
Tentu bujang sekarang membutuhkan banyak orang baru. maka ia memutuskan untuk mengajak pemuda kampung menjadi anggotanya.
"bagaimana jika sopir dan kernet truk baru ini saya Carikan dari kampung aja pak ?." usul bujang
"boleh...aku percayakan urusan ini padamu nak."
___________________________________________
Selesai mengurus truk baru itu keduanya berpisah , bujang langsung meluncur menelusuri kampung demi kampung.
Dengan sifatnya yang ramah dan tidak semena-mena memainkan harga maka dengan cepat usaha mereka meluas, bahkan melebihi apa yang dia pikirkan sebelumnya.
"sekarang kita menuju kemana mat?." tanya bujang pada sang sopir
"kampung ku bang, kemarin aku diberitahu disana panen wortel dan buncis ." jawab Mamat
Selama perjalanan ke kampung Mamat yang melewati lembah dan bukit, bujang banyak bertanya.
"di kampung mu banyak pemuda seumuran mu?." tanya bujang
"banyak bang, sayang banyak yang nganggur ."
"aku ini mau cari orang, tadi siang pak Mardi beli truk lagi mat." ujar bujang
"wah.., kebetulan itu bang kawanku itu banyak yang bisa nyetir bang ." kata Mamat
"nanti aku kenalkan sama Abang ."
Hari mulai petang , namun bujang masih sibuk dengan lembar-lembar goresan pena.
"maaf bang jalannya rusak , jadi ganggu Abang nulis ." ucap Mamat
"tak apa, ."
"apa masih jauh kampung mu mat?." tanya bujang
"nggak bang, kira-kira lima belas menit lagi sampai ."
Tak sampai lima belas menit mamat menghentikan truknya tepat didepan gubuk sederhana, kira-kira ukurannya 5x7 meter saja.
"sampai bang." kemudian Mamat turun dan di ikuti oleh bujang.
"tok..tok tok.."Mamat mengetuk pintu itu
__ADS_1
Seorang anak sekitar sepuluh tahunan keluarbm membukakan pintu.
"mari bang masuk ." ajak Mamat
"siapa namamu dek ?." tanya bujang pada anak itu
"Rahmat bang ."
"ibu mana dek ?." tanya Mamat
"di kamar mas ."
"oh ya bang, kalau Abang mau mandi kamar mandinya di belakang ." kata Mamat
Bujang yang memang sudah gerah segera beranjak untuk mandi.
Setelah menemui ibunya Mamat pergi keluar.
"Mamat kemana ? ." tanya bujang
"katanya keluar sebentar bang, entah kemana ." jawab Rahmat sambil menyuapi ibunya.
Saat jarum jam menunjuk angka 10 tepat Mamat datang dengan kelima temannya.
"walaikumsalam , Mamat mana ?." tanya bujang
"katanya tadi mau cari Andhi dulu bang ." jawab lainnya
"ngomong-ngomong ini kata Mamat kita di suruh kesini ada apa bang ?." celetuk lainnya.
belum sempat bujang menjawab Mamat memotong
"kalian mau kopi ?."
"tentu..." sahut mereka serempak
"sebentar ku buatkan dulu ." Mamat kemudian menuju dapur
"abang bujang...?" seorang yang baru datang memanggilnya.
"iya..kamu sudah kenal saya..?."
"sudah bang , dulu saya juga ikut tuan Randi ." lanjutnya
__ADS_1
"bagian apa ?." tanya bujang lagi
"kuli di gudang , tapi saya sekarang dipecat bang ."
"siapa namamu...?.
"kok bisa dipecat ." bujang memberondong pertanyaan
"saya Andhi.."
"sejak masalah salah kirim di pulau Kalimantan itu..kami semua kuli angkut di gudang dipecat bang ." lanjut Andhi
"bukankah memang itu kesalahan kalian ? ." bujang yang telah mulai lupa dengan Randi Grup kembali semangat dengan obrolan ini.
"sebenarnya tidak..
sebelum kasus itu kita tak pernah salah, tetapi saat itu kita diperintahkan untuk menaikkan sayur yang biasanya dikirim ke pasar pinggiran ke truk menuju pulau Kalimantan ."
"kalian tidak menolak ?." seorang ikut bicara meski sejak tadi hanya menonton obrolan
"kita mau nolak tapi bang ompong maksa , ya kita naikin ." lanjut Andhi
"tunggu...ompong ?." bujang terkejut
"iya bang, ompong sendiri yang memerintahkan kami ."
"jadi dia menyalahkan kalian , padahal salahnya sendiri ?."
"sepertinya itu memang disengaja oleh bang ompong ."
"apa tujuan ompong melakukan itu ?." gumam bujang
"sepertinya dia memang ingin memfitnah bang bujang ." Andhi menjawab pikiran bujang seakan dia mendengarnya
"untuk apa dia menjatuhkan kawannya sendiri ?." kali ini bujang benar-benar emosi
"merebut posisi Abang ." tegas Andhi
"sejak ditinggal bang bujang , dia semena-mena."
"benarkah....?"
"setelah memecat kami, dia memainkan harga di pasar , dan juga menggunakan preman untuk mendapatkan sayur dengan semurah mungkin ."
__ADS_1