
Dengan pakaian yang sederhana bujang mendatangi kantor perusahaan yang membeli usaha tuan Randi itu.
Meski hanya memakai kaos lengan pendek , celana jeans dan sepatu seadanya Bujang hendak menemui pimpinan perusahaan.
"maaf mbak, bapak direktur ada ?." bujang bertanya kepada resepsionis
"apa anda sudah membuat janji dengan bapak direktur ?."
"belum, coba tanyakan bisa bertemu dengan ku atau tidak ?." pinta bujang
"baik, akan saya tanyakan ." resepsionis beralih menelepon ruangan direktur.
"ada yang ingin bertemu dengan bapak ." ucap resepsionis
"siapa ? , sepertinya tidak ada janji hari ini ." balas direktur tersebut.
"maaf , nama anda siapa?." tanya resepsionis pada bujang
"nama ku bujang, aku ingin membahas tentang bisnis ."
"namanya bujang, katanya hendak membahas bisnis ." jelas resepsionis
"yasudah ijinkan dia masuk ." titah direktur pada resepsionis.
"silahkan, anda sudah ditunggu di ruang direktur ."
"mari saya antarkan ." resepsionis itu beranjak dari tempat duduknya untuk mengantarkan bujang.
Bujang masih hafal dengan denah ruangan di gedung tiga lantai itu, karena dulu ia sering mengadakan rapat dengan para kolega di aula lantai tiga.
Tepat ruangan yang ditempati direktur adalah ruang kerja tuan Randi. Perusahaan ini menggunakan gedung itu hanya sementara sembari menggarap gedung baru.
__ADS_1
"assalamualaikum ." bujang membuka pintu kaca ruangan tersebut.
"wa.. Alaikumsalam ." direktur itu tampak gagap menjawab salam bujang. Mungkin karena ia lebih terbiasa mendapat sapaan selamat pagi atau lainnya.
"silahkan duduk ."
"benar anda yang bernama bujang ?." tanya direktur itu.
"benar saya bujang ."
Direktur itu memperlihatkan pakaian bujang yang tampak seperti orang biasa.
"pasti seperti yang kemarin, cuma menawarkan sayur murahan ." gumam direktur itu saat melihat bujang.
"apa yang anda tawarkan pada kami ." direktur tersebut langsung menanyakan tujuan bujang
"saya akan menawarkan kerjasama ."
"saya bisa menginvestasikan beberapa truk pada perusahaan anda ini ."
"sekitar dua puluh truk ." balas bujang singkat.
"maaf tapi perusahaan ini telah memiliki cukup truk untuk menjalankan bisnis kami ." tolak direktur itu .
"lalu apa yang bisa saya investasikan ?."
"untuk saat ini kami memerlukan banyak dana ." ujar direktur tersebut.
Sejak melihat bujang direktur itu memang sudah berfikir untuk menolak bujang. Dia menganggap remeh tamunya itu.
"baik saya bisa memberikan dana untuk berinvestasi disini ." tegas bujang dengan yakin.
__ADS_1
"berapa yang bisa kamu berikan ?, dua juta ?."
"maaf kami butuh dana yang besar, bukan sumbangan ." direktur itu semakin terang-terangan merendahkan bujang , dia tak tahu siapa tamunya.
"baik saya membatalkan tawaran ini ."
"tapi tolong periksa siapa petinggi perusahaan yang anda beli ini sejak tiga tahun lalu ." bujang pergi dengan meninggalkan kartu namanya dimeja direktur angkuh itu.
"memangnya siapa dia ?, tak mungkin dia orang penting di Randi Grup ."
"pakaiannya saja lusuh gitu ." gumam dia dalam hati.
Tetapi direktur angkuh itu masih penasaran siapa Bujang, orang lain yang menawarkan kerjasama yang lebih buruk darinya saja menggunakan setelah jas rapi , tetapi dia hanya berpakaian lusuh seperti itu.
"tolong periksa semua petinggi Randi Grup sejak tiga tahun lalu, hasilnya kiriman saya segera ." titah direktur angkuh itu pada sekertaris nya.
"baik akan saya periksa ." jawab sekertaris nya sebelum menutup telepon.
Menggali informasi tentang RANDI Grup tak sulit karena hampir semua pelabuhan pernah mereka jajaki. Kerjasama mereka tersebar luas tetapi sayangnya mengalami penghianatan.
Semua data para petinggi Randi Grup dari tiga tahun yang lalu sudah berhasil dikumpulkan oleh sekretarisnya.
Alangkah kagetnya direktur congkak itu melihat nama Bujang diposisi kepala bagian pemasaran yang berhasil menyuplai seratus persen kebutuhan dapur restoran termasyhur di pulau Borneo.
Ditambah lagi dengan keberhasilan bujang untuk mengekspor rempah rempah ke negara tetangga, membuat direktur itu malu sendiri.
Bujang menghubungi Andhi sepulang dari perusahaan tersebut. Andhi diminta menyiapkan berkas dan keperluan lainnya untuk meyakinkan direktur congkak itu.
07\-05\-2020
__ADS_1
IG : okipradana93689