Siapa Yang Dicintai Suamiku?

Siapa Yang Dicintai Suamiku?
Rasa Takut Dan Cemas


__ADS_3

Leonardo yang melihat Michelle dan Zanana ia langsung berlari ke arah mereka dengan cemas. dua wanita itu terkapar dan kesakitan akibat benturan yang mereka alami.


"Michelle...," teriak Leonardo yang langsung menghampiri gadis itu dan mengangkat tubuhnya.


Bagian dahi Michelle terluka sehingga mengeluarkan darah akibat benturan yang mengenai batu.


"Michelle, bagaimana denganmu?" tanya Leonardo yang khawatir.


"Aku merasa pusing," jawab Michelle yang memejamkan matanya.


Leonardo menyentuh wajah Michelle yang terdapat bekas tamparan di sana membuatnya semakin kesal terhadap istrinya.


"Leonardo, aku terluka. tolong bawa aku ke rumah sakit!" pinta Zanana dengan melas.


"Zanana...apa yang kau lakukan...ha? Michelle terluka karena menyelamatkanmu, tapi tadi kau malah menamparnya. apa kau sudah buta sehingga tidak bisa melihat posisimu yang dalam bahaya? untuk apa kau datang kalau niatmu hanya ingin menimbulkan masalah di sini," bentak Leonardo dengan nada tinggi.


"Aku tidak tahu kalau di-" ucap Zanana yang langsung dipotong oleh suaminya


"Karena kau bodoh oleh sebab itu kau tidak mengetahuinya. selama ini kau selalu saja ingin mencari masalah dengannya. aku bukannya tidak bisa melihat dengan mataku sendiri," bentak Leonardo yang merasa kesal.


"Leonardo, aku juga terluka. semua ini karena kelalaian pekerja sini. kenapa menyalahkanku," ujar Zanana.

__ADS_1


"Saat aku berteriak namamu, kenapa kau diam saja seperti patung? di saat Michelle berlari ke arahmu kenapa kau menamparnya. karena hatimu yang busuk itu sehingga menganggap orang lain sama sepertimu. kau memang tidak pernah berubah. selalu saja membuat orang muak," ketus Leonardo yang kemudian bangkit dan mengendong Michelle yang tidak sadarkan diri.


"Leonardo, kau harus membawaku ke rumah sakit! aku terluka. kau tidak bisa meninggalkanku begitu saja," ujar Zanana yang masih terkapar sambil menahan sakit.


"Kalau kau bisa menimbulkan masalah maka selesaikan sendiri. yang terluka itu orang yang kamu benci dan orang yang kamu sakiti ini," jawab Leonardo dengan emosi dan kemudian menuju ke mobilnya.


Zanana merasa sangat kesal karena ditinggalkan oleh suaminya itu. niatnya memang ingin menyakiti Michelle karena rasa cemburunya. akan tetapi akibat dari perbuatan sendiri menyebabkan suaminya semakin marah dan emosi.


Perjalanan.


Leonardo sedang mengendarai mobilnya, sementara Michelle yang duduk di sampingnya dalam kondisi kurang sadar.


"Michelle, bertahanlah! kita sudah hampir tiba ke rumah sakit," ucap Leonardo.


Satu jam kemudian.


Leonardo menunggu di luar ruangan darurat. ia duduk dengan mengenggam kedua tangannya karena merasa cemas.


"Michelle, kamu harus selamat," ucap Leonardo.


Tidak lama kemudian dokter keluar dari ruangan darurat, Leonardo yang melihat dokter itu ia langsung menghampirinya.

__ADS_1


"Bagaimana dengan teman saya?" tanya Leonardo.


"Tuan, pasien tidak apa-apa. untung saja tidak mengalami gegar otak," jawab Dokter itu dengan senyum.


"Terima kasih, kapan teman saya akan sadar?"


"Besok dia akan sadar, keadaannya tidak parah. jadi, tenang saja!"


"Baiklah, Dokter. terima kasih," ucap Leonardo yang merasa lega.


Leonardo menuju ke kamar VIP tempat Michelle dirawat. ia menghampiri gadis itu yang sedang berbaring di atas ranjang dengan bagian dahinya dililit oleh perban.


"Michelle, maaf. semua ini karena aku sehingga dia mendatangimu. aku akan bertanggung jawab sepenuhnya atas kejadian ini," ucap Leonardo yang menyentuh wajah polos gadis itu.


"Aneh sekali, kenapa aku bisa begitu cemas dan takut saat melihatnya terluka? apakah hati ini sudah mulai mencintainya? bukankah dulu aku juga mencintai Zanana. kenapa hanya dalam beberapa waktu aku begitu cepat bisa tertarik pada gadis ini? kalau dipikir ulang. semua yang dilakukan oleh Michelle selalu saja membuatku merasa nyaman. saat bersamanya aku tidak ada tekanan sama sekali. gadis ini datang pada saat aku sedang putus asa. di saat aku kecewa dia hadir menghilangkan rasa kecewaku. lantas, apa yang ku tunggu lagi?" batin Leonardo.


"Aku adalah pria yang sudah pernah menikah, mana mungkin layak bersama dengan seorang gadis yang begitu baik dan lembut seperti dirimu," ucap Leonardo.


Saat Leonardo ingin menarik selimut untuk menutupi tubuh Michelle, Leonardo langsung terdiam saat melihat kalung liontin giok yang dipakai oleh Michelle. ia memegang giok tersebut dan melihat dengan teliti.


"Kalung giok ini kenapa bersama dia?" ucap Leonardo yang merasa heran.

__ADS_1


__ADS_2