SI ANAK RODA

SI ANAK RODA
TUGAS PERTAMA


__ADS_3

Sampai ditujuan, Rajak mengajak bujang menuju bangunan dua lantai di samping parkiran truk-truk bosnya.


"ikuti aku kan ku tunjukan kamarmu." Rajak menarik lengan bujang


Sampai di kamarnya Rajak memanggil orang didalam.


"Buka pintunya ompong!." teriak Rajak menggedor pintu.


"ini aku bawakan kawan untukmu ." lalu Rajak pergi.


"hey... ayo masuk jangan diam saja ." ompong langsung menarik tangan bujang.


"kau ni bujangkan ?." tanya ompong


"darimana kau tau namaku ?."


"bos telah menceritakan kepadaku ."


"sekarang kau mau tidur di atas apa di bawah ?." tanya ompong menunjuk ranjang tingkat itu.


"aku di atas aja ." kemudian bujang naik ke atas


Sekitar pukul tiga malam bujang dibangunkan oleh ompong.


"hey anak baru bangun...kita harus kerja ." ompong menggoyangkan ranjang bujang.


"apa ini sudah pagi ?."


"kau bahkan kesiangan anak baru ." lanjut ompong sebelum meninggalkan bujang.


Ternyata semua orang disana sudah bersiap di atas truk untuk menuju pasar.


"kita mau kemana Pong?." tanya bujang saat di truk


"ke pasar nurunin sayur ." jawab ompong yakin.


Sampai di pasar mereka langsung berhamburan mencari rejeki sendiri.


"bawa karung ini lalu ikuti aku ." perintah ompong yang langsung dilakukannya


"ini nak upahmu ." pedagang itu memberikan uang pada ompong.


"terimakasih Bu ." ucapnya sebelum pergi.

__ADS_1


"ini bagian mu bujang ." ompong menyerahkan selembar uang lima ribu rupiah setelah beberapa langkah meninggalkan lapak pedagang tadi.


"setiap hari jadi ini kerjaanmu ?." tanya bujang kembali


"beginilah bujang." jawabnya singkat


"kita disini harus mencari makan sendiri, bos hanya meminjamkan tempat dan mencarikan kita kerja ."


Lanjut mereka membawa beberapa karung lagi ke dalam lapak pedagang.


Sekitar pukul tujuh mereka kembali naik truk tuk berpindah tempat.


"apakah Kita pulang ?."


"tidak..kita kan ke pelabuhan ." jawab ompong santai


Siang hari setelah selesai di pelabuhan semuanya kembali ke tempat awal.


"apakah kamu sudah lama disini ?."


"sejak usiaku sebelas tahun bujang ." jawab ompong yang sekarang sedang terlentang di kasur


"lalu bagaimana keluargamu ?." tanya bujang lebih dalam


Saat ompong mengganti tidur malamnya bujang malah membuka buku yang dibawanya dari kampung.


"lebih baik aku tulis saja pengalamanku ini siapa tahu besok kan jadi kenangan ." batin bujang


Setelah beberapa tiga bulan bekerja tuan Randi baru ingat akan bujang.


"oh iya...aku kok lupa ya bagaimana kabar bocah itu ." saat ia mengunjungi kota itu


"hey bagiamana kabar mu nak ?." tanya tuan Randi pada bujang yang tengah menulis ceritanya.


"baik tuan ." kemudian ia menutup bukunya dan turun.


"ternyata kamu suka menulis ya ?."


"ia tuan , cuman buat mengisi waktu luang ." jawabnya malu-malu


"oh iya.. beberapa bulan ini saya sibuk jadi lupa kalau punya janji dengan kamu ."


"jadi kamu dulu pernah sekolah apa tidak ?." tanya tuan Randi

__ADS_1


"belum pernah sekolah tuan ." jawab bujang


"kalau begitu besok jangan ke pasar ." ucap tuan Randi


"mengapa tuan ?."


"saya mau mendapatkan kamu kejar paket A ."


Kebetulan saat itu ada pendaftaran kejar paket A.


Setelah makan malam bersama yang lain bujang dan ompong kembali ke kamarnya.


"maaf ompong apa kamu dulu pernah sekolah ?." tanya bujang


"pernah tapi cuma sampai kelas Lima ." jawab ompong yang mencoba memejamkan mata


"tadi sore saat kamu tidur tuan Randi datang ."ujar bujang


"lalu?."


"dia mengajak ku besok ikut dengannya katanya mau didaftarkan kejar paket A ." jelas bujang.


Esoknya bujang tak ikut ke pasar tapi ia ikut tuan Randi ke tempat lain.


"kamu beneran mau sekolah kan ?." tanya tuannya


"iya tuan ." jawabnya singkat


Setelah itu bujang tak pernah ikut ompong dan yang lain ke pasar. setiap hari ia harus mengikuti kejar paket A.


Setelah menyelesaikan kejar paket A bujang langsung di daftarkan tuannya sekolah di SMP sekitar sana . Meski usianya lebih tua dari yang lain ia tetap menikmati sekolahnya.


Sedangkan ompong tetap bekerja di pasar.


Tetapi bujang juga sering mengajak ompong belajar , sehingga ompong juga ingin kembali sekolah. Kemudian bujang menyampaikan keinginan kawannya itu kepada tuan Randi.


"maaf tuan , bujang ingin bicara boleh?." tanya bujang


"silahkan bujang ." kebetulan saat itu tuan Randi mengantarkan bujang ke sekolah.


"Apakah boleh ompong juga ikut sekolah tuan ?."


"boleh saja , nanti biar saya bicara dengannya ." ujar tuannya.

__ADS_1


__ADS_2