
Vanessa dan Evan masih berkomunikasi, obrolan mereka saling mesra. Kali ini evan memanfaatkan situasi itu.
"kenapa sih kamu pingin banget ketemu aku??" kata Evan
"kangen dong sayang... kamu ga kangen gitu sama aku??" kata Vanessa
"kangen banget lah" kata Evan
"emang apa yang kamu kangenin dari aku??" kata Vanessa
"yah... banyak, kamu kok nanya gitu sih??" kata Evan
"salah satunya apa??" kata Vanessa
"em... sama bibir kamu yang gemes, aku ganti ke video call ya biar bisa liat bibir kamu" kata Evan
"ih... kamu, ga pake baju lagi" kata Vanessa
"iya... ini lagi ganti baju, kamu lagi ngapain??" kata Evan
"sama aku baru beres kerja, lagi ganti baju juga" kata Vanessa
"ah... yang bener?? coba kameranya agak kebawah" kata Evan
"ih... buat apa??" malu ah..." kata Vanessa
"bentar ajah" kata Evan
"bener ya bentar... nih" kata Vanessa
"ye... kurang lama" kata Evan
"gini... keliatan" kata Vanessa
"oh my God... huh... ga tahan sumpah liatnya" kata Evan dengan memasang muka sangat ingin
"ah udah ah... kamu ada-ada ajah loh" kata Vanessa
Evan mengelus miliknya dengan sendirinya, dia membayangkan Vanessa ada di hadapannya. Vanessa aneh melihat wajah Evan itu
"liatin lagi dong" kata Evan
"kamu kenapa sayang, muka kamu ga wajar gitu" kata Vanessa
"sedikit lagi... ah, tahan seperti itu " kata Evan
,
"hahaha.... konyol kamu" kata Vanessa
Prak... suara seseorang membuka pintu kamar Evan, dan yang membuka pintu itu adalah Mirna. karena Evan sedang tidak berpakaian, Mirna menutup kembali pintunya. dan berteriak "sayang cepetan ganti bajunya"
__ADS_1
Evan kaget dengan hal tersebut, dan langsung menjawab teriakan Mirna "iya bentar"
Vanessa tertawa melihat tingkah laku Evan saat video call. hal itu membuat kangen ingin cepat bertemu dengan Evan.
"kamu malah ketawa" kata Evan
"kamu sih pake gitu segala, malu sendiri kan jadinya" kata Vanessa
"hem... ya udah aku makan dulu ya" kata Evan
"ih... kenapa?? jangan di matiin dong aku masih kangen" kata Vanessa
"kan aku mau makan, kok sambil video call gini sih" kata Evan
"ya ga apa-apa bisa kan di taro di meja makan" kata Vanessa
"em... peraturan di rumah aku harus tertib, ga boleh main hp kalo lagi makan" kata Evan
"wah... seketat itu kah peraturannya, ya udah abis kamu makan lanjut lagi ya" kata Vanessa
"iya... " kata Evan langsung menutup panggilannya
Vanessa sedikit kesel, kenapa langsung di tutup padahal dia nunggu momen kata love you nya dari Evan.
Setelah memakai baju Evan langsung ke bawah dan langsung menuju tempat makan. di situ ada Mirna yang sudah siap menunggu. agak sedikit kesal dengan Evan, Mirna telah menunggu sangat lama.
"sayang... kamu ngapain dulu sih?? lama banget loh" kata Mirna
"oh... kamu jangan sedih ya, aku doain ayah cepat bebas dan kembali pulang" kata Mirna
Saat Evan dan Mirna makan Jose menanyakan sesuatu kepada Evan, "Van... kunci motor mana?? mau di pake dulu sebentar"
"di kamar, ambil ajah" kata Evan
Jose langsung ke kamar Evan untuk membawa kunci motor, saat mengambil kunci motor kebetulan Jose melihat handphone Evan yang tergeletak dan banyak masuk chat dari Vanessa. Jose hanya bisa geleng-geleng kepala. dan langsung kembali ke bawah, Evan sedang pergi ke dapur membawa sesuatu di dapur. dan Jose juga pergi ke dapur dan di dapur Jose dan Evan kembali berbicara.
