SI ANAK RODA

SI ANAK RODA
KEMBALI KE KOTA


__ADS_3

"ini aku bawakan makanan , aku tahu kalian belum makan ." ucap bujang


"pas banget bang, baru aja mau keluar cari makan malah udah dibawain ." ujar Andhi


"kita makan di depan aja , ga enak makan disini ." ajak Mamat


Sementara itu di kota pasokan sayur turun karena banyak tempat yang kebanjiran.


"hallo bang..kami belum bisa pulang hari ini


disini banjir ." ucap orang ditelpon


"yaudah tapi ingat segera kembali, stok sayur langka ." kata Anton


"bagaimana ini, bang bujang gak ada dan stok sayur langka ." keluh Anton


"apa aku telpon bang bujang aja ya ."


Saat tengah menikmati roti bakar yang masih hangat, Anton menelepon bujang.


"hallo bang, ini stok sayur dipasar sedikit gimana ?."


"kamu naikin sedikit aja harganya atau telpon tengkulak yang lain ." balas bujang


"tapi kan Abang yang tahu nomor para tengkulak itu ."


"oiya..nanti Abang suruh mereka cepat pulang ." pungkas bujang


"dari siapa bang ?." tanya Mamat


"Anton katanya stok sayur menipis ."


"anak pak Mardi itu ?." tanya Mamat lagi


"iya."

__ADS_1


"apa kita pulang sekarang aja bang ?." celetuk Andhi


"lalu siapa yang jagain Yusuf ?."


"apa perlu kita beritahu keluarganya ?"


balas Mamat


"jangan, aku takut keluarganya sedih ." cela bujang


"biar kami aja jagain Yusuf kalian kembali ke kota aja ." kedua kawan Mamat menawarkan diri


"lebih baik begitu ." pungkas Mamat


Sebelum kembali ke kota, mereka menjemput para preman yang telah diobati.


"ayo ikut kami ." bujang menarik lengan salah satunya


"ikut kemana ?." tanya mereka


Sepanjang perjalanan preman itu tak berani menatap bujang .


"terimakasih bang telah mengobati kami ." celetuk salah satu preman memecah keheningan.


"iya, sama-sama ."


"kalian tahu siapa aku ?." bujang mendekati mereka


"tidak bang ." balas mereka dengan tetap menunduk


"hey..lihat aku jangan menunduk ."


"aku dulu teman baik ompong , bos kalian . bahkan sejak pertama bertemu dia aku sudah satu kamar dengannya."


"kami satu-satunya anak buah tuan Randi yang disekolahkan ." lanjut bujang.

__ADS_1


"mengapa Abang menjadi musuh sekarang ?." tanya Dani


"setelah lulus SMK aku diberi bagian pemasaran, membuat kerjasama ,memperluas pasar "


"tapi ompong iri padaku , dia yang lebih lama ikut tuan Randi hanya menjadi kepala bagian pengiriman ." bujang berhenti menghela nafas panjang.


"ompong mengirim sayur yang jelek kepada beberapa pasar yang paling besar pesanannya ."


"perusahaan Randi Grup dituntut ganti rugi beberapa kolega belasan milyar ."


"aku merasa bersalah gagal mempertahankan kerjasama , aku memutuskan mundur ." pungkas bujang


"setelah menyingkirkan bang bujang, dia memecat kami semua di bagian penyortiran . dia menuduh kami yang lalai padahal dia yang menyuruh kuli menaikan sayur itu kedalam truk." Andhi ikut bicara


"dia juga membunuh beberapa kuli panggul yang dia suruh menaikan sayur itu, dan salah satunya adalah adikku , bagus ." air mata Andhi menetes dipipinya.


"kini kalian gagal melaksanakan tugasnya ditambah kalian menghilang tentu dia merasa dikhianati ."


"saranku segera bawa pergi semua keluargamu dia tak akan tinggal diam apalagi menerima alasan kalian ." titah bujang


"sepertinya benar kata dia keluargaku pasti juga diincar." batin salah satu preman


Hatta di pinggir jalan sepi bujang menurunkan para preman tersebut.


"pulang ! bawa pergi kelurgamu !." perintah bujang


Tanpa janjian mereka langsung lari mencari jalan pulang.


"ayo cepat selamatkan anak istri kita ." ujar salah satunya


"ah kamu percaya saja dengan dia, bisa saja dia mengarang cerita kan ." bantah lainnya


 


18\-04\-2020

__ADS_1


 


__ADS_2