
Saat ini Naura atau Alana ada diperjalanan untuk kesekolah baru nya .Iyah, menurut Naura itu adalah sekolah barunya karena baru pagi tadi dia masuk ke dunia ini , dan sebenarnya Naura butuh banyak kesabaran dan berbesar hati untuk menerima semua kenyataan ini .
Bagaimana pun pada kehidupan sebelumnya dia terlalu terbiasa hidup santai dan damai , sedangkan sekarang dia menyadari bahwa hidupnya akan banyak masalah karena ulah Alana sebelumnya , seandainya Alana sebelumnya bisa lebih sabar semua ini tidak akan terjadi.
“sekarang aku yang akan melanjutkan perjalanan yang melehlah kan ini “ kata Alana pada dirinya sendiri.
Karena Naura sudah memutuskan untuk menjadi Alana maka dia harus melupakan kalua dia adalah Naura tetapi, dia tidak akan kehilangan jati dirinya sendiri.
“sekarang aku adalah Alana yang baru , harus hidup dengan baik ,jangan menimbulkan masalah sekarang .” Alana bermonolog , karena bagajimana pun dia tidak tau bagaimana cara untuk dia Kembali kedunia nya dan Kembali ketubuhnya atau dia akan terperangkap disini selamanya .
“jika memang aku terperangkap disini selamanya , aku harus mencari cara untuk bertahan hidup . Dengan mengandalkan diriku sendiri tentunya .” kata Alana pada dirinya sendiri untuk menyemangati dirinya
Sedangkan sopir yang mengantar Alana kesekolah di buat heran sebab tidak biasanya nona majikannya ini pendiam dan kebanyakan melamun ,biasanya dia akan terus memarahi pak sopir wallaupun itu Cuma masalah kecil dia akan marah , karena memang itu kepribadiannya dia , jika orang tua nya
mengabaikannya dan hati nya tidak tenang maka orang disekitarnya yang akan kena imbasnya.
Pada saat ini Alana mengamati setiap perjalanan nya dan akan menghapal kanya karena dia berencana akan berangkat sendiri kesekolah tanpa sopir seperti kehidupannya sebelumnya ,
dan dia akan merencana bekerja part time untuk dirinya sendiri , dia tidak akan meminta pada orang tua Alana yang asli karena dia tidak biasa membutuhkan orang , Alana yang sekarang memang sedikit egois karena memang itu adalah kehidupannya sebelumnya , dia akan selalu menolak bantuan orang terhadap dirinya sendiri tapi dia tidak pernah mengabaikan jika ada orang yang butuh bantuannya.
“pak berhenti sebentar di minimarket depan sana “ kata Alana pada sopirnya sambal menunjuk minimarket yang kelihatan didepan sana .
“ baik non “ jawab sopir Alana walaupun dia bingung mau ngapain nona majikannya singgah di minimarket tapi dia tidak berani bertanya ,
karena takut di marah dan dikatakatai lagi seperti sebelumnya
“bukan urusan bapak , jangan ikut campur.”
“tugas bapak antarkan saya bukan berkomentar”
“jangan banyak tanya deh pak “
Itu adalah kata kata yang sering didapat sopir jika dia bertanya pada Alana sebelumnya , Alana memang tidak suka jika orang lain banyak bertanya pada nya karena dia benci orang yang peduli pada nya sebab orang tua nya saja tidak peduli pada nya jadi dia merasa begitu sial dan itu membuat dia menjadi pribadi yang nakal .
Setelah sampai disekat minimarket yang Alana maksud supir otomatis meminggirkan mobil , kemudian Alana turun untuk membeli beberapa roti untuk sarapan sebagai penjanggal perut agar tidak lapar pada saat jam pembelajaran nanti .
“tunggu disini sebentar yah pak “ kata Alana pada sopirnya , kemudian dia turun dari mobil melanjutkan ke minimarket untuk membeli keperluannya .
Sedangkan supirnya merasa heran sebab tidak biasanya Alana bcara begitu santai tanpa ketus kayak tadi .
Setelah membeli apa yang harus dia beli Alana Kembali ke mobil dan akan melanjutkan perjalanannya untuk menuju kesekolah ,
__ADS_1
memang ini waktunya masih bisa di bilang awal tapi Alana yang sekarang pada kehidupan sebelunnya tidak terbiasa jika pergi sekolah itu terlambat dia selalu sampai lebih dulu dari murid yang lainnya .
“ ayo pak , lanjut jalan . langsung kesekolah saja “ kata Alana pada saat membuka pintu dan duduk di bagian belakang penumpang , dan kegiatannya saat ini sukses membuat supirnya heran lagi dan bengong biasa nya dia akan menunggu supirnya untuk membukakan dia pintu mobil.
Setelah memulihkan kesadarannya supir langsung menyalakan mesin mobil dan lanjut kesekolah tempat nona majikan nya menempuh ilmu . sedangkan sopir sesekali melihat kaca spion nya untuk melihat nona nya karena menurutnya hari ini nona nya itu sedikit aneh .
