
Hati Nicky merasakan rasa yang baru dia rasakan. Di mana dia merasakan bahagia bertemu Vanessa, tapi di sisi lain dia cemburu sama Evan telah merenggut seseorang yang dia cintai. Rasa itu terlihat jelas dengan sikapnya di hadapan Vanessa yang sangat canggung dan gugup.
Sudah beberapa kilometer berjalan tak ada sepatah kata pun dari mereka. Vanessa yang cuek saat ini karena merasa dirinya mempunyai Evan. Dan Nicky yang canggung harus ngobrolin apa di tambah dia malu jika mengingat WhatsAppnya yang tak kunjung di balas.
Lama-lama memang Nicky memberanikan diri untuk mengajak ngobrol. Pada sebelumnya mereka sudah akrab seperti sahabat, dan saat Evan hadir dalam kehidupan Vanessa, hubungan mereka mulai aneh. Di tambah lagi posisi duduk Vanessa dan Nicky seperti boss dan supir. Vanessa duduk di belakang sementara Nicky menyetir di depan.
"Cha..." panggilan Nicky kepada Vanessa
"hah" jawab Vanessa sambil ngantuk
Sesekali Vanessa menguap, "Cha... Duduknya di depan dong" kata Nicky
"udah lah disini ajah, ngapain juga harus pindah ke depan" kata Nicky
"Cha... Aku mau ngobrol sesuatu sama kamu, di sini dong" kata Nicky
"ini juga kita lagi ngobrol kali... Terus ngobrol apaan?? Aku ngantuk" kata Vanessa
__ADS_1
"Cha... Kok kamu jadi beda gitu sih??" kata Nicky
"beda apanya Nicky... Udah lah kamu ga jelas, aku mau tidur ajah" kata Vanessa
Hal itu membuat Nicky sakit hati, dia ingin marah tapi Nicky mencoba menahannya.
"Cha... Kamu dari kapan kenal sama Evan??" kata Nicky
"bukan urusan mu... " kata Vanessa dengan nada jutek
"Cha... Sorry aku bohong sama kamu, Evan itu bukan bos aku. Tapi aku sodaranya, ayah ku menyuruh buat ngawal dia" kata Nicky
"kok cuman oke sih??" kata Nicky
"iya terus harus gimana?? Harus oh iya kamu keren gitu. Udah lah jangan ganggu aku, aku mau tidur" kata Vanessa sambil menyandar di kursi dan memejamkan mata
Nicky hanya diam dan melihat Vanessa dari sepion. Lalu Vanessa ngomong lagi "dan ingat, kamu jangan ikut campur" kata Vanessa.
__ADS_1
Nicky mencoba membicarakan tentang hal buruknya dari Evan, agar Vanessa tidak mau sama Evan.
"Cha... Kamu tau gak sih Evan itu buronan, apa kamu ga takut sama dia??" kata Nicky
"iya terus?? Nick... Aku ga suka ya, kamu ikut campur urusan aku. Dia pacar aku jadi ya terserah aku dong" kata Vanessa
"Cha... Aku takut kamu sakit hati sama dia, kalo kamu tau Evan udah punya pacar. Teman satu sekolahnya" kata Nicky
Vanessa sudah sadar kalo Nicky itu menyukainya, makanya obrolan yang di bahas sama Nicky lebih menjurus dan mencoba menjelekkan Evan, saking kesalnya dia minta turun dari mobil.
"Nick... aku bilang, jangan ganggu aku. Udah lah aku turun di sini ajah" kata Vanessa
"cha... Denger aku dulu" kata Nicky
"udahlah aku turun di sini" kata Vanessa sambil membuka pintu, padahal mobil sangat kencang.
"Cha... Cha... Tunggu, kamu mau mati apa?? kata Evans
__ADS_1
Dan akhirnya mobil yang di Kendarai Nicky itupun untuk ke pinggir jalan, dan keluarlah Vanessa dari mobil itu. Vanessa berjalan cepat, dan kebetulan sekali sudah hampir sampai kepada tempat kerja.
Nicky yang tidak mau kehilangan Vanessa, Nicky mengejar Vanessa "Cha... Tunggu"