
Part 3 ‘bukan Alana yang dulu’
Hari ini Alana menjalan kan sekolah nya dengan lancar tanpa ada kendala walaupun begitu tetap saja dia merasa aneh dengan dirinya , lingkungan baru, orang -orang yang menurutnya baru tapi orang orang sudah pada mengenalnya semua .
Kring …. Kring…. Kring….
Sekarang bel berbunyi untuk yang sekian kalinya dan sekarang sudah waktunya bel berbunyi tanda pembelajaran hari ini sudah berakhir dan waktunya untuk pulang .
Dan sekarang Alana berencana akan pergi keruang guru untuk menghadap agar tugas – tugas nya dapat dia lengkapi agar nilai sebelumnya akan tertolong , biar dia tidak dipandang rendah lagi sama orang orang .
“bukan kh kalian meremehkan Alana , aku akan tunjukan seperti apa itu yang remeh .” ucap Alana sambil terseenyum simpul , jika orang yang sudah lama mengenalnya maka dia tau apa arti dari senyuman itu .
Setelah itu Alana mengemas semua peralatan nya dan dia menunggu semua orang keluar kelas baru dia ikut menyusul keluar juga , Dia paling malas antri di depan pintu jadi nya dia selalu memilih keluar paling lambat dan datang paling awal .
`````````’’’’’’’’’’```````````’’’’’’’’’’’’’’’``````````````’’’’’’’’’’’’’’’’’’’`````````````````’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’`````````````````’’’’’’’’’’’’’
Saat perjalanan ke ruang guru koridor sekolah sudah mulai sepi dan anak -anak pada mulai berpulangan , ada yang membawa kendaraan sendiri ada juga yang dijemput sopir , seperti dia .
Biasa anak orang kaya selalu berprilaku seperti putri , aahahahah . Dan menurut ku itu sedikit konyol . pikir Alana
karena menurut nya punya harta memang enak apalagi kalua ada yang mau di beli tidak pusing mau ambil uang dimana Cuma itu bukan berarti di jadikan alasan untuk kita beketergantungan terhadap apa yang kita miliki , selaki mampu usaha lah jangan harap kan orang lain .
“ sudah sampai “ … kata Alana saat dia berada di ruangan yang tertulis kan RUANG GURU , dia bisa sampai disini dan tidak tersesat karena memang dia cepat mengingat dan dia tidak cepat lupa teantang apa yang pernah dia lihat dan baca , dia memang sedikit istimewa dengan otaknya yang bisa di bilang atas rata -rata.
Tok .. tok… tok .. Alana mengetuk pintu dulu sebelum masuk jika Alana sebelumnya tidak memiliki etika maka berbeda yang sekarang dia tau etika dan dia tau apaitu sopan santun , dan bagaimana cara menghormati orang yang memang harus di hormati.
“permisi pak , bu . “ kata Alana sopan
Dan itu sukses membuat semua yang ada di ruangan itu menoleh dan mareka seakan tidak percaya dengan apa yang mareka lihat serta yang mareka dengar , apakah dunia akan berakhir sekarang . oh my god , itu adalah definisi paling tetap untuk mendeskripsikan kondisi ruang guru pada saat ini .
“ maaf , apa saya boleh masuk .” tanya Alana karena dia tau kondisi ruangan di sini bagaimana ,
pasti pada heran dia sudah menduka hal ini akan terjadi , Alana yang sebelumnya tidak pernah menyucapkan salam sekarang tiba tiba menyucapkan salam dan berbicara sopan , tadi Alana mau seperti itu juga tapi dia tidak terbiasa bagaimana pun sekarang jiwa nya bukan Alana yang asli .
Dan perkataan Alana barusan membuat guru guru seakan mareka kehilangan dirinya bagaimana mungkin siswi yang paling mengangggap diri nya paling agung bersikap rendah diri ,
“ iyah , silahkan Alana . Ada yang bisa ibu bantu .?” jawab Bu Liana , guru yang pertama berhasil mengendalikan dirinya dari teman rekan kerja nya yang lain .
dan saat mendengar suara bu Liana mareka berusaha untuk mengendalikan diri masing masing agar tidak terlihat konyol depan salah satu siswi mareka .
__ADS_1
“ Ayo sini duduk Alana “ kata Bu Liana sambil menunjuk kursih yang ada di depan meja kerja nya .
“ada yang bisa Ibu bantu “ lanjut Bu Liana
“ hmm , begini bu , saya akan usahakan untuk belajar semaksimal kemampuan saya da…..” “uhuk … uhuk …. Uhuk ..” belum sempat dia menyelesaikan ucapan nya salah satu guru yang mendengar ucapan Alana tersedak minuman nya sendiri karena dia kaget dengan ucapan Alana .
“maaf .. maaf … maaf…” ucap guru itu karena dia merasa bahwa reaksi nya berlebihan bagaimana pun juga senakal nakal nya orang pasti ada waktu dimana dia akan mau berubah menjadi lebih baik lagi , apapun alasan yang penting adalah hasil akhir yang baik bukan .
