
Leonardo Valentino, berhenti...," teriak Zanana.
"Kalau kau ingin menceraikanku maka serahkan dulu hartamu itu! kalau tidak, aku tidak akan tanda tangan," bentak Zanana dengan nada tinggi.
"Kau tidak berhak atas permintaanmu itu, kalau kau masih bersikeras meminta hartaku, kita akan ke jalur hukum dan aku yakin kau pasti kalah. sekarang kau pilih saja, bercerai secara baik-baik atau ingin ke persidangan," kecam Leonardo yang kemudian melangkah pergi.
"Gawat, kalau saja sidang aku juga pasti kalah, dia pasti memiliki rekaman. dalam rumah ini di pasang kamera cctv. andaikan saja jika dia serahkan pada hakim bukankah sama saja aku akan kalah karena selama ini aku hanya makan, tidur dan jalan-jalan. serta menghabiskan banyak uang," batin Zanana.
Saat Leonardo ingin menuju ke mobilnya ia tiba-tiba saja menghentikan langkahnya dan mengingat masa lalu saat ia bersama Zanana.
Pertemuan tanpa sengaja dengan wanita itu yang baru datang ke kota dan sedang mencari pekerjaan.
Flashback on.
Tiga Tahun Lalu
Seorang wanita menghentikan langkahnya di salah satu toko, ia sambil melihat ke arah toko itu yang menjual pakaian yang bahan berkualitas serba mahal. karena baru dari desa ia pun merasa malu dan ragu untuk masuk ke dalam toko. ia hanya diam berdiri di sana. di saat yang sama seorang pria tampan bersama dengan asistennya yang melalui jalan itu, ia melihat wanita itu dengan tanpa beralih pandangan. lalu ia menghampiri wanita cantik dan polos itu.
"Nona...," sapa pria itu dengan senyum.
Wanita tersebut menoleh ke arah pria tampan itu, ia tersipu malu saat pria itu tersenyum dengannya. bagaimana tidak, penampilan pria itu sangat rapi dan terlihat seperti seorang pangeran.
"Apakah Nona...bukan dari kota ini?"
"Iya, aku...aku ingin cari kerja," jawab wanita itu dengan menunduk malu.
"Siapa namamu?"
"Za-zanana Olivia."
"Namaku adalah Leonardo Valentino," sahutnya dengan mengulurkan tangannya ingin bersalaman.
Zanana lalu bersalaman dengan Leonardo. mereka saling bertatapan selama beberapa saat. saat itu Zanana adalah wanita lembut dan polos yang datang dari desa. mulai saat itu mereka semakin dekat dan mulai berpacaran.
__ADS_1
Leonardo tertarik padanya karena sikap polos dari wanita itu, akan tetapi sangat disayangkan sejak menikah sifat wanita itu langsung berubah drastis, ia bukan lagi wanita polos yang hidup makan apa adanya. kini dia adalah wanita yang serakah dengan semua barang bermerk dan juga harta yang dimiliki oleh suaminya sendiri.
Kehidupan mewah telah berubah dirinya, dan membuat Zanana telah melupakan kehidupan masa lalu yang tidak memiliki apapun. ia tidak memiliki orang tua dan hanya mengandalkan diri sendiri untuk meneruskan kehidupannya.
Flashback Off..
Leonardo masih berdiri di depan kediaman mewahnya itu, sangat sulit baginya untuk melupakan kenangan saat pertama kali pertemuannya dengan istrinya itu.
"Selamat tinggal masa lalu, dia yang sekarang bukan yang dulu lagi," ucapnya yang melangkah ke mobil. tidak lama kemudian ia meninggalkan tempat itu.
Zanana yang diceraikan oleh suaminya ia hanya bisa putus asa sambil melihat tanda tangan suaminya yang telah tercantum di surat penceraian itu.
"Aku tidak menyangka pria yang membuatku jatuh cinta pada pandangan pertama kini sudah menceraikanku, dulu dia sangat baik padaku. dia selalu saja membelikan sesuatu untukku. dari pakaian dan makanan lezat. saat belum menikah dia sangat romantis dan banyak janji-janji yang dia ucapkan. tapi sekarang dia yang juga meminta cerai dariku. aku harus mendapatkan dia kembali. aku tidak ingin tanda tangan. aku tidak akan membiarkan dia bersama dengan wanita itu," ucap Zanana sambil melihat surat itu.