"wanita mu dari casia sudah menunggu chat balasan mu" kata Jose
"sialan main baca ajah" kata Evan
"ga sengaja... ga cape pegang dua??" kata Jose
"pelacur itu cuman buat teman tidur saja, ga lebih" kata Evan
"bagaimana dengan yang ini??" kata Jose
"ini di jamin masih perawan. dan akan aku jaga sampai waktunya nanti" kata Evan
"ha-ha-ha... jadi dia cinta sejati mu" kata Jose
"ya begitulah... dia segala-galanya untuk ku" kata Evan
__ADS_1
"cepatlah makan dan antarkan kekasih mu itu. kita mulai datang ke rumah si Riko " kata Jose
"baik... pokoknya abis kakak pergi saya sudah siap" kata Evan
Jose pergi ke depan komplek dan Evan melanjutkan makannya. Evan kembali bercerita kepada Mirna
"sayang... abis ini aku mau pergi ke rumah Riko " kata Evan
"aku ikut " kata Mirna
"sayang... kamu jangan ikut-ikutan sama kasus ini. mending kamu pulang ajah, perkembangannya aku kabari lagi" kata Mirna
"engga aku ikut ajah" kata Mirna
"hem... ya udah, cepat habiskan makanannya kita siap -siap sekarang kalo mau ikut" kata Evan
"iya cerewet" kata Mirna
Hari sudah mulai sore, Jose sudah kembali dari depan komplek, dia langsung mengeluarkan mobil dari garasi. menyalakan klakson mobil untuk memberikan tanda kepada Evan bahwa akan siap berangkat. Evan pun langsung keluar dari rumah bersama Mirna. mereka langsung naik mobil yang sudah siap berangkat menuju rumah Riko
Jose langsung bertanya "jadi sekarang ke rumah Mirna dulu Van??"
"ngapain ke rumah aku??" kata Mirna
"maksud kakak??" kata Evan
"terus Mirna??" kata Jose
"aku ikut sama kalian" kata Mirna
"oke... Evan yang tanggung jawab" kata Jose
Dan mereka pergi ke rumah Riko, cukup lumayan pengawasan dan keamanannya untuk memasuki rumah Riko. tidak sembarang orang yang bisa masuk ke rumah Riko. Tapi karena identitas mereka memakai nama ayahnya menjadi sangat mudah untuk masuk ke rumah Riko.
Kali ini Riko belum sampai di rumah, dia masih dalam perjalanan pulang. jadi Evan, Jose dan Mirna menunggu terlebih dahulu. karena bosan Evan berkeliling di daerah rumah Riko. begitu juga Mirna yang terus mengikuti Evan kemana pun dia pergi.
Sampailah Evan berada di sebuah kolam ikan, dan ada sebuah pintu kecil yang bisa keluar dari arah belakang. pintu itu tidak banyak penjaganya namun belakangnya banyak sekali sawah. di pinggir kolam ikan itu Evan duduk bersama Mirna sambil memberi makan ikan.
"sayang... ikan-ikan itu sangat lahap, tidak tahu mana keluarganya, mana temannya yang penting dia kenyang duluan" kata Evan
"tapi mereka kalo sudah dapat gilirannya, dia pergi meninggalkan makanan itu. dan liat yang itu kembali setelah yang lainnya sudah makan" kata Mirna
"iya... padahal badannya kecil, tapi dia ga banyak makan sampai menghabiskan makanan orang " kata Evan
"kok orang sih harusnya ikan dong.... hahaha" kata Mirna
"ah... iya, bisa ajah kamu" kata Evan
"sayang dingin ya di sini, banyak AC nya. aku jadi kebelet. aku cari toilet dulu ya" kata Mirna
"ya... jangan lama-lama, kita kembali lagi di ruangan meeting " kata Evan
__ADS_1
Mirna mencari orang di rumah Riko yang sangat besar itu. tidak ada orang di sana. dan Mirna melihat sosok wanita yang berdiri di sebuah ruangan. karena toiletnya tak kunjung di temukan juga. Mirna langsung bertanya pada wanita itu.