“huffff…” helaan nafas terdengar dari si sopir yang sering dipanggil pak Dadang .
pria baru baya yang menjadi tulang punggung keluarga , terkadang Alana yang asli cukup iri dengan keluarga pak Dadang karena walaupun mareka hidup seadanya tetapi mareka selalu tersenyum dan hidup Bahagia tidak seperti diri nya yang bagaikan hidup dalam penjara istana , memang pada dasarnya yang membuat kita merasa Bahagia bukan lah harta .
Saat ini Alana sibuk dengan pikirannya sendiri dan di depan sudah kelihatan sekolah yang akan dia tempati untuk belajar Kembali dan dia merasa cukup senang karena sebelumnya dia tidak bisa kuliah karena berpikir tentang biaya, makanya dia memutuskan untuk bekerja saja dulu , jika ada uang lebih baru dia kuliah tapi sekarang dia harus membuar rencana baru karena terdampar di dunia novel dan akan menjalankan kehidupn yang baru .
“sudah sampai Non “ kata pak Dadang pada saat dia sudah memarkirkan mobil .
Dan Alana langsung keluar dan tidak lup dia mengucapkan terimah kasih bagaimana pun dia bukan tipe orang yang tidak tau terimakasih.
Untuk beberapa saat pak Dadang tidak bereaksi apapun dan Alana menyadari itu karena Alana sebelumnya tidak pernah menyucapkan terimakasih pada siapapun . tapi Alana mengabaikan pak Dadang dan dia melanjutkan untuk ke kelas Alana dia ingat d novel di jelaskan Alana berada di kelas IPA 3 walaupun dia anak IPA tapi untuk nilainya lumayan buruk dia bertahan sampai sekarang karena pengaruh orang tuanya dan juga kakak nya , karena mareka orang cukup berkuasa itu lah juga menjadi salah satu alasan Alana bertindak semena mena terhadap kaum yang lebih lemah dari dirinya.
bahkan pada Indah yang menjadi pemeran utama dalam novel dia selalu membantu pemain antagonis untuk membuat Indah kesulitan sehingga dia juga di benci oleh beberapa murid yang menjadi penggemar Indah karena dia slah satu murid beasiswa yang pintar dan sering ikut kompetisi mewakili sekolah yang menjadikan dia popular di sekolah , sedangkan si pemeran pria dalam novel yaitu Rifki yang selalu menjadi pawang Indah saat di tindas oleh si antagonis Dinda .
Pada saat ini Alana terus berjalan dan melewati koridor sekolah yang masih lumayan sepi karena ini masih pagi sekali dan masih banyak siswa yang belum datang , ada beberapa yang mengenal Alana merasa heran karena biasanya Alana akan dating pada saat bel berbunyi atau selepas orang apel pagi baru dia ada muncul disekolah , dia salah satu murid tetap di BK .
“ bukan kh itu Alana” ytanya salah satu murid yang melihat Alana
anak yang selalu terlambat dating sepagi ini , apa dunia akan terbalik sekarang , ahahahahah
Alana mendengar apa yang mareka katakana tapi dia melanjutkan untuk kekelasnya karena dia belum sarapan maka dia akan srapan dulu sebelum bel berbunyi dan teman kelas nya datang semua.
Saat sampai depan kelasnya Alana melihat pintu masih tertutup berarti keberuntungan masih di pihaknya karena kelas sunyi belum berpenghuni .
“ nasib baik , anak anak yang lain belum datang .” kata Alana sambal mendorong pintu kemudian dia masuk dan mencarai tempat duduknya dan dia menemukan tempat duduknya yang berada di baris kedua . “ lumayan lah untuk saja dalam novel dia tidak ditempatkan duduk dibelakang , kalua misal dibelakang bisa tamat Riwayat ku . “ kata Alana karena memang dia tidak suka duduk dibelakang saat di kelas karena itu akan mengganggu konsentrasinya dalam pembelajaran .
Pada kehidupan sebelumnya dia tidak perna sekali pun duduk di belakang pada saat masa sekolah dia menyukai belajar dengan tenang dan menurutnya tempat paling tenang itu di depan karena pada saat di depan kita hanya melihat papan tulis dan guru tanpa ada kepala teman kita yang menghalangai pemandangan .
Dan juga biasa di belakang tu banyak bisikan setan yang membuat kita suka mengobral dengan teman sebangku bahkan sampai teman disebelah bangku kita . karena saat duduk di belakang pasti kita berpikir guru tidak memerhatikan padahal di perhatikan atau tidak bukan itu intinya dari kita sekolah , inti dari kita sekolah yaitu menempuh ilmu untuk diri kita sendiri , karena ilmu lah yang kita butuh kan saat ini .
Setelah duduk ditempat duduknya Alana mulai sarapannya sebelum teman pada berdatangan semua nya .
