Si Culun Kekasih Raja

Si Culun Kekasih Raja
Bab 9. Rindu Alexa


__ADS_3

Alexa Hari ini tidak sekolah, karena dia diskors. Alexa tidak masalah, dia justru sangat menikmati skorsingnya.


Benjol di dahinya kini berwarna ungu, Mamahnya langsung memberi salep thrombopop.


Alexa, sekarng sedang berenang. Sudah lama dia tidak berenang, sekitar satu minggu. Biasanya Alexa akan berenang di hati sekali.


Sementara Sena dan Tara, mereka sudah berangkat ke sekolah.


"Vin, lo merasa ada yang eneh nggak sama Sena dan Tara?" tanya Aldi pada Alvin. Kini mereka sedang berada di kelas.


Pelajaran kedua bary saja usai. Guru sudah keluar dari kelas. Aldi dan Alvin memang duduk satu bangku.


"Aneh, kenapa?" Alvin bertanya balik pada Aldi. Pasalnya dia merasa mereka biasa saja.


"Aneh, mereka seperti menjaga jarak dengan Bara."


"Masa, sih. Biasa aja, ah!"


"Masa lo, nggak bisa ngerasain. Perhatiin deh, mereka tidak mau menatap wajah Bara. Tidak mengajak Bara ngobrol kalau nggak di tanya."


"Ah, perasaan lo aja, mereka memang begitu dari dulu juga."


Aldi memperhatikan si kembar yang duduk bersama, di belakang bangku Raja. Sedangkan meja mereka ada di samping meja Raja.


Datang Guru pelajaran berikutnya, mereka mulai belajar kembali.


Setelah beberapa puluh menit, akhirnya bel istirahat berbunyi. Para siswa segera keluar begitu guru mereka sudah keluar.


Termasuk dengan Aldi dan Alvin, juga Raja. mereka bangkit untuk ke kantin.


"Sen, Tar. Ayo kita ke kantin."


"Kalian aja dulu. Nanti kita nyusul."


Aldi dan Alvin saling tatap.


"Ya udah, yuk guys!" Raja mengajak Aldi dan Alvin ke kantin.


Mereka pun sampai kantin dan langsung menempati meja kosong di pojok, yang biasa mereka tempati.

__ADS_1


Aldi menyuruh adik kelasnya untuk membelikan makanan mereka. Dia memberi uangnya.


"Ja, lo kok diam aja?" tanya Alvin.


"Memangnya mau ngapain?" tanya Raja.


"Ya, nggak ngapa-ngapain, tapi juga bukan diam aja, berasa sepi banget," Alvin menjawab.


"Sepi dari mana? Tuh lihat banyak orang!" sarkas Raja.


"Eit dah, lo lagi mode senggol bacok nih! Di tanya gitu aja ngegas!" ucap Aldi.


"Diam deh, gue lagi nggak mood bercanda." Raja benar-benar bad mood. Dia merasa tidak ada penyemangatnya.


"Lo, kenapa sih? Apa gara-gara nggak ada si culun Alexa, lo jadi badmood gini?" tanya Aldi.


"Nggak ada hubungannya sama Alexa."


"Masa, sih?" goda Aldi.


"Gimana Ja, waktu terus berjalan tahu-tahu nanti sudah satu bulan aja, dan lo belum bisa naklukin dia." Alvin tersenyum meremehkan.


Pada saat bersamaan datanglah si kembar, Sena dan Tara. Mereka mendengar teriakan Raja.


Sena dan Tara duduk berhadapan satu meja dengan mereka. Seraya membawa sepiring makanan.


Mereka langsung menyantap makanan itu. Aldi, Alvin dan Raja memperhatikan sikap Sena dan Tara yang menjadi lebih pendiam.


"Mereka sariawan kali ya? jadi nggak bisa ngomong," ucap Aldi.


"Mereka bukan sariawan tapi bad mood kayak si Raja. Sepertinya mereka juga kangen sama si Culun." Alvin terkekeh menggoda si kembar.


"Wah, hebat banget si Culun bisa bikin tiga most wanted kita uring-uringan." Aldi menanggapi ucapan Alvin.


"Bisa diam nggak?!"


Sena, Tara dan Raja berteriak bersamaan.


"Nggak!" jawab duo Al, mereka lalu tertawa.

__ADS_1


Raja mendengus kesal, sedangkan Sena dan Tara melanjutkan makannya. Raja lalu bangkit dan pergi dari kantin.


"Ja, mau ke mana?" tanya Aldi.


Raja tidak menjawab dia hanya melambaikan tangan sambil berlalu pergi.


"Lo, sih. Bahas cewek culun terus. Dia kan jadi kesal, kayak nggak ada pembahasan lain aja!" Alvin menegur Aldi.


"Lo, juga sama!"


Sena dan Tara sudah selesai makan. Mereka lalu bangkit dan pergi dari kantin.


"Lah, kita ditinggalin lagi." Aldi menunjuk si kembar yang pergi.


"Udahlah biarin aja. Mereka sedang GEGANA."


"Iya, gelisah galau merana."


***


Bel pulang sudah berbunyi, semua bergegas pulang. Setelah mereka dipusingkan berbagai macam rumus dan hafalan teori.


Terbayang empuknya kasur dan kamar yang nyaman. Makanan yang lezat tersaji di meja makan. Itulah kira-kira yang dibayangkan semua siswa.


Semua bergegas keluar gerbang sekolah, ada yang berjalan kaki, naik motor ataupun mobil. Mereka yang membawa kendaraan sendiri tentunya sudah mempunyai SIM.


Raja pun sama dia bergegas naik motor untuk pulang. Biasanya Raja akan nongkrong dulu bersama teman-temannya. Bukan nongkrong di toilet loh, ya. Melainkan nongkrong berkumpul bersama teman-temannya.


Hari ini dia absen dulu nongkrongnya. Raja merasa harinya membosankan tanpa Alexa. Tidak ada yang lebih menyenangkan dari pada menggoda Alexa dan melihatnya kesal.


Wajah Alexa sudah membuatnya menjadi candu. moodboster baginya.


Raia lalu tersadar sesuatu. " Kenapa gue jadi mikirin dia?" gumamnya.


"Wah, bahaya ini. Jangan sampai gue suka beneran sama tuh cewek! Bisa turun reputasi gue sebagai cowok tertampan dan Playboy," gumam Raja.


"Pokoknya gue harus cepat-cepat menyelesaikan tantangan yang diberikan oleh kedua kunyuk itu." Raja bergumam, lalu dia pergi


mengendarai motornya membelah jalanan Ibu Kota.

__ADS_1


__ADS_2