Siapa Kau

Siapa Kau
Part 13 ` siswa baru `


__ADS_3

Part 13 ` siswa baru `


Tak terasa waktu begitu cepat berlalu , kini malam yang sunyi dan gelap telah terganti dengan terang nya matahari yang selalu menyinari Bumi .


Alana awal bangun hari ini karena dia sudah bosan berada di rumah maka nya dia cepat bangun dan siap- siap untuk segera ke sekolah , sebelum itu dia sempat kan untuk sarapan kan lumayan untuk menghemat uang jajan nya .


“ bi sarapan nya sudah siap belum ?” tanya Alana menduduk kan dirinya di bangku meja makan dan tas nya di simpan di samping nya . hanya ada Alana disana Agus pun belum turun , dan juga orang tua nya Alana tidak pernah bertemu setelah dia sadar dan dia tidak berniat untuk mencari nya .


Naura bukan orang yang tidak berperasaan dan dia tahu jika sekarang dia menempati tubuh Alana itu arti nya mareka sama walaupun jiwa berbeda tapi tetap saja tubuh ini adalah milik keluarga Alana hanya saja Naura adalah Naura tidak akan pernah menjadi diri orang lain .


“ ini non “ Bi Ida meletakkan nasi goreng sepiring di depan Alana


“ non mau telur apa ayam ?” tanya Bi Ida pada Alana , Alana mua nya lauk nya apa


“ boleh dua – dua nya ndak Bi … ehehehe ?” tanya Alana balik sambil cengir – cengir .


“ tentu saja boleh , tapi apa non boleh habisin ?” terang Bi Ida tapi dia ragu apa Alana boleh kasih habis karena selama ini Alana begitu malas makan dan kalau pun makan pasti tidak pernah habis ,


Tapi kan sekarang jiwa nya adalah Naura beda dengan Alana yang asli .


“ aman , terkendali “ jawab Alana sambil tersenyum .


Alana bersemangat pagi ini , selepas sakit rasa nya dia punya semangat baru .


Alana serapan sendiri walaupun begitu dia menikmati nya , apa lagi jika langsung makan begini tanpa harus memasak sendiri .


Alana menghabiskan sarapan kemudian langsung berangkat kesekolah tidak lupa dia pamit dulu dengan bi Ida .


“ bi aku selesai , terima kasih “ Alana sedikit mengeraskan suara nya karena posisi Bi Ida yang lumayan jauh karena berada di dapur .


Alana langsung keluar tanpa mendengarkan jawaban Bi Ida , sedangkan Bi Ida langsung keluar mendengar suara Alana , sampai nya di meja makan orang sudah tidak ada hanya tersisa piring kosong .


“ tumben di kasih habis “ ucap nya pelan .


“ ada apa Bi ?” tanya Agus , waktu dia tiba di meja makan melihat salah satu asisiten rumah tangga nya menatap lama piring kosong di tangannya .


“ gak ada apa- apa tuan . “ jawab Bi Idaa .


“ Alana belum turun bi ?”tanya Agus lagi


“ Non Lana sudah berangkat tuan baru saja “ ucap Bi Ida sambil membereskan meja dan juga mengambil gelas bekas Alana tadi .


“ dia sudah sarapan?” tanya Agus heran , mengapa Adik nya akhir – akhir ini , berubah – ubah .


“ sudah tuan “ jawab Bi Ida seadanya saja .


“ saya permisi dulu yah tuan muda , silahkan di lanjut sarapan nya “ pamit Bi Ida .


Agus tinggal sarapan karena semua sudah siap di atas meja .


Sedangan di posisi Alana sekarang dia berada dalam perjalanan menuju ke sekolah nya , sehari saja dia tidak masuk dan terus terperangkap dalam rumah rasa nya tidak dapat bernafas dengan normal .


“ aku harus tetap mandiri tanpa selalu bergantung pada orang tua nya Alana “ ucap Alana dalam hati .


Alana menyandarkan kepala nya dekat jendela kaca mobil sambil melihat ke arah jalanan .


“ sudah lumayan lama aku disini , jika terus berada satu atap dengan keluarga Alana aka nada bahaya nanti . “ Naura pusing dengan posisi nya sekarang dan juga pada siapa dia harus bertanya . walaupun dia sudah mengatakan akan menjadi Alana tapi ternyata tidak semudah itu . banyak hal yang tidak dia ketahui .


“ jika aku keluar dari rumah itu , maka kecurigaan mareka tambah besar pada ku “ Naura hanya bisa berpikir dalam hati .


“ Alana kenapa kau tidak pernah mendatangi ku walaupun Cuma dalam mimpi gak masalah “ ucap nya prustasi . Naura menutup mata untuk menetralkan perasaan nya .dia hanya bisa bertanya pada dirinya sendiri . dan terus berperang dengan pikirannya sendiri.


