Siapa Kau

Siapa Kau
part 30'''''


__ADS_3

tidak semua hal selalu berjalan dengan apa yang diinginkan terkadang ada sesuatu yang harus di lalui tanpa rencana .


sama hal nya dengan Alana saat ini . hidup di dunia orang lain , dengan hidup sebagai orang lain .


" aku harus apa jika semua ny tambah kacau " gumam Alana . melihat diri nya di depan cermin .


Alana sedang mempersiapkan diri untuk ke rumah orang tuanya Alan .


dengan memakai baju kaos lengan panjang warnah navy di padukan dengan celana kain warnah hitam ,rambut yang di ikat ekor kuda .


kebiasaan sebagai orang yang sudah terbiasa hidup sederhana tidak membuat nya berubah saat melihat harta yang bisa menjanjikan nya untuk hidup tanpa bekerja .


" sudah mau jalan ?" tanya Dinda yang tiba-tiba masuk tanpa mengetuk pintu.


Alana menoleh ke arah sumber suara menatap nya dengan lamah .


' dia adalah sumber masalah didalam novel ini tapi saat aku datang semuanya berubah. atau ini hanya mirip novel tapi sebenarnya kehidupan nyata.' batin Naura .


" ada apa ?" tanya Dinda lagi melihat Alana yang hanya bengong saja tanpa menjawab nya .


" bukan apa-apa" jawab Alana tersenyum ke arah Dinda.


" gimana penampilan ku ?" tanya Alana mencoba mencairkan suasana nya .


" beda " jawaban singkat itu tapi membuat Alana menyeritkan dahinya .


" beda ! maksud nya ?" tanya Alana


" lo beda tahu Na , dari cara berpakaian bahkan gaya hidup " jelas Dinda tentang penilaian nya terhadap Alana selama ini .


" ahhh .... masa " canda Alana , di balas dengan muka malas oleh Dinda .


"aku pergi yah " pamit Alana


" Alan belum datang lho !" ucap Dinda sedikit teriak karena Alana sudah menjauh.


" Bentar lagi juga nyampe " balas Alana teriak


saat Alana sudah berada di depan rumah kontrakan mareka , mobil Alan pun datang dari arah depan .


" lama yah nunggu nya ?" ucap Alan menurunkan kaca mobilnya .


Alana menggeleng kan kepalanya kemudian membuka pintu mobil dan masuk .

__ADS_1


" baru kok " jawab nya saat sudah duduk .


" kok tahu aku akan sampai saat kamu keluar?" tanya Alan basa basih tapi juga penasaran


" karena kamu orang nya selalu tepat waktu " jawab Alana santai


" yok , berangkat" pintah Alana . hanya di balas anggukkan oleh Alan dan mareka pun segera membelah jalan yang masih ramai orang maupun kendaraan yang hilir mudik .


" kenapa nggak dandan?" tanya Alan .


" malas " jawab Alana dengan seadanya saja . karena memang ia tidak suka berdandan karena dia adalah Naura bukan Alana yang asli .


Alan menoleh sebentar kemudian dia tersenyum saja tanpa membahas nya lagi .


mareka menempuh perjalanan hampir 30 menit kemudian baru lah Alan memarkirkan mobil nya di pekarangan rumah elit yang terlihat di hadapan Alana .


" ini rumahnya ?" tanya Alana saat mareka sudah keluar dari mobil .


" iya , ayok masuk " ajak Alan menarik tangan Alana


" bagus " ucap Alana tulus dengan senyuman.


" kamu suka ?" tanya Alan


" kalau suka tinggal disini aja " ucap Alan brutal


" emang rumah kamu lagi butuh pembantu?" tanya Alana becanda.


" nggak sih ... cuma lagi butuh menantu " balas Alan tertawa .


" dasar ..." umpat Alana .


mareka asik mengobrol sampai berada di depan pintu, karena pintu masuknya yang tebuka jadi mareka langsung masuk .


karena tidak menemukan orang tuanya dimana , Alan meminta Alana menunggu di ruang tamu .


" tunggu disini sebentar yah " pinta Alan menuntun Alana ke sofa


" oke " balas Alana menurut.


mendengar Jawa Alana , Alan segera menuju ke arah berlawanan dari tadi mareka masuk . sedangkan Alana hanya diam saja melihat punggung Alan yang sudah tidak terlihat.


tidak lama setelah nya ada seseorang yang masuk mengejutkan Alana .

__ADS_1


" TANTE .... I' AM COMING" suara teriakan itu menggelegar begitu saja .


" tidak punya sopan santun" umpat Alana tanpa melihat siapa yang datang dan tiba-tibe berteriak begitu saja di rumah orang.


saat Alana mendongak kan kepalanya karena dia merasa ada yang mengharinya . Alana membesarkan bola matanya melihat siapa yang ada di hadapannya.


" FANIII ..." kaget Alana .


" loh ngapain disini ?" tanya Fani sinis dengan ekspresi sulit untuk di jelaskan.


" aku kesini unt ..." belum sempat Alana menyelesaikan jawaban nya , ada suara yang menghentikan nya .


" Fani , kamu disini sayang" suara itu begitu lembut dn tenang .


dati arah belakang ada Alan , dan juga pria paruh baya berserta wanita paruh baya yang masih terlihat sehat dan muda walaupun sudah berumur .


Alana menebak jika itu orang tua ny Alan . tapi kenapa ada Fani disini .


Ini sulit untuk di jelaskan karena ini benar benar membingungkan .


' mareka seperti nya akrab ' batin Alana melihat interaksi Fani dengan keluarga Alan dia tiba-tiba merasa insiciure.


" ada apa dengan ku" gumam Alana sambil menggelengkan kepalanya .


" Na ... sini " panggil Alan pelan .


saat mendengar suara Alan baru lah orang tuanya Alan perasan jika ada orang lain selain Fani .


" hallo tante , om " sapa Alana sopan .


" kamu disini juga " ucap Mamanya Alan , dapat Alana simpulkan jika cranya membalasnya ada sesuatu yang tidak beres .


" ada apa Alana ?" tanya papanya Alan dengan lembut , di banding kan dengan mamanya papa nya Alan lebih bersahabat kedengaran nya .


" ituu om..." Alana mau menjelaskan situasi dan kondisi ny tapi tidak memungkinkan untuk saat ini .


" cuma mampir doang kok " sambung Alana tersenyum tidak nyaman .


melihat situasi yang tidak memungkinkan membuat Alana tidak mengutarakan niatnya datang kesini .


" Lan kamu sudah kenal kam dengan Fani , mama rencana nya mau jodohkan kalian , karena yang sebelumnya juga gagal karena perempuan nya memlih kabur dari pada kamu ?" ucap mama nya Alan , membuat Alana kaget ....


bukan Alana saja tapi juga Alan hanya saja Alana tidak menyangka mamanya Alan akan mengatakan di depannya saat ini juga .

__ADS_1


to be continue .......


__ADS_2