
Raja, Sena dan Tara terus bersama dengan Vera, Aurel dan Cindy. sampai mereka pulang pun selalu bersama-sama.
Mereka sama sekali tidak ke kelas Alexa dan mengajak Lexa pulang bersama. Entah mereka lupa atau sengaja memang tidak mau mengajak Alexa. Untung saja Alexa sudah pulang lebih dulu.
Jika dia masih ada, kemungkinan besar Alexa akan merasa sakit hati. Terlebih bila mendengar perkataan anak-anak yang lain tentang dirinya, yang dibuang oleh Genk most wanted. Alvin dan Aldi pun sedikit tersingkirkan.
"Gila, ya. Si Raja. Nggak ngerti gue? Bisa-bisanya dia lupain Alexa cuma gara-gara si Vera!" ucap Alvin yang terlihat menahan amarahnya.
"Si Raja nggak seberapa, tapi noh, si kembar! Bisa-bisanya dia lupain adik sendiri demi cewek-cewek muna!" Aldi pun sama kesalnya dengan Alvin.
"Benar! Eh, tapi Di, gue nggak lihat Alexa sepanjang hari, lo ada lihat dia?" tanya Alvin.
"Nggak, kayaknya gue nggak lihat dia," jawab Aldi.
"Pasti, Lexa sedih banget," ucap Alvin.
"Mana tadi pulangnya juga, si kembar nggak ngajak Alexa, pas gue ke kelasnya, udah kosong." Tadi ketika Aldi melihat si kembar pulang bersama Aurel dan Cindy, dia langsung ke kelas Alexa, tetapi sudah kosong.
"Emang, tuh Kakak laknat. Tahu Lexa berangkat bareng mereka, eh pulangnya malah di tinggal. Terus Lexa pulang sama siapa, ya?"
"Nggak tahu," jawab Aldi.
Mereka berdua saat ini sedang berada di rumah Aldi. Sepulang sekolah mereka langsung ke rumah Aldi.
Sementara Tara dan Sena memutuskan akan makan dulu sebelum pulang, tentu saja dengan Aurel dan Cindy. Raja pun akan ikut dengan mereka dan bertemu nanti di kafe.
__ADS_1
Kini Raja dan Vera sudah berada di kafe lebih dulu.
"Ja, selama nggak ada aku, apa kamu pernah pacaran?" tanya Vera.
"Aku kan sudah bilang nggak mau pacaran dulu. Kita ini masih sekolah. aku lebih nyaman menjadi sahabat atau teman aja."
Raja dan Vera memang tidak pernah menjalin hubungan tetapi kedekatan mereka sudah seperti orang yang pacaran, bisa di bilang TTM (Teman Tapi Mesra), atau HTS (Hubungan Tanpa Status).
Vera tidak masalah, karena Raja seperti itu hanya pada dirinya. Dia menganggap Raja mencintainya dan Vera sudah menganggap Raja kekasihnya.
"Masa, apa kamu dekat dengan seseorang?"
Raja tiba-tiba teringat pada Alexa, bukankah dia sudah berpacaran dengan Alexa, itu pun dia yang menembak Alexa. Namun, Alexa meminta hubungan mereka dirahasiakan. Jadi dia tidak bisa jujur pada Vera.
"Aku dekat sama siapa? sama si kembar dan duo Al, paling juga."
Terbersit rasa bersalah di hati Raja, untuk Alexa. Namun, dia tepis semuanya. Ini bukan salahnya. Lexa yang meminta hubungannya dirahasiakan.
Vera memeluk lengan Raja dan menyenderkan kepalanya di bahu Raja. "Aku senang banget dengarnya. Aku juga di sana tidak dekat dengan siapa pun. aku selalu ingat kamu."
Raja tersenyum. Dia lalu melihat Si kembar bersama dengan gebetannya masing-masing. Tunggu dulu, Raja baru ingat bukankah tadi si kembar berangkat sekolah sama Alexa, lalu Alexa pulang dengan siapa kalau si kembar dengan mereka?
Raja melihat ponselnya, tidak ada pesan masuk atau panggilan dari Alexa.
"Hei, sini!" Vera memanggil Aurel, Cindy, Sena dan Tara.
__ADS_1
Mereka menghampiri meja Raja dan Vera. Raja, diam-diam mengirim pesan pada si kembar, dia menanyakan di mana Alexa?
Si kembar melihat ponsel mereka yang berbunyi ada kesan di grup. Setalah mereka membacanya, mereka saling pandang dan melihat ke arah Raja bersamaan.
Sena membalas pesan Raja.
Lo 'kan cowoknya, kenapa nggak pulang sama Lexa?
Raja terkekeh membacanya, dia membalas lagi.
Lo kakak-kakaknya, bisa-bisanya Lo berdua ninggalin Alexa. Kalau Om tahu, kalian akan di hukum.
Tara membalas pesan Raja.
Lo juga bakal dihukum bahkan nggak boleh lagi ketemu Lexa, karena lebih peduli, sama Si Vera.
Tiba-tiba ada pesan masuk ternyata dari Alvin. Mereka memang berkirim pesan di grup yang mana Alvin dan Aldi juga anggotanya.
Kalian semua geblek dan brengsek. Nggak usah main salah-salahan kalian sama brengseknya!!
Meraka merasa tersentil dan merasa bersalah pada Alexa.
"Kalian sedang apa, sih?" tanya Vera. Mereka semua langsung mematikan ponselnya.
"Nggak ngapa-ngapain. Alvin di grup nanyain kita ke mana?" jawab Raja.
__ADS_1
Mereka kembali larut dalam obrolan, melupakan rasa bersalah yang terlintas di benak mereka.
...----------------...