Si Culun Kekasih Raja

Si Culun Kekasih Raja
bab 33


__ADS_3

Arjuna, Alexa dan Anisa duduk di sofa di ruang kerja Arjuna.


"Apa yang ingin kau bicarakan?" tanya Arjuna pada Alexa.


"Aku ingin sekolah di luar negeri, Pah." Alexa meminta izin pada kedua orang tuanya.


"Apa karena masalah tadi?"


"Bukan, aku bukan orang lemah yang karena hak seperti itu melarikan diri. Aku memang harus ke sana. Aku daftar ke sekolah yang aku mau dan diterima, ini adalah kesempatan bagiku." Alexa mengeluarkan surat dari dalam tas dan memberikannya pada Arjuna.


"Baiklah, Papah izinkan. kapan kamu berangkat?"


"Dua Minggu lagi."


"Papah akan siapkan tempat untukmu di sana."


"Tidak perlu, Pah. Sudah ada yang menyiapkan di sana. Aku cuma butuh izin Papah dan Mamah."


"Mamah, akan kesepian tidak ada kamu. Mamah akan kangen kamu."


"Mamah, bisa jenguk aku ke sana kapan pun."

__ADS_1


"Alexa, maafkan kakak-kakakmu."


Alexa tidak menjawab dia hanya tersenyum pada Arjuna.


"Pah, aku ke kamar dulu ya." Alexa lalu beranjak bangun dan pergi ke kamarnya. Dia tak ingin membahas perihal kakak kembarnya, hatinya masih kecewa.


Terlalu kecewa, pergi keluar negeri karena ada panggilan itu hanya akal-akalannya saja. Dia kenal pemilik sekolah itu dan meminta tolong padanya.


Alexa ingin menghindar untuk sementara hingga luka hatinya sembuh. Namun, biasanya siapa pun yang membuatnya kecewa akan sulit untuknya percaya lagi. semua tak akan sama untuk selamanya.


Arjuna menatap anaknya sendu. Dia tahu betapa kecewanya Alexa, kedua kakaknya lebih memilih gadis-gadis itu. Arjuna tidak akan pernah merestui mereka. Ketiga wanita itu sudah di blak list olehnya.


Dia mengizinkan Alexa pergi dengan harapan, akan menyembuhkan lukanya. Ketika Alexa kembali nanti, dia sudah bisa memaafkan kedua kakaknya.


"Semoga saja, mereka memang keterlaluan."


***


Pagi ini sarapan di lalui dengan sunyi tak ada percakapan di antara mereka. Setelah selesai Alexa langsung beranjak bangun dan Salim pada kedua orang tuanya.


Dia lalu pergi di antar oleh supir. "Pak, berhenti dulu!" ucap Alexa tegas.

__ADS_1


Alexa lalu keluar dan mengetuk pintu kemudi. "Maaf Pak, Bapak pindah ke belakang, biar saya yang menyetir."


"Aduh jangan Non, nanti kalau ada apa-apa Bapak yang dimarahi Tuan."


"Bapak, tenang saja. nggak akan ada apa-apa. sekali aja ya Pak."


Belum tahu aja supirnya Alexa, kalau Alexa jago balapan. Akhirnya dia mau dan pindah ke kursi penumpang samping kemudi. Alexa duduk nyaman di belakang kemudi.


Dia lalu menyalakan mesin mobilnya dan mengatur gigi. Mobil pun melaju membelah jalan. Jalanan mulai padat, Alexa mempercepat mobilnya tetapi penuh perhitungan. Dia juga tidak mau membahayakan dirinya dan orang lain.


Hanya dalam waktu sepuluh menit Alexa sudah sampai di dekat sekolah. Dia turun dari mobil, seperti biasa Alexa akan turun dan berjalan kaki.


Kedua kakaknya belum datang, karena mereka sedang naik angkutan umum. Alexa melihat Raja sedang berjalan bersama Vera dan dua temannya.


"Bukankah mereka sudah di DO oleh Papah ya?" tanya Alexa dalam hati.


Ah sudahlah dia tak peduli, Alexa terus berjalan menuju kelasnya.


Raja yang melihat Alexa, langsung terpaku. Ingin rasanya dia menghampiri dan dan berjalan dengannya seperti dulu. Namun jarak semakin menjauhkan mereka. Entah apa yang salah dan dari mana awalnya semua ini? Alexanya telah berubah.


Vera yang melihat Raja seperti itu tidak suka, dia pun menegur Raja.

__ADS_1


"Kamu lihat apa, sih? Lihatin si culun?" Vera kesal pada Raja.


Raja menoleh pada Vera, tanpa membalas ucapan Vera Raja berlalu meninggalkan Vera.


__ADS_2