“aku belum melihat catatan dan tugas Alana sebelumnya , dalam novel dia tidak pernah mengumpulkan tugas walaupun sering di ingatkan sama guru . apa iya aku harus melengkapkan semuanya .” pikir Alana saat sambil memakan rotinya ,
ini adalah salah satu kebiasaannya dia dalam keadaan apapun dia pasti berpikir dan menurut nya tidak best hidup tanpa berpikir , ahahahahah
__ADS_1
“ berapa lama aku harus melengkapi tugas tugas sedangkan sekarang aku harus mulai bisa menghidupi diri ku sendiri , walaupun orang tua Alana masuk deretan orang kaya , tapi tidak menutup kemungkinan mareka tetap akan mengusirku walaupun kakak baik baik sja . karena pasti alur novelnya tidak bakalan sama sudah karena dari pagi tadi aku sudah mengubahnya .”
Alana saat berperang dengan pikirannnya
“ tapi yang pasti aku tidak bakalan merusak reputasi ku dengan memiliki nilai jelek kayak begini “ ucap Alana dia sebagai Naura merasa sedih untuk dirinya karena dia tidak akan pernah mau memiliki nilai jelek , demi apa coba dia memiliki nilai jelek .
Setelah Alana menyelesaikan srapannya pas sekali teman kelasnya pun mulai berdatangan dan reaksi mareka sama dengan murid sebelumnya .
“ wowww …. Alana tukang onar dan pelanggan tetap BK sekarang paling awal dalam kelas . ahahahahha “ ucap salah satu teman kelas nya Bernama Sintia yang diakhir kalimatnya dia tertawa , dia merasa heran tapi juga lucu , bagaimana bisa ini terjadi .
Sedangkan Alana hanya diam saja dia tau kalua yang berbicara itu sintia karena pada novel juga di jelaskan dan iyah dalam ingatan Alana pun ada dia, Alana mengingat sintia , gadis yang sedikit bar bar tapi lumayan pintar .
“ apakah sekarang kau sudah bertobat Lana “ kata salah satu temannya lagi . karena tidak dapat respon dari Alana maka mareka berangkapan kalua Alana lagi bad mood ,
karena tidak ada siapa yang bisa menebaknya biasanya dia kalua bad mood akan mengganggu orang kalua tidak mengganggu orang maka dia akan berdiam diri seperti sekarang ini , yang tidak mareka ketahui adalah sekarang Alana yang berbeda .
Teman sekelas Alana sudah mulai berdatangan dan bangku yang ada dalam kelas hampir terisi penuh ,termasuk Dinda sekarang sudah duduk di bangku nya tetapi dia tidak menyapa Alana karena memang begitulah sifat nya yang arogan dan juga sombong , dia hanya memanfaatkan Alana karena dia mudah di provikasih .
Kring …kring…. Kring…
Bunyi bel berbunyi yang bertanda semua siswa siswi harus keluar kelapangan untuk melakukan kegiatan apel pagi . termasuk Alana juga keluar untuk ikut apel Bersama yang lainnya .
Saat sampai dilapangan sudah banyak anak anak yang mulai baris dan Alana pun ikut barus di kelas nya . setelah semua berbaris rapi selanjutnya guru piket meyampaikan arahannya , kemudian semua murid di suruh kekelas masing masing untuk menunggu guru bidang study masing masing.
Pada saat ini Alana berada dalam kelasnya duduk di bangkunya dia duduk berdampingan dengan siswi yang Bernama siti orang nya sedikit pendiam karena dari tadi dia bahkan tidak menyapa Alana
“ dia memang pendiam atau membenci ku , karena dari yang ku tahu rata rata anak anak membenci ku karena sering menindas dan menyulitkan Indah “ pikir Alana dalam hati tapi dia bodo amat karena tidak perlu menjelaskan apapun pada orang yang membenci kita karena bagimana pun kau bersikap orang yang membenci mu akan tetap tidak suka dan menganggap itu salah .
Dan pada saat ini berbagai macam kegiatan murid dikelas Alana , ada yang bergosip dan ada yang baru megerjakan PR .
“pagi anak – anak “ kata guru yang baru masuk ke kelas Alana .
“ pagi pak “ kata murid kompak dan mareka pun mulai memperbaiki posisi duduk mareka .
Pelajaran pertama yaitu matematika dan ini adalah kesukaan Naura yang jelas bukan Alana tapi sekarang Alana akan menyukai nya .
“Oke baiklah hari ini kita lanjut bateri yah “ kata guru matematika yang sering di panggil pak Sahar kemudian pak Sahar menjelaskan materi hri ini dan sesekali menanyakan kepada siswa intuk mengetes apa kah mareka paham , tapi Alana hanya diam saja karena dia tidak mau keliatan terlalu mencolok dia akan memperbaiki nilai nya perlahan .
“Baiklah materi kita hari ini cukup , tugasnya jangan lupa dikumpulkan. Terutama kamu Alana .” kata pak Sahar kepada semuanya dan lagi dia mengingatkan Alana
“ guru yang perhatian “ kata Alana dalam hati kemudian dia menjawab peringatan pak Sahar dengan anggukan yang terkesan cuek , maafkan Alana yang kurang sopan ini hanya acting doang , hufffff Alana menghembuskan nafas sebenarnya tadi dia gatal mau menjawab Cuma dia tahan demi dirinya jugakan .
__ADS_1
....continued.....
selamat pagi dan semoga dalam keadaan sehat semua , Alhamdulillah sdh part dua bsok lanjut lagi😇❤️❤️