“ aku gak tahu apa kah aku bisa Kembali atau tidak , dan juga Alana sebenar nya meninggal atau bagaimana “ lagi – lagi itu hanya pertanyaan dalam hati mana berani Naura mengucapkannya langsung .


“non .. baik – baik saja ?” sopir Alana melihat majikan nya seperti itu tidak biasa nyam aka nya dia bertanya karena Alana sering terlihat melamun dan sebentar lagi akan menutup mata nya .


“ hmmm “ Alana hanya berdehem saja , jika dia mau menjawab pangjang maka dia akan mengatakan , jangan mengganggu ku untuk saat ini .


Tapi Alana tidak melakukan karena dia masih tahu sopan santun , orang ini bertanya baik – baik dan juga lebih tua dari diri nya .


Sibuk dengan pikirannya sehingga Alana tidak sadar jika mareka sudah sampai .

__ADS_1


Hingga mobil berhenti pun , Alana masih memejam kan mata nya dia hanya mengira jika sekarang lampu lalu lintas warnah merah . sehingga dia di sadarkan dengan suara pak Dadang sang sopir .


“ Non sudah sampai “ ucap Pak Dadang memberitahu , karena melihat Alana hanya tetap duduk sambil memejamkan mata nya .


Alana perlahan membuka mata nya dan menghembuskan nafas nya dengan kasar ,


“ terima kasih pak “ ucap Alana dan kemudian dia langsung keluar tanpa menunggu jawaban dari sopir nya itu .


Alana melangkah kaki nya untuk ke kelas nya melewati tempat parkir dan juga lapangan dan sekarang Alana berada di koridor sekolah nya , ada banyak murid – murid yang sudah berdatangan .


“katanya ada murid baru yah ?” tanya salah satu dari mareka


“ pindahan bilang “ timpal teman nya .


Dan percakapan mareka Alana tidak sengaja mendengar nya walaupun begitu dia sama sekali tidak tertarik dengan topik mareka , maka nya dia langsung menuju ke kelas nya .


Saat sampai kelas Alana masih sunyi .


“ belum ada yang datang ?” tanya Alana tentu saja dia tidak mendapat kan jawaban karena dia hanya sndiri .


“ santai sekali teman kelas ku ini “ ucap nya lagi geleng – geleng kepala , kemudian melanjutkan Langkah nya .


Bagaiaman Alana tidak berpikir seperti itu walaupun ini masih bisa di bilang pagi tapi tinggal beberapa menit lagi pasti bel berbunyi dan juga hanya kelas nya lah yang belum berpenghuni , semua kelas sudah ada penghuni nya , hanya kelas nya saja yang masih setia pintu nya tertutup .


Alana meletakkan tas nya kemudian mengambil penyapu dan dia membersihkan apa yan harus di bersihkan , dia sudah terbiasa dengan kegiatan ini .lagian dia selama di sini belum pernah olah raga hanya saja olah raga jika jam olah raga.


Tidak butuh waktu lama Alana menyelesaikan kerjaan nya , dan saat itu baru lah teman kelas nyaa ada yang datang .


“ awal bah Al “ ucap Tika meletakkan tas nya


“ hmm kau yang lambat “ timpal Alana tersenyum


“ masih ada 20 menit “ jawab Tika melihat jam tangannya .


Alana tidak menjawa dia ikut duduk di samping Tika sambil mengambil tas nya dan mengeluarkan buku nya .


“ mau ngapain ?” tanya Tika melihat Alana mengeluarkan buku nya ,


“ iya “ jawab Tika masih belum paham maksud Alana


“ yah belajar lah “ ucap Alana malas dengan memutarkan bola mata nya


“ rajin kali kau “ ucap Tika dengan logat yang berbeda


“ kan nanti Ulangan Fisika , aku yakin sih kalau kau lupa “ ucapan Alana santai tapi sukses membuat bola mata Tika melebar .


“astagaaaa , kenapa baru ngomong sekarang Al” kaget Tika dan dia juga segera mengambil buku nya .


“ tamat sudah Riwayat ku , apa yang akan aku jawab kan nanti “ Tika terus menggerutu sendiri


“ gak bakalan masuk tu pelajaran jika kau terus mengoceh Tika sayang “ kesal Alana , Tika begitu berisik .


“ lo sudah belajar sampai mana Al , ajari aku juga


“bukannya menjawab dia malah bertanya balik dan minta dI ajari oleh Alana .


“ aku juga baru mau lihat-lihat materi nya , maka nya jangan ribut , shuutttt . “ jawab Alana sambil meletakkan jari nya di bibir nya menyuruh Tika diam . Tika pun diam dan mulai focus pada buku nya sendiri .


Mareka sibuk dengan buku masing – masing , sampai teman nya datang pun mareka tidak sadar sehingga ada yang bertanya .


“ ngapain ?” tanya Fandi


“ makan “ jawab Alana asal , sedangkan Fandi Kembali ke tempat duduk nya dan meletakkan tas nya baru Kembali ke meja Alana dan Tika .


