
"Michelle Unique, aku tidak menyangka kau bekerja sama dengan suamiku untuk melawanku," ketus Zanana.
"Saya tidak perlu melakukan itu jika saya ingin melawan seseorang. Nyonya Valentino, seharusnya Anda hadir acara konferensi pers untuk mendengar penjelasan suami Anda dan bukan tetap di sini bertengkar dengan saya," ujar Michelle.
"Kau hanya ingin menghindar dariku, kan? apa kau tahu kau harus menganti rugi dengan semua masalah yang kau timbulkan," kata Zanana dengan tegas.
"Ganti rugi? apakah Anda tidak salah? Anda sebagai seorang istri harus memastikan keadaan dan bukan sembarang menuduh orang. Nyonya Valentino, Anda sudah menjadi istri tuan Valentino selama tiga tahun, tapi kenapa masih saja di saat ada gosip yang menerpa rumah tangga Anda, Anda tidak menghadapinya secara dewasa?" kata Michelle.
"Kau tidak berhak menghakimiku, aku akan meminta ganti rugi denganmu!"
"Dan saya akan menuntut Anda karena ingin memeras saya," ujar Michelle dengan tegas.
"Usir wanita ini! kalau saja dia buat keributan lagi maka tuntut saja dia!" perintah Michelle yang melangkah masuk ke dalam perusahaan.
"Baik, Nona," jawab Bodyguard dengan serentak.
"Silakan tinggalkan tempat ini!" kata salah satu Bodyguard itu dengan tegas.
"Sia.lan, ingin menguras uangnya tapi malah diancam olehnya, Leonardo sudah membekukan kartuku, bagaimana aku harus belanja lagi jika tanpa sepersen pun," batin Zanana.
"Ingin mendapatkan suamiku yang kaya raya itu, jangan berharap," gumam Zanana.
Michelle menuju ke ruangan kantor ayahnya, Jhones.
"Pa, maaf. karena kelalaian ku sehingga menimbulkan gosip yang tidak baik ini," ucap Michelle yang berdiri di depan Jhones yang sedang melihat berita.
"Michelle, gosip ini ada yang sengaja ingin menyebarkan untuk menjatuhkanmu dan tuan Valentino. kamu jangan merasa bersalah!"
"Pa, saya akan mengurusnya," ujar Michelle dengan menunduk.
"Tidak perlu! kamu lihatlah berita ini! Leonardo Valentino sudah hadir acara konferensi pers. dia pasti ingin meluruskan masalah ini. karena berita ini sangat mempengaruhi dua perusahaan besar dan juga nama baik kalian berdua."
__ADS_1
"Tuan Valentino sangat cepat mengambil tindakan."
"Jangan khawatir! duduk dan lihat apa yang dia katakan!"
"Iya, Pa."
Di sisi lain Leonardo sedang duduk berhadapan dengan puluhan reporter.
"Tuan Valentino, hari ini Anda mengundang kami semua apakah ada hubungan dengan gosip yang sedang menghebohkan di media?"
"Apakah pria yang di dalam foto itu adalah Anda?"
"Apakah hubungan Anda dengan Michelle Unique?"
"Tuan Valentino, selama ini Anda dan Michelle Unique dikenal dengan sifat yang sangat tertutup. Anda berdua sama sekali tidak ingin mengungkap mengenai kehidupan pribadi. apakah semua ini karena kalian telah lama menjalin hubungan secara diam-diam?"
"Tuan Valentino, Anda adalah pria yang sudah berumah tangga. selama ini Anda jauh dari gosip miring. dan kali ini bagaimana penjelasan mengenai foto itu?"
"Apakah Anda memiliki bukti untuk bahwa Anda dan nona Michelle Unique tidak melakukan apapun?"
"Hotel itu adalah hotel berbintang tujuh, dan tentu saja ada rekaman cctv di seluruh hotel. dan saya akan menunjukkan rekamannya," jawab Loenardo.
