Si Janda Dan Anak SMA

Si Janda Dan Anak SMA
Ketemu


__ADS_3

Di pagi hari Vanessa dan Evan terbaring dalam satu tempat tidur. Vanessa bangun duluan, melihat Evan yang masih pulas tertidur. Vanessa langsung pergi ke dapur untuk menyiapkan secangkir kopi untuk Evan.


Sebenarnya Evan tidak tertidur dia hanya pura-pura tidur, pada saat Vanessa pergi ke dapur Evan menghubungi Mirna. Seperti biasa pagi hari selalu saling memotivasi dalam kasih sayang.


Cukup lama Vanessa di dapur karena dia tidak tahu tempat dimana menyimpan kopinya. Sekitar 15 menit Vanessa berada di dapur, dan kopi sudah di buat oleh Vanessa. Vanessa pun membawa kopinya menuju kamar.


Dan pada saat Vanessa keluar dari dapur, dia berpapasan dengan Nicky yang baru bangun menuju ke dapur untuk membuat kopi juga. Mereka sangat kaget bertemu di dalam satu rumah, terlebih Vanessa yang sedang menggunakan pakaian tidur.


"Echa..." kata Nicky sambil memandang Vanessa


"Nicky... Lagi apa kamu di sini??" kata Vanessa


"loh harusnya aku yang tanya sama kamu, kamu lagi ngapain di sini??" kata Nicky


"oh... Aku di ajak nginep sama cowok aku" kata Vanessa sambil tersenyum tanda menegaskan bahwa dia sudah punya kekasih


Awalnya Nicky tak menyadari siapa cowok Vanessa, tapi Nicky sangat rendah diri dan tidak mengakui di hadapan Vanessa bahwa Evan adalah saudaranya. "aku kerja di sini"


"oh... Ya udah aku ke atas dulu ya" kata Vanessa


"oh... Iya, silahkan" kata Nicky sambil memandang Vanessa berjalan ke arah kamar Evan.

__ADS_1


Dan sekarang Evan mengerti, kenapa dia sulit komunikasi dengan Vanessa. Ternyata Evan dan Vanessa berpacaran. Tapi Nicky ingat bahwa Evan sudah punya pacar di sekolahnya. Dan Nicky ingat betul kalo ada seorang cewek yang dia anggap pelacur, dan di juga seorang pramugari.


Saat itu juga Nicky sangat kesal kepada Evan. Hatinya mulai panas membara. Terbesit pikiran bagaimana cara Evan dan Vanessa untuk memisahkannya. Tidak banyak berpikir Nicky melanjutkan niatnya untuk pergi ke dapur membuat kopi.


Sampailah Vanessa di dalam kamar, melihat Evan yang sudah terbangun. Namun masih berbaring di tempat tidur "sayang kamu udah bangun" tanya Vanessa


"wah... Wangi bener kopinya" kata Evan


"kebetulan itu kopi ke sukaan aku, dan aku selalu seduh kopi itu dengan langsung di rebus" kata Vanessa


"makasih banget ya, kamu udah bikinin kopi buat aku" kata Evan


"ya... Aku belajar menjadi istri kamu. Ya udah aku mau mandi dulu, hari ini aku langsung berangkat kerja dan kembali lagi paling lusa" kata Vanessa


"nanti di sana ajah, sekalian nunggu penerbangan. Takut telat datang ke sananya. Aku mandi dulu ya" kata Vanessa


Vanessa pergi ke kamar mandi, dan saat Vanessa membuka keran shower Evan ikut masuk ke kamar mandi.


"sayang... Ih, masa lagi??" kata Vanessa


"terakhir, kita kan ga akan ketemu dua hari" kata Evan

__ADS_1


Dan mereka kembali lagi bermain, walaupun harus di dalam kamar mandi.


Setelah selsai semua, Evan merokok di atas balkon dan Vanessa pamit untuk berangkat kerja.


"aku pergi dulu ya" kata Vanessa sambil mencium pipi Evan


"bye... Hati-hati ya" kata Evan


Sesampainya di teras rumah Vanessa kembali bertemu dengan Nicky.


"mau berangkat Cha??" kata Nicky


"ya..." kata Vanessa


"aku antar ya" kata Nicky


"ga usah, aku bisa sendiri kok" kata Vanessa


"em... Ini perintah Evan" kata Evan yang sedang mengakali untuk bisa berjalan bareng bersama Vanessa


"oh ya udah" kata Vanessa

__ADS_1


Dan karena pikirnya Vanessa bahwa itu sebuah perintah dari Evan, jadi Vanessa mau. Dan Vanessa sangat bahagia karena kali ini dia merasa di kawal oleh seorang bodyguard.


__ADS_2