Saat dia melihat buku yang Alana bolak balik kan seketika dia mengingat sesuatu .


“ alamak mati lah , ulangan fisika pale nanti “ ucap Fandi sedikit keras sehingga teman – teman nya yang lain menoleh kepada nya .


“ maaf “ ucap pada mareka .


“ Al kenapa lo gak bilang – bilang sih “ kesal Fandi

__ADS_1


“ kenapa kau menyalahkan ku , aku saja baru ingat tadi maka nya sekarang belajar “ jawab Alana bagaimana bisa teman nya satu ini seenak jidat nya saja meyalahkan orang .


Bnyak di antara mareka baru belajar karena lupa jika hari ini ulangan fisika , begitu juga dengan Alana karena dia baru ingat saat di sekolah melihat jadwal yang tertempel padahal semalam dia juga menyiapkan buku nya kenapa bisa dia tidak ingat .


Saat di kelas baru lah dia ingat tapi tetap saja Alana memutuskan untuk bersih bersih dulu biar belajar nya nyaman jika lingkungan bersih .


Tak terasa bel berbunyi pertanda pelajaran akan segera di mulai tentu saja sebelum itu mareka haru ke lapanagn untuk melaksanakan rutinitas nya sebagai siswa yaitu apel pagi .


Setelah apel Alana tidak langsung kekelas nyam elain kan ke toilet .


Brukk ….


Karena tidak memerhatikan jalan Alana menabrak seseorang untung nya dia tidak jatih dan hanya terdorong beberapa Langkah ke belakang .


“ sorry “ ucap Alana dan dia mendongak kan kepala nya , bola mata nya membulat pertanda dia kaget melihat orang di depan nya .


“ kenapa kau disini ?” tanya Alana


“ aku siswa baru , ohyah Alana boleh antar ke ruang kepala sekolah “ ucap Alan ,


Iya orang itu adalah Alan , dia sibuk mencari ruangan kepala sekolah sehingga tidak lihat jika tadi ada Alana yang berjalan ke arah nya maka nya mareka bertabrakan .


Alan sempat kaget juga sama seperti Alana tapi saat melihat ekspresi Alana dia merasa lucu maka nya dia tersenyum dan cepat mengendalikan ekpresi nya .


“ tinggal lurus saja kemudian ke kiri di depan sana “ jelas Alana


“ aku harus kekelas pagi ini ada ulangan harian “ sambung Alana


“ oke , terima kasih “ ucap Alan tersenyum


“ tidak masalah “ jawab Alana kemudian dia pergi


“ aku diluan “ dan Alana melanjutkan Langkah nya untuk segera kekelas nya .


Alan hanya memangdang kepergian Alana dan saat Alana sudah tidak terlihat dia segera ke arah dimana Alana menunjukkan nya tadi .


Saat Alana sampai di kelas nya , guru belum datang jadi dia hanya masuk saja dengan santai .


“ gimana Al?” tanya Lia


“ aman “ tentu saja Alana tahu kemana arah pembicaraan Lia .


Dan setelah itu mareka hanya diam saja , karena sebentar lagi mareka ulangan maka nya sibuk dengan kegiatan mareka masing – masing , diantara mareka lebih banyak yang belajar ketimbang bercerita , tidak seperti hari biasa nya .


“ kenapa Bu Lili lama , gak biasa nya ?” tanya Tika , iyah mareka selalu menyebut Bu Liana dengan sebutan Bu Lili .


“ mungkin ada urusan “ jawab Alana masih focus dengan buku nya dia hanya mengulang – ulang saja karena takutnya ada yang dia lupa .


“ selamat pagi “ kata Bu Liana saat sudah masuk skelas dan dia tidak langsung duduk .


“ pagi bu “ jawab mareka serempak , sambil menghentikan kegiatan mareka .


“ hari ini kita kedatangan teman baru , perkenalkan nama kamu “ ucap Bu Liana


Alana belum sadar siapa yang di maksud teman baru oleh Bu Liana dia sibuk dengan mengemas buku nya sampai suara yang dia kenal terdengar di indera pendengar nya , baru lah dia menoleh


“ nama saya Alan , Alan Aleksa “


Alana sempat kaget tapi segera dia merubah ekpresi nya , sedangkan teman – teman nya ada yang kegirangan karena kedatangan pangeran dalam kelas mareka .


“ lo kenal Al ?” tanya Tika


“ hmm itu .. “


To be continue …..


Assalamualaikum , di sini akan saya kasih sedikit penjelasan yah , kenapa biasa nya saya tulis Alana atau pun Naura , jadi saat dia hanya berbicara dalam hati itu kan jiwa Naura maka nya tulis nya Naura , sedangkan saat bicara atau pun hal – hal , kegiatan lain tulis nya Alana karena tubuh nya adalah Alana .


Oke paham kan maksud saya .


Sampai jumpa jangan lupa dukung terus yah .

__ADS_1


Ba bayeeee , 😘🤗


__ADS_2