“ iya , lanjut kan Alana “ kata Bu Liana santai .
“ jadi begini bu , saya mau minta bantuan ibu . kan , ibu sebagai wali kelas saya , eheheheeh .” Alana mengutarakan tujuan kemari dan dia tertawa garing itu adalah kebiasaan nya dia tidak terlalu suka jika merasa canggung .
dan lagi lagi kelakuannya membuat seisi ruangan kaget . astagaaaa kedepannya sepertinya mareka harus menyiapkan mental atau harus mengontrol diri agar tidak di kaget kan lagi dengan tingkah anek siswi mareka yang satu ini , tiba tiba berubah seperti menjadi orang lain saja , kira kira itu lah yang ada dalam pikiran mareka .
“ apa yang bisa ibu bantu?” jawab Bu Liana dan dia merasa senang karena anak walinya yang satu ini mau berubah bagaimana pun dia rselalu kena teguran karena Alana jadi saat seperti ini lah yang dia butuhkan .
“ saya mau melengkapi tugas tugas saya yang tertunda bu , jadi saya mohon bantuan ibu bantu saya bica dengan guru bidang studynya dan saya harap ibu boleh rahasiakan tentang ini, saya tau semua guru guru termasuk kepalah sekolah selalu melaporkan saya pada orang tua dan kakak saya terhadap hal hal apa saja yang saya lakukan disekolah dan saya juga tau gak ada hal yang baik yang pernah saya lakukan selama ini .” jeda Alana sebelum dia melanjutkan ucapannya dia ambil nafas dulu karena walaupun Alana yang asli melakukan itu dia tidak meyalahkan kan nya karena dia tau bagaimana rasa tidak berdaya nya Alana sebelumnya bahkan sekarang dia tidak tau bagaimana keadaannya apa kah dia meninggal atau sama seperti dirinya pindah ke jiawa orang lain .
“ ibu dan guru guru yang lain boleh mengatakan apa saja yang saya lakukan Cuma jangan mengatakan kalua saya sudah mau sekolah betul betul mulai sekarang .” lanjut Alana dan dia menunduk ndak berani menatap wali kelas nya apalagi menatap sekelilingnya yang hening pasti semua memerhatikan dia .
“kenapa?” tanya Bu Liana , dia merasa gagal jadi wali kelas krena mendengar apa yang di ucap kan oleh salah satu muridnya ini.
Sebelum menjawab Alana menetralkan perasaan nya tidak tau kenapa dia seakan mau menangis ada rasa yang begitu sesak di hati nya saat ini .
Dia bisa merasakan kenapa Alana yang asli melakukan ini karena dia merasa semua orang tidak tulus pada nya buktinya saja orang tuanya tidak peduli dengan nya , bagaimana mungkin orang lain peduli pada nya jika mareka tidak mengharap kan apapun padanya .
“ baiklah ibu akan usahakan , “ jawab bu liana tidak di pungkiri bahwa dia merasa begitu terharu dengan pemikiran Alana dan merasa sedikit iba karena hampir seleruh dunia tau kalua pasangan antara Arman dan .Nita tidak pernah peduli pada putri satu satu nya ini , dia hanya akan terus menjelek jelek kn putrinya dan kadang juga dia malas membahas tentang putrinya satu satu nya ynag peduli yaitu kakak nya Agus
Setelah meminta separuh tugas dan berbincang sedikit dengan guru guru Alana pamit untuk pulang dan tidak lupa berterimakasih. “ saya pamit yah bu , dan terimah kasih untuk bantuannya dan waktunya “ pamit Alana pada Bu Liana sambil tersenyum “ iyah , hati hati dijalan . dan semangat berjuang .” jawab Bu Liana ramah sambil menyemangati Alana , bagaimana pun dia seorang guru dia pasti akan sangat mendukung keputusan siswa yang mau berusaha .
Karena pada saat melihat siswa nya berhasil ada perasaan bangga pada guru apalagi sebagai wali kelas , dialah yang lebih bertanggung terhadap siswa yang ada dalam kelas itu , siswa bermasalah wali kelas lah yang di cari karena itu adalah tanggung jawab mareka . jadi guru memang memiliki tanggung jawab yang htidak bisa di remehkan tapi karena gurulah mareka yang tidak tau apa apa sebelumnya jadi tau berbagai macam hal dan buktinya sekarang banyak yang berhasil , menjadi orang yang bisa diandalkan dan bermanfaat untuk masyarakat . Guru tidak pernah berharap balasan dari siswa nya itu lah kemuliaan dari guru dia hanya memberi tanpa meminta .
\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’’\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`\`
Setelah keluar dari ruang guru Alana segera ke parkiran sebelum terjadi masalah karena dia tidak mengabari pak Dadang kalua dia mampir keruang guru sebentar jika pak Dadang tidak menemukannya akan jadi masalah kalua dia menelpon ke rumah nya .
