
Part 5`belajar biar stres hilang ‘
Sekarang mareka sudah sampai tujuan di restoran di mana tempat Agus akan melaksanakan meeting mala mini sedangkan Alana tujuan kesini yaitu mau makan , dia belum siap untuk semeja dengan orang tuanya Alana di meja makan , Alana begitu malas sebenarnya jika harus melayani kekanakan orang tua Alana yang asli .
“ kak aku duduk di meja sana , kakak silahkan lanjutkan kegiatan kakak” kata Alana sambil mengisyaratkan mata nya dimana dia akan duduk . Dan dia mau melanggah ke meja tapi di hentikan oleh kakaknya .
“Tunggu dek ..” Agus menahan tangan adiknya . Agus tidak sadar dengan tindakannya karena Alana yang asli tidak suka jika di sentuh sama kakaknya
“ kenapa kak?” tanya Alana , dan dia tidak permasalahkan kakak nya menyentuh tangannya karena bagaimana pun juga mareka saudara itu hal wajar , dia sudah memutuskan akan menerima kakak nya .
“kamu ikut saja dimeja kakak tapi jangan mengganggu kamu focus saja makan , oke “ kata Agus pada Alana
“ kakak yakin “ tanya Alana meyakinkan ,
“iyah, dah lah yok “ ajak Agus menarik tangan Alana sedangkan Alana hanya ikut saja walaupun dia yakin pasti nati akan terasa kurang nyaman , menggunakan meja Bersama dengan orang yang tidak di kenal .
Saat sampai di ruang VIP yang ada di dalan merasa heran dan asistennya Agus juga kaget karena dia pasti kenal dengan Alana adiknya Agus tapi yang dia tahu mareka tidak sedekat itu dan sejak kapan Alana akan menurut sama kakaknya dan lagi dia tidak marah Agus memegang tangannya .
Mareka tidak sadar untuk beberapa saat sehinggah Agus bersuara
“ hmm , sorry bro , adek gue mau ikut makan jadi gue ajak gabung aja . gakpapa kan “ kata Agus meminta izin teman nya sekaligus kolega bisnis nya
“it’s okay .” kata salah satu dari mareka dan tentu saja Alana tidak kenal , Alana hanya kenal asisten Agus .
Kemudian mareka pun duduk di kursih masing masing begitu pun dengan Alana dan Agus , Alana berusaha bersikap biasa saja , dan tidak terlihat begitu tidak nyaman karena mareka memerhatikan dia tapi seseorang menyadari ketidak nyamanan nya itu ,
“ kalua begitu kita pesan makan dulu lepastu bahas proposalnya .” kata salah satu pria yang memakai jas navy dan Alana menduga bahwa dia adalah clien yang kakaknya maksud , Alana kira clien kakak nya itu sudah tua tapi nyatanya masih mudah dan sepertinya seumuran dengan kakaknya berarti beda sekitaran 9 tahun dengannya .
Karena Alana dengan Agus beda 9 tahun diamana Alana tahun ini 17 tahun sedangkan Agus 26 tahun . mareka memang selisih jauh sekali . di dalam novel tidak di jelaskan kenapa Alana dan Agus memiliki selisih umur jauh . mungkin karena orang tua nya yang memang sibuk atau ada hal lain .
Setelah pesanan mareka datang mareka mulai dengan bisnisnya sedangkan Alana focus saja dengan makanan nya karena dia tidak tertarik denga napa yang kakaknya bahas dengan orang yang ada di situ .
Setelah selesai meetingnya mareka pun lanjut makan Alana dari tadi sebenar nya sudah mau pulang dia bosan sungguh ,
“ huffff …” Alana membuang nafas kasar , sungguh dia bosan sesudah makan tadi dia memainkan hape nya tapi mungkin karena memang bosan jadi nya dia main hp pun bosan .
“ kak aku ke toilet sebentar “ Alana izin dengannya kakaknya untuk ke toilet
“ oke jangan lama – lama ,” kata Agus
__ADS_1
Kemudian Alana berdiri dan menjawab kakaknya
“ baik bos “ kata Alana sambil hormat versih dia dengan meletakkan dua jari di samping keningnya , sambil tersenyum yang di tanggapi senyuman oleh Agus dan Alana pun keluar dari ruangngan itu.
“sejak kapan lo jadi akrab dengan adek lo Gus “ tanya pria yang tadi berbaju navy , dia berbicara santai karena memang mareka berteman sama sama meneruskan usaha orang tua mareka .
“ gue juga gak nyangka kalua kami bisa seakrab itu , tapi beberapa hari ini Alana berubah dan dia keihatan beda banget tau , dia tidak pernah mempermasalahkan apa yang gue lakuin ke dia “ jawaban Agus membuat mareka keheranan
“ lo yakin dia adek lo “ kata nya lagi , sedangkan Agus muka nya tak sedap di pandang dan itu membuat si lawan bicara menahan tawa
“ gue becanda kali , serius banget .”
“gue malah senang dengan perubahan nya , dia seperti menjadi orang yang dewasa tidak gegabah dan tetap tenang , dia pintar banget mengontrol emosi nya “kata Agus , dari pengamatan nya tentang adiknya itu lah yang dapat dia simpul kan .
sedangkan di posisi Alana dia baru saja keluar dari toilet dan sekarang dia berjalan untuk menuju ke ruangannya Kembali. Tapi tiba tiba
Bruk … prank…
Suara tabrakan dan kuah makanan yang jatuh dan Alana tersiram dengan kuah yang baru saja diangkat dari bara Api itu .