Aaron yang berada di sana ia pun menyalakan televisi jumbo dan menayangkan rekaman yang di hotel tersebut. rekaman itu terlihat mobil Leonardo tiba di depan hotel, dan setelah itu Michelle Unique meminta dua pelayan hotel untuk memapah Leonardo masuk ke dalam kamar. setelah dibawa ke dalam kamar, beberapa menit kemudian dua pelayan hotel keluar dari kamar tersebut. dan setelah itu sekitar sepuluh menit kemudian dua pelayan itu kembali lagi ke kamar Leonardo dengan membawa sesuatu di tangan mereka. dua puluh menit kemudian Michelle Unique meninggalkan kamar tersebut.
"Rekaman ini membuktikan bahwa di kamar bukan hanya saya dan nona Michelle Unique, tapi juga da dua pelayan hotel yang sedang menjagaku semalam. nona Michelle Unique hanya ingin membantuku saja. tapi tidak menyangka dia malah dituduh sebagai pengoda. bukankah sangat keterlaluan," kata Leonardo dengan ketus.
"Mengenai foto tersebut saya sudah tahu siapa pelakunya, pelakunya ada di sini. tujuannya adalah sengaja ingin mencemarkan nama baik saya dan nona Michelle Unique."
"Tuan Valentino, siapa pelakunya?"
Leonardo lalu menunjukan ke arah reporter A yang sedang duduk di belakang.
__ADS_1
"Dia adalah pelakunya, rekaman cctv hotel merekam reporter itu yang sedang memotret kami," kata Leonardo.
Semua mata berfokus pada reporter A yang sedang diam dan merasa cemas karena perbuatannya telah terbongkar.
"Apa tujuanmu melakukan hal seperti itu? apakah kamu ingin menjatuhkan tuan Leonardo dan nona Michelle Unique?" tanya salah satu reporter itu.
"Aku adalah reporter seperti kalian. jadi sudah tidak heran ketika kita mengikuti orang secara diam-diam demi informasi yang kita inginkan," jawabnya dengan alasan.
"Namamu adalah Janes Alize, kau bukanlah seorang reporter, tujuanmu melakukan ini semua karena mendapat perintah dari seseorang. kau menerima bayaran darinya hanya demi untuk mencemarkan nama baikku dan juga nona Michelle Unique," bentak Leonardo.
"Kau adalah reporter palsu? bukankah sama saja kau ingin mencari masalah dengan kami, kami akan menuntutmu," kata para reporter itu.
"Siapa yang membayarmu untuk menyebar berita palsu ini?"
"Tidak ada yang membayarku,"jawabnya yang bangkit dari tempat duduknya.
"Saya ingin kamu meminta maaf kepada nona Michelle Unique, karena perbuatanmu sudah mencemarkan nama baiknya," kata Leonardo dengan tegas.
Aaron berjalan menghampiri wanita itu dan berkata," minta maaf sekarang juga atau kalau tidak siap-siap kau dijemput polisi dan mendekam ke dalam penjara."
Mendengar ancaman Aaron, Janes Alize merasa takut sehingga gemetar. dan kemudian ia hanya bisa ikuti keinginan Leonardo untuk meminta maaf dengan menatap ke arah kamera.
Setelah ia meminta maaf Aaron membawanya pergi dengan secara paksa.
"Saya berharap berita ini langsung dihapus dari media. jangan sampai saya melihat ada berita yang menuduh hubungan saya dan nona Michelle Unique. hubungan kami hanya sebatas kerja sama antara dua perusahaan," ucap Leonardo dengan tegas.
Perusahaan Unique.
"Pria ini sangat bertanggung jawab, papa juga merasa tenang kalau kita bekerja sama dengannya," ucap Jhones
"Pa, namanya sudah sering kita dengar, dia bukan hanya setia pada istrinya, tapi dia juga adalah seorang pebisnis yang hebat," ujar Michelle.
__ADS_1