
"Dia adalah pemilik kalung itu?" tanya Johan yang penasaran.
"Iya, aku juga baru mengetahuinya saat di rumah sakit. Leonardo memberitahuku semuanya," jawab Michelle.
"Mungkin dia memang jodohmu, dia adalah pria hebat. papa tidak akan membantah kalau kalian bersama," ujar Jhones dengan senyum.
"Pa, apakah papa menyetujui hubungan kami?" tanya Michelle.
"Tentu saja! asal dia baik padamu, ini sudah lebih dari cukup," jawab Jhones dengan senyum.
"Adik, melihat reaksimu sepertinya kalian berdua sudah bersama?" tanya Johan.
"Pa, Kakak, kami...memang sudah bersama, tapi baru kemarin," kata Michelle yang merasa malu.
"Ha-ha-ha-ha...," suara tawaan Jhones dan Johan.
"Kenapa kalian malah tertawa?"
"Akhirnya putri papa jatuh cinta lagi," ucap Jhones yang mengusik putrinya itu.
"Jangan malu! kalau saling suka jangan menunggu lagi," kata Johan sambil tertawa.
"Kelihatannya putri papa akan segera menikah," ujar Jhones dengan seraya bercanda.
__ADS_1
"Aku tidak sabar melihat adikku menikah dan mengenakan gaun pengantin," ucap Johan.
"Tidak secepat itu, Kak. kami baru mulai dan Leonardo juga harus mengurus surat penceraian. kami tidak buru-buru," ujar Michelle.
"Baiklah, kita tunggu saja dia mengurus masalah dia dengan wanita itu, papa juga tidak ingin ke depannya wanita itu menganggu kalian lagi," ucap Jhones.
"Tuan besar, tuan Valentino datang, dia ada di luar," ujar pelayan rumah tangga yang menuju ke ruang makan.
"Leonardo?" ucap Michelle
"Adik, apakah kamu tidak tahu dia akan datang?" tanya Johan.
"Dia tidak memberitahuku akan datang," jawab Michelle yang bangkit dari tempat duduknya dan melangkah ke ruang tamu.
"Adikmu dilamun cinta," kata Jhones dengan seraya bercanda.
Michelle menyambut kedatangan kekasihnya yang berada di ruang tamu," Leonardo."
"Michelle, ini untukmu!" balas Leonardo yang memberikan sebuket bunga dan mencium wajah gadis itu.
"Terima kasih, bunganya sangat cantik," ucap Michelle dengan senyum bahagia.
"Gadis ini sangat unik, hanya sebuket bunga saja sudah membuat dia begitu bahagia, beda dengan Zanana. dia menolak saat aku memberi bunga kepada dia. dia malah meminta perhiasan," batin Leonardo.
__ADS_1
"Michelle, aku mencintaimu," ucap Leonardo yang mencium bibir gadis itu.
"Jangan menciumku! papa dan kakakku ada di ruang makan," kata Michelle yang melepaskan ciumannya.
"Ayo kita bertemu dengan mereka!" ajak Leonardo yang memegang tangan kekasihnya.
Michelle membawa Leonardo menemui keluarganya yang di ruang tamu.
"Pa, Kakak, Leonardo datang,"ujar Michelle.
"Leonardo, duduk dan sarapan bersama kami!" ucap Jhones.
"Kita adalah sekeluarga, jangan sungkan!" ujar Johan dengan senyum.
"Terima kasih, Paman. terima kasih, Johan," ucap Leonardo yang duduk bersama mereka.
Pagi itu Leonardo sarapan bersama dengan keluarga Michelle. pria yang akan segera berubah status sebagai duda di sambut hangat oleh Jhones dan Johan. mereka tidak ragu sama sekali mengizinkan dia menjalin hubungan dengan Michelle.
"Leonardo, bagaimana dengan urusanmu dan Zanana?" tanya Jhones.
"Hari ini surat gugatan cerai akan di antar ke tempat dia. setelah itu kami tidak ada hubungan lagi. dan hari ini aku ada membawa surat cerai pegangan untukku. tadi pengacara sudah mengantar ke rumahku," kata Leonardo memperlihatkan surat itu kepada Jhones.
Ayah dari Michelle membaca surat tersebut.
__ADS_1
"Bagus sekali! tindakanmu sangat cepat dan tepat. dengan cara ini dia tidak bisa menolak lagi. karena sudah resmi kalian bercerai," ujar Jhones dengan senyum.