“ auuhh .. “ keluh Alana
Sedangkan si pelayan hanya diam saja dan sedikit tersenyum smirk
Yang Alana tidak tau adalah itu di rencana kan seseorang yang ingin membuat nama Alana semakin buruk tapi ini tidak sesaui dengan rencana nya dan dugaannya karena orang orang disana malah mengatakan bahwa dia sabar dan baik hati
“ jarang anak jaman sekarang memiliki kesabaran dan juga menghargai orang yang di bawah nya “ kata salah satu pengunjung di sana
“ iyah , lihat pelayan itu dia bahkan tidak minta maaf sudah menabrak nona tadi bahkan dia menumpahkan kuah panas pada nona tadi” teman semeja nya menimpali
“ dia bahkan tidak marah dan menyuruh pelayan itu untuk meminta maaf . “ kata salah seorang disna yang mengenal Alana , dia merekam kejadian tadi dan mengirimnya ke grop sekolah mareka , seketika Alana menjadi pembicaraan disekolaah nya .
Dalam video jelas terlihat Alana yang sudah tertumpah kuah dan dia bahkan tidak menganggap itu masalah dan dia hanya mengingat kan pelayan itu .
“ itu Alana dari kelas XI IPA 3 kan ?” komentar salah satu siswa
“Alana tidaak marah guys di sumpah kan kuah ,ohh sungguh aku tidak percaya dengan mata ku”
“ dia begitu tenang tidak seperti biasanya “
__ADS_1
Dan masih banyak komentar komentar dari sekolah nya sedangkan Alana tidak tau kalua ada yang merekamnya dan sekarang dia sudah masuk keruangannya Kembali
“ kak Alana mau pulang “ Alana to the point karena sekarang tangannya terasa panas , dia yakin kalua tidak cepat di olesi salep akan melepuh . dan itu sunggu merepotkan karena akan pedis jika terkena air .
“kenapa Na ?” tanya Agus melihat adiknya dan seketika dia sadar bahwa lengan baju Alana basah
“ kamu kena air diamana?” tanya Agus dia hanya mengira Alana kena air biasa
“ tadi ada pelayan yang tidak sengaja menumpah kan makanan , dan ini panas kak ,harus segera di olesi salep sebelum melepuh “ kata Alana menjelaskan pada kakak nya , dan itu sukses membuat Agus berdiri dari tempat duduknya dan menghampiri adiknya yang berdiri dekatnya , Agus mengecek kondisi Alana dan benar tangan nya memerah .
“ sorry yah , kami duluan “ pamit Agus pada teman – teman nya bagaimana pun yang paling penting adalah Alana sekarang itu lah yang ada dalam pikiran Agus Sekarang.
Agus dan Alana segerah keluar dari restoran itu meninggalkan teman teman nya Agus di dalam dan j dan menuju pulang ke rumah mareka di sedangkan di dalam ruangan yang begitu mengenal Alana dia merasa heran kenapa Alana tidak marah marah padahal dia di tumpah kan kuah panas .
Di jalanan Agus singgah di apotik membeli salep untuk Alana karena dia tidak mungkin menunggu sampai rumah Agus kawatir kondisi kulit adiknya yang begitu sensitive .
“ni olesi dulu “ kata Agus sambil menyodorkan salep yang dia beli barusan .
“ makasih kak “ Alana menerimah salep pemberian kakak nya dan tidak lupa mengucapkan terimah kasih .
Alana melepas jaket nya dan mulai mengolesi tangannya dengan salep untung nya Cuma tangannya yang kena ,
“ sambil jalan saja kk Alana bisa sendiri kok” Alana menyusuh Agus untuk jalan agar mareka cepat sampai dia harus menelesaikan tugas nya lagi , biar nati dia bisa focus juga untuk membangun usahanya sendiri untuk bertahan hidup .
“ jagi gak butuh bantuan ni “ Agus meyakinkan adiknya yang keras kepala itu
“ gak papa kak , kakak focus aja nyetir Alana bisa sendiri ,lagian ini Cuma sedikit .” kata Alana lagi
Karena mendengar jawaban Alana , Agus melanjutkan menyalakan mesin mobilnya dan mobil melaju untuk membawah mareka segera sampai rumah .
Beberapa menit menempuh perjalanan mareka pun sampai di rumah dan Alana langsung pamit segera ke kamar tapi pas masuk rumah mareka di sambut oleh kedua orang tua nya
Alana cuek saja dan melanjutkan untuk kekamarnya tetapi ada suara yang menghentikan Langkah nya
“ sudah tidak punya sopan santun sekarang , orang tua hanya di lewatkan begitu saja “ kata Ibu Alana yaitu Nita
“ saya tidak pernah di ajarkan apa itu sopan santun , maka nya saya tidak tahu .” jawab Alana santai dan dia melanjutkan Langkah nya , Alana sungguh malas meladeni orang tua Alana .
Setelah sampai di kamarnya Alana memutuskan untuk belajar karena dia lagi stress bisa -bisa nya jantungnya tidak dapat di ajak kerja sama ,tidak dapat dipungkiri bahwa tadi pas berpa pasan dengan kedua orang tua Alana , jangtung Alana berdetak hebat dia juga tidak paham kenapa .
__ADS_1
“ dari pada pikir banyak mending belajar , biar stress hilang “
continued.....