Keesokan harinya.
L.V Group dan Perusahaan Unique sedang menandatangani kontrak kerja sama. siang itu Jhones dan asistennya mendatangi L.V Group.
"Tuan Unique, senang bekerja sama dengan Anda," ucap Leonardo yang bersalaman dengan pendiri Perusahaan Unique.
"Bagaimana siang ini makan di rumah saya!" ajak Jhones.
"Makan di rumah Anda?"
"Benar, saya sudah pesan putri saya masak makanan lezat untuk menyambut kedatangan, Tuan Valentino," jawab Jhones.
"Suatu kebanggaan saya bisa mendapat undangan dari, Tuan Unique. kalau begitu maka saya tidak akan menolak," jawab Leonardo dengan ramah.
"Mari kita pergi sekarang, Michelle adalah koki yang hebat, saya berharap Anda menyukai masakannya," kata Jhones.
"Terima kasih," ucap Leonardo.
Setelah beberapa menit kemudian Leonardo naik mobil Jhones menuju ke kediaman Unique.
__ADS_1
Setelah beberapa menit kemudian mereka pun tiba di kediaman mewah itu.
Saat Jhones dan Leonardo melangkah masuk mereka langsung di sambut oleh Michelle yang baru keluar dari ruangan dapur.
"Pa, Tuan Valentino, makanan sudah siap. silakan," sambut Michelle dengan ramah.
"Ha-ha-ha-ha...anak ini...sangat cepat tangannya, mari kita makan!" kata Jhones dengan tertawa.
"Terima kasih," ucap Leonardo pada gadis itu.
Siang itu mereka duduk di ruang makan, Leonardo duduk berhadapan dengan Michelle, sementara Jhones duduk di kursi kepala keluarga.
"Michelle, mulai hari ini tuan Valentino telah bekerja sama dengan mereka, dan kamu harus lebih sering membantunya untuk mendirikan project kita!" ucap Jhones.
"Baik, Pa."
"Tuan Valentino, mohon masukannya. harap maaf kalau saya melakukan kesalahan suatu saat nanti," ujar Michelle dengan sopan.
"Jangan sungkan! panggil saja namaku! kita akan bekerja sama dengan baik. aku juga sudah sering mendengar nama perusahaan Unique. prestasi sangat luar biasa. dan meningkat setiap tahun. semua ini karena perusahaan memiliki pengurus dan manajer yang bijaksana," balas Leonardo.
"Pujian Anda terlalu tinggi, kami masih harus koreksi kesalahan yang pernah kami lakukan. sangat tidak mudah bagiku. dan untung saja papa dan kakakku sangat sabar mengajarku," kata Michelle yang menatap Leonardo dan papanya.
"Michelle, adanya kamu dan kakakmu, papa akan lebih cepat pensiun. karena kalian sudah semakin maju dan berpengalaman," ujar Jhones sambil tersenyum.
"Mari kita makan dan nanti kita lanjutkan lagi!" kata Jhones sambil menyantap makanan.
"Leonardo, bagaimana dengan masakan putriku?"
"Masakan yang lezat, daging ini sangat lembut di dalamnya walau di luar kelihatannya biasa-biasa saja. tapi setelah di kunyah rasanya membuat orang ketagihan. ini seperti masakan koki terkenal," jawabnya.
"Putriku ini sangat pintar memasak, karena saat masih sekolah di swedia, dia belajar dengan koki di restoran negara itu. dan kini semua masakannya adalah ilmu yang dia pelajari saat itu," jawab Jhones.
"Paman Khan adalah salah satu koki terkenal di negara itu, karena dia sudah seperti tetuaku makan aku meminta ilmu dari dia," ujar Michelle dengan senyum.
__ADS_1
"Anak gadis harus bisa memasak dan mengurus semuanya, saat menikah dirimu harus mengurus semua kebutuhan suamimu, he-he-he-he...," ujar Jhones dengan tertawa.