Alana segera berlari ke parkiran tapi pas di persimpangan dia tidak terlalu memerhatikan Langkah nya sehingga dia menabrak sesorang
Bruk…
__ADS_1
Dan kecelakaan itu tidak boleh di hindari
“ maaf … maaf .. maaf , saya buru buru jadi tidak memerhatikan Langkah saya “ Alana buru buru bangun dan dia merasa bersalah kemudian dia meminta maaf
“HMM…” hanya deheman yang keluar dari mulut orang itu
“ dia cukup ganteng dan kelihatan dingin dari pandangan nya saja aku sudah tau .”
“ alamak , apa yang aku piker kan aku terlambat “ kata Alana dalam hati dalam waktu seperti ini sempat sempat nya dia berpikir yang tidak tidak .
Sedangakan laki laki itu hanya mengamati Alana yang pertama memangdangnya seakan mengamati muka nya kemudian menggeleng geleng kan kepalanya dan dia tersenyum tipis melihat tinggal gadis didepannya ini .
“ lucu “ pikirnya . dan saat dia mau berbicara sudah di dahului oleh Alana “ maaf yah saya buru buru dan HMM tadi aku angkap kamu memaafkan ku mungkin kamu dalam kondisi malas berbicara jadi aku memakluminya .” kata Alana dalam satu tarikan nafas kemudian dia berlari keluar dari Gedung sekolah dan langsung ketempat dimana pak Dadang selalu memarkirkan mobil nya pada saat menjemputnya .
Sedangkan laki laki yang di tabrak Alana tadi dia hanya bisa melihat gadis itu berlari keluar tanpa mencegahnya karena dia juga merasa heran dengan dirinya biasa nya dia tidak akan mentoleransi hal hal seperti ini karena banyak gadis gadis yang mendekati nya dengan cara seperti ini tapi kali ini dia merasa bahwa ini benar benar kecelakaan dan wajah tadi seperti tidak asing di matanya Cuma sepertinya dia melupakannya .
Pada saat Alana sampai ditempat parker mobil yang tadi dia tumpangi tidak ada melain kanmobil lain yang ada di situ , dan kemudian keluar lah si pemilik mobil dan tak lain adalah kakak nya sendiri ,
“seandainya tau dia yang jemput aku akan lama lama di dalam . ehehehe” kata Alana dalam hati dia berniat mengerjai kakak nya ini , iya dia sudah menggapkan kakak nya sendiri bagaimana pun dia terharu dengan perjuangan kakak nya dalam novel bahkan sampai nafas terakhirnya dia melakukan segalanya untuk adiknya ini .
“ kenapa ?” tanya Agus pada adiknya yang terlihat datar itu
“kecewa karena kakak yang jemput , bukan sopir ?” tanya Agus lagi dan dapat gelengan kepala dari Alana sebenarnya dia cukup senang itu artinya mulai sekarang ada yang melindungi nya .
“bukan seperti itu , tapi “ Alana menjedah ucapannya dan dia melihat bahwa wajah kakak nya seperti penasaran dengan ucapannya dan menurutnya itu lucu , eheheheh dia tersenyum dalam hati , seperti ada yang menggelitik hati nya
“tapi aku akan senang apa bila di pergi dan pulang sendiri .” kata Alana cemberut , bukan kh ini pertanda baik buat Agus , adiknya memiliki emosi terhadapnya , dia merasa senang
“ itu bahaya Na “ jawab Agus dan berharap adiknya mengerti dan dia berharap adiknya itu berhenti mengabaikannya
“come on lah kak , Alana sudah besar dan yang paling penting Alana boleh jaga diri .” kata Alana meyakinkan kakak nya walaupun dia tau itu tidak akan berhasil .
Dan setelah perdebatan kecil mareka naik ke mobil dan melanjutkan perjalanan untuk pulang
“ mau langsung pulang . atau mau mampir ke suatu tempat dulu?” tanya Agus pada Alana , sunggu kakak yang perhatian itu lah yang ada dalam pikiran Alana
“Tapi tunggu ini pertama kalinya kakak nya Alana menjemputnya karena sebelumnya tidak pernah dan ini juga menjadi yang terakhir buatnya “ piker Alana dan dia merasa ada sesuatu yang aneh karena pada saat ini kecelakaan akan terjadi , walaupun dia sudah sedikit mengubahnya tap ikan jemputan ini tetap terjadi ,
” seharus nya tadi aku tidak ikut kk Agus , tapi bukan itu intinya sekarang . sekarang aku harus memikirkan cara bagaimana kecelakaan itu tidak terjadi .” jika memang terjadi Alana tidak akan bisa memaafkan dirinya sendiri . saat Alana asik dengan pikirannya tiba tiba
__ADS_1
Citttttt … bunyi rem yang injak secara tiba tiba dan itu sukses membuat Alana maju kedepan dan kepala nya terbentur dan berdarah kemudian dan menggeleng dan ohh tidakkk ….
continued.......