjalanan jauh sembari nunggu bapakku pulang, lalu kami beranjak keluar dari kamar ibuku. Sebentar ya mas aku ambilkan minum dulu, lalu aku pergi ke dapur untuk sekedar membawakan minuman buat mas Aditya, sama makanan seadanya. Tak membutuhkan waktu lama untuk ku menyiapkan minuman dan makanan lalu aku bergegas lagi menghampiri mas Aditya di ruang tamu.

__ADS_1


"Sudah makan mas? , udah tadi yang di tempat peristirahatan bis!,kalo mau makan lagi mau aku siapin dulu mas kebetulan barusan aku habis masak buat makan nanti, gak usah yang nanti aja!",oh ya udah, aku pun mempersilahkan mas Aditya untuk sekedar minum dan memakan makanan yang aku suguhkan.


Kami saling berbincang meskipun belum begitu banyak yg d ceritakan mas Aditya tentang kedatangannya ke tempatku yg secara dadakan.


Tak selang berapa lama ku dengar suara motor ayahku d depan rumah. lalu aku bangkit membukakan pintu untuk ayahku, "lagi ada tamu Rey? , iya yah ada mas Aditya dari cikarang baru tiba satu jam yg lalu". oh... ya udah, ayahku meletakan helem d atas kursi di depan rumah. "Assalamu'alaikum sembari masuk rumah ayahku mengucapkan salam. Wa'alaikum ssalam pak...! mas Aditya bangkit dari duduknya menyalami tangan ayahku, sehat pak...? alhamdulillah masih d beri nikmat sehat, walaupun usia sudah sepuh", ayahku berujar sambil duduk berbincang bincang ringan dengan mas Aditya, aku bergegas ke dapur untuk membawakan air minum untuk ayah. Selagi kami berbincang datang keponakanku baru pada pulang dari tempat temannya, keponakanku memang sedari kecil sudah tinggal bersama ibuku, yg paling besar widia dan yg nomor dua karina mereka anak dari kakak perempuanku anak pertama.

__ADS_1


__ADS_2